Bertemu Utusan Papua, Wapres Tekankan 2 Pendekatan Ini untuk Percepatan Pembangunan Papua

Kompas.com - 20/09/2021, 17:28 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin di acara Dialog Lintas Agama yang digelar virtual, Selasa (7/9/2021). Dok. KIP/SetwapresWakil Presiden Ma'ruf Amin di acara Dialog Lintas Agama yang digelar virtual, Selasa (7/9/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin bertemu dengan utusan dari Papua, Senin (20/9/2021).

Utusan tersebut adalah Wakil Gubernur Papua Barat M Lakotani, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Barat A Nausrau, dan Ketua MUI Papua Saeful Islam Al Payage.

Juru Bicara Wakil Presiden Masduki Baidlowi mengatakan, Wapres Ma'ruf menekankan dua pendekatan menyangkut Papua dalam pertemuan tersebut.

"Pertama, bagaimana pendekatan kesejahteraan harus segera diimplementasikan di Papua," kata Masduki dalam keterangannya melalui rekaman video.

Baca juga: 4 Fakta Penyerangan dan Penembakan Nakes di Papua, 1 Orang Meninggal

Pendekatan tersebut, ujar dia, terutama yang terkait dengan undang-undang (UU) tentang Otonomi Khusus Papua.

Termasuk bagaimana agar percepatan pembangunan Papua bisa segera dilaksanakan karena sangat ditunggu oleh masyarakat Bumi Cendrawasih.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kedua, pendekatan dialog dan kultural. Ini penting yaitu pendekatan kultural untuk melakukan percepatan pembangunan di Papua dan dialog atau silaturahmi dengan masyarakat Papua," ujar dia.

Dalam penekanan Wapres tersebut, kata dia, bukan berarti bahwa pendekatan keamanan tidak penting.

Menurut dia, selama ini pendekatan keamanan di Papua sudah berjalan.

"Tinggal bagaimana dilengkapi dengan pendekatan-pendekatan, lain terutama kesejahteraan dan dialog," kata Masduki.

Baca juga: Menteri PPPA Kecam Penyerangan Tenaga Kesehatan dan Guru di Papua

Pada pertemuan tersebut, para utusan Papua juga menyampaikan keinginannya untuk mengundang Wapres Ma'ruf berkunjung ke Papua.

Terkait hal itu, Masduki mengatakan bahwa Wapres sudah memiliki rencana beberapa kali untuk datang ke Papua.

Namun, rencana tersebut belum terlaksana karena adanya berbagai kesibukan dan kondisi Covid-19 yang belum memungkinkan.

"Dalam pertemuan selama 1 jam, Wapres menyanggupi untuk datang ke Papua dan ini ada rencana PON di Papua. Insya Allah Wapres akan datang ke Papua dan memang sudah dirancang untuk bertemu dengan sejumlah tokoh," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Dalami Penerimaan Uang oleh Adik Eks Bupati Saat Periksa 2 Anggota DPRD Lampung Utara

KPK Dalami Penerimaan Uang oleh Adik Eks Bupati Saat Periksa 2 Anggota DPRD Lampung Utara

Nasional
Menag Yaqut Akui RI Belum Diundang Arab Saudi untuk Bahas Haji 2022

Menag Yaqut Akui RI Belum Diundang Arab Saudi untuk Bahas Haji 2022

Nasional
Gus Halim Minta Bupati Pesisir Selatan Kawal Penggunaan Dana Desa

Gus Halim Minta Bupati Pesisir Selatan Kawal Penggunaan Dana Desa

Nasional
Menag: 59.757 Jemaah Umrah Tertunda Keberangkatannya karena Pandemi

Menag: 59.757 Jemaah Umrah Tertunda Keberangkatannya karena Pandemi

Nasional
'Suspend' Arab Saudi ke Indonesia Dicabut, Menag Sebut Jemaah Bisa Kembali Umrah Mulai Desember

"Suspend" Arab Saudi ke Indonesia Dicabut, Menag Sebut Jemaah Bisa Kembali Umrah Mulai Desember

Nasional
Gus Halim Tegaskan Dana Desa Diprioritaskan untuk Capai SDGs Desa

Gus Halim Tegaskan Dana Desa Diprioritaskan untuk Capai SDGs Desa

Nasional
Polri Tetapkan Eks Dirut PT Jakarta Infrastruktur Propertindo Jadi Tersangka Korupsi

Polri Tetapkan Eks Dirut PT Jakarta Infrastruktur Propertindo Jadi Tersangka Korupsi

Nasional
Anak Penyandang Autisme Disiksa Orangtua, Kementerian PPPA Minta Pemda Beri Perhatian

Anak Penyandang Autisme Disiksa Orangtua, Kementerian PPPA Minta Pemda Beri Perhatian

Nasional
Persoalan Inkonstitusional Bersyarat UU Cipta Kerja Tak Otomatis Selesai Lewat Revisi UU PPP

Persoalan Inkonstitusional Bersyarat UU Cipta Kerja Tak Otomatis Selesai Lewat Revisi UU PPP

Nasional
Dinilai Bahayakan Posisi Jokowi, Sahroni Diminta Lepas Jabatan Ketua Pelaksana Formula E

Dinilai Bahayakan Posisi Jokowi, Sahroni Diminta Lepas Jabatan Ketua Pelaksana Formula E

Nasional
Jokowi Resmikan Bendungan Tugu dan Bendungan Gongseng di Jawa Timur

Jokowi Resmikan Bendungan Tugu dan Bendungan Gongseng di Jawa Timur

Nasional
Kemendagri Data WNI di 3 Wilayah AS

Kemendagri Data WNI di 3 Wilayah AS

Nasional
Ini Skenario Penyelenggaraan Umrah yang Disiapkan Kementerian Agama

Ini Skenario Penyelenggaraan Umrah yang Disiapkan Kementerian Agama

Nasional
TNI Pastikan Memproses Hukum Prajurit Militer Terlibat Kericuhan di Mimika, Ambon, Batam

TNI Pastikan Memproses Hukum Prajurit Militer Terlibat Kericuhan di Mimika, Ambon, Batam

Nasional
Tanggapi Jaksa Agung, Komnas HAM: Penetapan Pelaku Pelanggaran HAM Berat Kewenangan Penyidik

Tanggapi Jaksa Agung, Komnas HAM: Penetapan Pelaku Pelanggaran HAM Berat Kewenangan Penyidik

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.