Kompas.com - 20/09/2021, 17:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan RI melaporkan penambahan kasus baru varian Delta di Indonesia sebanyak 249 pada 18 September 2021.

Dengan tambahan itu, maka total kasus varian Delta di Indonesia saat ini tercatat sebanyak 2.720.

Semua kasus tersebut tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Itu artinya, varian Delta telah menyebar di semua provinsi di Tanah Air.

Baca juga: Indonesia Catat 2.471 Kasus Varian Delta, Tertinggi di Jakarta

Sebelumnya, pada 11 September 2021, kasus varian Delta di Indonesia berjumlah 2.471 orang yang tersebar di 33 provinsi.

Adapun tambahan satu provinsi yang mengalami kasus baru varian Delta pada periode kali ini adalah Sulawesi Barat dengan 22 kasus.

Kasus varian Delta paling tinggi di Provinsi DKI Jakarta dengan total 831, disusul Jawa Barat 434, Kalimantan Timur 299, Jawa Tengah 198, dan NTT 102.

Baca juga: Menkes Akui Indonesia Kebobolan Varian Delta Karena Abaikan Aktivitas di Jalur Laut

Berikut sebaran 2.720 kasus varian Delta di 34 provinsi di Indonesia hingga 18 September 2021:

1. Aceh: 53 kasus

2. Sumatera Utara: 86 kasus

3. Riau: 30 Kasus

4. Kepulauan Riau: 7 kasus

5. Sumatera Barat: 75 kasus

6. Jambi: 13 kasus

7. Sumatera Selatan: 9 kasus

8. Bengkulu: 8 kasus

9. Kepulauan Bangka Belitung: 42 kasus

10. Sumatera Selatan: 9 kasus

11. Lampung: 6 kasus

12. DKI Jakarta: 831 kasus

13. Banten: 28 kasus

14. Jawa Barat: 434 kasus

15. Jawa Tengah: 198 kasus

16. D.I Yogyakarta: 20 kasus

17. Jawa Timur: 49 kasus

18. Bali: 33 kasus

19. NTB: 64 kasus

20. NTT: 102 kasus

21. Kalimantan Barat: 28 kasus

22. Kalimantan Tengah: 3 kasus

23. Kalimantan Selatan: 33 kasus

24. Kalimantan Timur: 299 kasus

25. Kalimantan Utara: 59 kasus

26. Sulawesi Selatan: 19 kasus

27. Sulawesi Barat: 22 kasus

28. Sulawesi Tengah: 42 kasus

29. Sulawesi Tenggara: 20 kasus

30. Sulawesi Utara: 27 kasus

31. Maluku Utara: 43 kasus

32. Maluku: 9 kasus

33. Papua Barat: 15 kasus

34. Papua: 12 kasus

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa di Garut, BMKG Imbau Warga Hindari Bangunan Rumah Retak

Gempa di Garut, BMKG Imbau Warga Hindari Bangunan Rumah Retak

Nasional
Gempa Bumi di Garut, BMKG: Aktivitas Gempa Menengah, dari Aktivitas Lempeng Indo-Australia

Gempa Bumi di Garut, BMKG: Aktivitas Gempa Menengah, dari Aktivitas Lempeng Indo-Australia

Nasional
Jokowi Minta Guru Perhatikan 3 Hal ini Saat Mendidik Siswa

Jokowi Minta Guru Perhatikan 3 Hal ini Saat Mendidik Siswa

Nasional
Minta Kader Tunggu Keputusan Mega soal Capres-Cawapres, Hasto: Sambil Menunggu, Satukan Diri dengan Kekuatan Rakyat

Minta Kader Tunggu Keputusan Mega soal Capres-Cawapres, Hasto: Sambil Menunggu, Satukan Diri dengan Kekuatan Rakyat

Nasional
Update Gempa Cianjur: Jumlah Rumah Rusak Kini Capai 35.601 Unit, yang Rusak Berat Ada 7.818

Update Gempa Cianjur: Jumlah Rumah Rusak Kini Capai 35.601 Unit, yang Rusak Berat Ada 7.818

Nasional
PDI-P: Menggerakkan Ekonomi Rakyat Jauh Lebih Penting daripada Memanaskan Politik Nasional

PDI-P: Menggerakkan Ekonomi Rakyat Jauh Lebih Penting daripada Memanaskan Politik Nasional

Nasional
Megawati Minta Kadernya Tak Lupa Pada Rakyat saat Menjabat

Megawati Minta Kadernya Tak Lupa Pada Rakyat saat Menjabat

Nasional
Potensi Ganjar Diusung Capres oleh KIB, Zulhas: Sangat Prospek

Potensi Ganjar Diusung Capres oleh KIB, Zulhas: Sangat Prospek

Nasional
Kelola Penerbangan dengan Baik Saat KTT G20, Anggota Komisi VI DPR RI Puji Airnav

Kelola Penerbangan dengan Baik Saat KTT G20, Anggota Komisi VI DPR RI Puji Airnav

Nasional
Draft Akhir RKUHP: Hina Pemerintah hingga DPR Bisa Dipidana 1,5 Tahun

Draft Akhir RKUHP: Hina Pemerintah hingga DPR Bisa Dipidana 1,5 Tahun

Nasional
Jokowi ke Guru: Jangan Sampaikan Ilmu yang Sudah Usang kepada Anak

Jokowi ke Guru: Jangan Sampaikan Ilmu yang Sudah Usang kepada Anak

Nasional
Menuju Pemilu 2024, PDI-P Minta Kadernya Mulai Dekati Masyarakat

Menuju Pemilu 2024, PDI-P Minta Kadernya Mulai Dekati Masyarakat

Nasional
Nadiem Makarim: Tahun Ini, 320.000 Guru Honorer Akan Diangkat Jadi PPPK

Nadiem Makarim: Tahun Ini, 320.000 Guru Honorer Akan Diangkat Jadi PPPK

Nasional
Nadiem Makarim: Tahun Depan, Gaji dan Tunjangan Guru PPPK Bakal Ditransfer Langsung

Nadiem Makarim: Tahun Depan, Gaji dan Tunjangan Guru PPPK Bakal Ditransfer Langsung

Nasional
Wapres: Kehadiran Provinsi Baru di Papua Menuntut Master Plan Baru Transportasi

Wapres: Kehadiran Provinsi Baru di Papua Menuntut Master Plan Baru Transportasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.