Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kemenkes: 34,6 Persen Kasus Aktif Belum Diperbarui Statusnya Lebih dari 21 Hari

Kompas.com - 16/09/2021, 06:24 WIB
Haryanti Puspa Sari,
Icha Rastika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Ditjen P2P Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, meski kasus Covid-19 sudah menurun, masih banyak provinsi yang belum memperbarui status kasus aktif dalam kurun waktu lebih dari 21 hari.

Dengan demikian, belum diketahui kasus tersebut sudah dinyatakan sembuh atau meninggal.

"34,6 persen dari total kasus aktif yang tercatat adalah kasus yang belum diperbarui statusnya lebih dari 21 hari," kata Nadia dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (15/9/2021).

Baca juga: UPDATE 14 September: Ada 92.328 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nadia mengatakan, kondisi tersebut terjadi karena keterlambatan dalam menginput data pasien yang telah dinyatakan meninggal dalam sistem.

Keterlambatan tersebut terjadi, kata dia, disebabkan adanya prosedural administrasi yang berjenjang dari level RT/RW, kecamatan, hingga Dinas Dukcapil untuk menyatakan seseorang yang telah meninggal.

"Belum lagi keterbatasan dari para nakes untuk segera menginput langsung data kematian karena tingginya beban kerja dalam penanganan Covid-19 saat itu," ujar dia.

Lebih lanjut, Nadia mengatakan, untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya akan terus melakukan evaluasi agar rumah sakit dapat langsung melaporkan data kematian Kemenkes.

"Sehingga keterlambatan data kematian ini dapat diminimalisir," ucap dia.

Data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, pada Rabu (15/9/2021) pukul 12.00 WIB menunjukkan, ada penambahan 3.948 kasus pasien positif dalam 24 jam terakhir.

Baca juga: Cegah Covid-19 Varian Mu, Pemerintah Batasi Pintu Masuk RI

Dengan demikian, total kasus Covid-19 di Indonesia saat ini mencapai 4.178.164 orang, terhitung sejak pengumuman kasus pertama pada 2 Maret 2020.

Sementara itu, kasus sembuh dalam sehari bertambah 11.046 kasus, sehingga totalnya menjadi 3.953.519 kasus.

Dalam kurun waktu yang sama, kasus kematian bertambah 267 kasus, sehingga, angka kematian pasien mencapai 139.682 kasus.

Satgas juga mencatat ada 84.963 kasus aktif Covid-19. Kasus aktif ialah pasien yang terkonfirmasi positif virus corona, dan menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Jokowi: Terima Kasih TNI-Polri Telah Menjamin Keamanan Selama Pemilu

Jokowi: Terima Kasih TNI-Polri Telah Menjamin Keamanan Selama Pemilu

Nasional
Jokowi Sematkan Pangkat Jenderal Kehormatan kepada Prabowo

Jokowi Sematkan Pangkat Jenderal Kehormatan kepada Prabowo

Nasional
Jokowi Hadiri Rapim TNI-Polri 2024

Jokowi Hadiri Rapim TNI-Polri 2024

Nasional
Wapres Ma'ruf Amin Bertemu Wakil PM Selandia Baru, Bahas Kerja Sama 2 Negara

Wapres Ma'ruf Amin Bertemu Wakil PM Selandia Baru, Bahas Kerja Sama 2 Negara

Nasional
Deretan Jenderal Kehormatan Selain Prabowo, dari Luhut hingga SBY

Deretan Jenderal Kehormatan Selain Prabowo, dari Luhut hingga SBY

Nasional
2 Kali Kalah di Praperadilan, Ketua KPK Akan Panggil Kepala Biro Hukum dan Minta Penjelasan

2 Kali Kalah di Praperadilan, Ketua KPK Akan Panggil Kepala Biro Hukum dan Minta Penjelasan

Nasional
Saat KPK 2 Kali Kalah Praperadilan dan Disebut Berpotensi Salah Gunakan Wewenang...

Saat KPK 2 Kali Kalah Praperadilan dan Disebut Berpotensi Salah Gunakan Wewenang...

Nasional
Ramai-ramai Kritik Rencana Penyematan Jenderal Kehormatan ke Prabowo, Singgung Dugaan Pelanggaran HAM dan Aturan Hukum

Ramai-ramai Kritik Rencana Penyematan Jenderal Kehormatan ke Prabowo, Singgung Dugaan Pelanggaran HAM dan Aturan Hukum

Nasional
Sirekap Pileg Data 65,26 Persen: PDI-P 16,53 Persen, Golkar 15,17 Persen

Sirekap Pileg Data 65,26 Persen: PDI-P 16,53 Persen, Golkar 15,17 Persen

Nasional
Hari Ini, Hakim Bacakan Vonis untuk Yusrizki Muliawan di Kasus BTS 4G

Hari Ini, Hakim Bacakan Vonis untuk Yusrizki Muliawan di Kasus BTS 4G

Nasional
Sirekap Pilpres Data 77,64 Persen: Anies 24,47 Persen, Prabowo 58,84 Persen, Ganjar 16,69 Persen.

Sirekap Pilpres Data 77,64 Persen: Anies 24,47 Persen, Prabowo 58,84 Persen, Ganjar 16,69 Persen.

Nasional
Langkah Jokowi Jadikan Prabowo Jenderal Kehormatan Bisa Mencoreng TNI

Langkah Jokowi Jadikan Prabowo Jenderal Kehormatan Bisa Mencoreng TNI

Nasional
Hari Ini, Syahrul Yasin Limpo Jalani Sidang Perdana Kasus Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi Rp 44,5 M

Hari Ini, Syahrul Yasin Limpo Jalani Sidang Perdana Kasus Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi Rp 44,5 M

Nasional
Ketika Prabowo Belum Ditetapkan Terpilih tapi Program Makan Siang Gratis Sudah Dibahas di Istana...

Ketika Prabowo Belum Ditetapkan Terpilih tapi Program Makan Siang Gratis Sudah Dibahas di Istana...

Nasional
Diberhentikan dari Militer, Gelar Jenderal Kehormatan Prabowo Dipertanyakan

Diberhentikan dari Militer, Gelar Jenderal Kehormatan Prabowo Dipertanyakan

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com