Kompas.com - 15/09/2021, 16:14 WIB
Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara di kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta, Senin (2/3/2020). KOMPAS.com/TSARINA MAHARANI Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara di kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta, Senin (2/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memeriksa Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terkait dugaan kasus perundungan dan pelecehan seksual yang dialami pegawai berinisial MS.

Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menjelaskan pemeriksaan itu berlangsung hari ini dengan mendalami kronologi peristiwa.

“Pihak KPI Pusat yang diwakili Wakil Ketua KPI Mulyo Hadi dan Kepala Sekretariat Umri, menyerahkan data dan memberikan keterangan terkait kasus tersebut,” terang Beka dalam keterangan tertulis, Rabu (15/9/2021).

Baca juga: Demi Hindari Perundungan Netizen, KPI Tak Mau Banyak Komentar soal Kasus Pelecehan Pegawai

Beka menjelaskan data yang diberikan terkait dengan respon atas sikap resmi KPI pada kasus itu serta mekanisme penanganan keluhan di internal KPI dan langkah-langkah yang sudah dijalankan untuk menangani perkara tersebut.

Sementara itu, lanjut Beka, pihak Polres Jakarta Pusat belum dapat hadir memenuhi panggilan Komnas HAM.

“Karena pihak Polres masih memerlukan koordinasi dengan Polda Metro Jaya dan Mabes Polri,” kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Maka Komnas HAM akan menjadwalkan ulang permintaan keterangan pada pihak Polres Jakarta Pusat pada Rabu (22/9/2021) pekan depan.

Diketahui Komnas HAM turut menyelidiki dugaan perundungan dan pelecehan seksual pegawai KPI Pusat berinisial MS.

Baca juga: KPI Bantah Berupaya Damaikan Korban dan Pelaku Pelecehan Seksual

Melalui surat terbuka yang viral di media sosial, MS mengaku mengalami perundungan dan pelecehan seksual sejak tahun 2012, dan mendapatkan tindakan pelecehan seksual pada 2015.

Terkait kasus tersebut KPI menonaktifkan delapan terduga pelaku pelecehan seksual dan perundungan tersebut.

Saat ini selain Komnas HAM, perkara tersebut juga sedang diselidiki oleh Polres Jakarta Pusat.

Pihak kepolisian sudah melakukan pemeriksaan pada lima terduga pelaku yang melakukan pelecehan seksual pada MS.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.