Kompas.com - 10/09/2021, 12:01 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait perpanjangan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (2/8/2021). Presiden Joko Widodo memutuskan untuk melanjutkan penerapan PPKM level 4 dari tanggal 3 hingga 9 Agustus 2021 di beberapa wilayah Indonesia dengan penyesuaian aturan aktivitas dan mobilitas masyarakat seusai kondisi di masing-masing daerah. ANTARA FOTO/Biro Pers - Muchlis Jr/hma/pras. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak APresiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait perpanjangan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (2/8/2021). Presiden Joko Widodo memutuskan untuk melanjutkan penerapan PPKM level 4 dari tanggal 3 hingga 9 Agustus 2021 di beberapa wilayah Indonesia dengan penyesuaian aturan aktivitas dan mobilitas masyarakat seusai kondisi di masing-masing daerah. ANTARA FOTO/Biro Pers - Muchlis Jr/hma/pras.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo berulang kali menyampaikan bahwa Covid-19 tidak akan hilang sepenuhnya.

Untuk itu, mau tidak mau seluruh pihak harus belajar hidup berdampingan dengan virus corona.

"Kita tahu Covid-19 ini tidak mungkin akan hilang. Oleh sebab itu kita harus mulai menyiapkan transisi dari pandemi ke endemi dan juga mulai belajar hidup bersama dengan Covid-19," kata Jokowi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di SLB Negeri 1 Yogyakarta, DIY, Jumat (10/9/2021).

Baca juga: Jokowi Targetkan 70 Persen Penduduk RI Sudah Divaksin Akhir 2021

Dengan situasi yang demikian, Jokowi meminta masyarakat tetap waspada sekalipun penularan Covid-19 di Indonesia sudah menunjukkan penurunan.

Jokowi mengingatkan seluruh pihak untuk tetap disiplin 3M mulai dari memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Ia tidak ingin masyarakat lengah sehingga lonjakan kasus terjadi lagi.

"Ini penting saya sampaikan agar kita tidak euforia yang berlebihan, senang-senang yang berlebihan karena kita masyarakat harus sadar bahwa Covid-19 selalu mengintip kita, sehingga protokol kesehatan harus terus dilakukan terutama memakai masker," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemerintah, kata Jokowi, ke depan juga akan terus meningkatkan dan memperluas cakupan vaksinasi. Presiden pun mengajak masyarakat untuk ikut menyukseskan program tersebut.

Semakin cepat vaksinasi selesai, diharapkan herd immunity atau kekebalan komunal semakin cepat terbentuk.

"Upaya perluasan vaksinasi yang kita lakukan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 terutama varian Delta," kata Jokowi.

Adapun sebelumnya, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan bahwa pandemi virus corona berubah menjadi endemi ketika penularan virus masih terjadi, tetapi situasi sudah lebih terkendali.

"Endemi dapat digambarkan sebagai sebuah situasi di mana kondisi kasus lebih terkendali. Namun, bukan berarti virusnya hilang sepenuhnya," kata Wiku dalam konferensi pers daring, Kamis (19/8/2021).

Baca juga: Jokowi: Covid-19 Tak Mungkin Hilang Secara Total...

Ada sejumlah hal yang mengindikasikan bahwa pandemi bertransisi menjadi endemi. Misalnya, meningkatnya kekebalan masyarakat terhadap virus.

Kemudian, menurunnya angka infeksi alamiah sehingga jumlah pasien yang dirawat dan angka kematian akibat virus menurun.

Wiku mengatakan, upaya-upaya penanganan virus corona yang dilakukan pemerintah bertujuan untuk mengubah pandemi menjadi endemi. Upaya tersebut mulai dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), 3M, 3T (testing, tracing, treatment), hingga vaksinasi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.