Pasca-kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang, Ditjen Pas Pastikan Beri Atensi Khusus Revitalisasi Lapas dan Rutan

Kompas.com - 10/09/2021, 08:40 WIB
Dalam foto yang dirilis oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia ini, petugas polisi memeriksa sel-sel yang rusak setelah kebakaran di Penjara Tangerang di Tangerang, Indonesia, Rabu, 8 September 2021. KEMENTERIAN HUKUM dan HAM via APDalam foto yang dirilis oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia ini, petugas polisi memeriksa sel-sel yang rusak setelah kebakaran di Penjara Tangerang di Tangerang, Indonesia, Rabu, 8 September 2021.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) memastikan akan merevitalisasi semua lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) di Tanah Air setelah terjadi Kebakaran di Blok CII Lapas Kelas I Tangerang pada Rabu (8/9/2021).

Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjen Pemasyarakatan Rika Aprianti menegaskan bahwa peristiwa kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang menjadi atensi khusus Kemenkumham untuk mengevaluasi semua pemenuhan khusunya kebutuhan sarana dan prasarana di lapas dan rutan.

"Tentunya dengan kejadian di Lapas Kelas I Tangerang ini menjadi atensi khusus di Lembaga Pemasyarakatan untuk mengevaluasi pemenuhan dan juga implementasi sarana dan prasarana di lapas dan rutan, khususnya yang berpotensi terjadi gangguan keamanan dan ketertiban di lapas dan rutan," ujar Rika kepada Kompas.com, Jumat (10/9/2021).

Baca juga: Anggota Komisi III: Implementasi Penanganan Lapas Omong Kosong, Menkumham Hanya Retorika

Bahkan, ujar dia, atensi khusus itu langsung dilakukan ketika Ditjen Pemasyarakatan menerima informasi adanya kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang.

Rika mengatakan, Dirjen Pas Kemenkumham langsung mengarahkan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) untuk melakukan asesmen terhadap sarana dan prasarana di lapas dan rutan yang berpotensi terjadi gangguan kemanan dan ketertiban.

Arahan tersebut khususnya terkait dengan instalasi listrik di semua lapas dan rutan dengan melibatkan pihak expert yang mengerti dan tahu tentang instalasi listrik seperti PLN.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dari asesmen ini tentunya kita akan mendapatkan lapas dan rutan mana saja sih ya yang memang harus diprioritaskan terlebih dahulu diperbaiki, dipenuhi sarana dan prasarananya," ucap Rika.

"Karena sekali lagi, kami punya 572 lapas dan rutan, pemenuhan sarana dan prasarana itu tentunya memberi implikasi pada anggarannya," tutur dia.

Baca juga: Lapas Bagansiapiapi, Lapas Terpadat Se-Indonesia, Kapasitas 100 Diisi 900 Orang

Di sisi lain, Ditjen Pas mengakui kebanyakan lapas dan rutan yang ada di Indonesia sudah berusia lebih dari 40 tahun seperti halnya Lapas Tangerang.

Oleh sebab itu, asesmen yang dilakukan Kakanwil Kemenkumham terkait atensi yang diminta Ditjen Pas soal sarana dan prasarana di lapas dan rutan akan segera diproses dengan skala prioritas.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Stabilitas Sistem Keuangan dan Pemulihan Ekonomi, BI Laksanakan Program Strategis dan 4 Transformasi

Jaga Stabilitas Sistem Keuangan dan Pemulihan Ekonomi, BI Laksanakan Program Strategis dan 4 Transformasi

Nasional
Saat Presiden Jokowi Bujuk Menteri Basuki Beli Sepatu untuk 'Motoran'

Saat Presiden Jokowi Bujuk Menteri Basuki Beli Sepatu untuk "Motoran"

Nasional
Menteri PPPA: Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Masih Banyak Terjadi, Ini Jadi Alarm

Menteri PPPA: Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Masih Banyak Terjadi, Ini Jadi Alarm

Nasional
Bertemu Atlet Sepak Bola Nasional, Gus Muhaimin: Mereka Butuh Rasa Aman

Bertemu Atlet Sepak Bola Nasional, Gus Muhaimin: Mereka Butuh Rasa Aman

Nasional
Kemenko PMK Jalin Kerja Sama dengan BSSN Terkait Perlindungan Informasi dan Transaksi Elektronik

Kemenko PMK Jalin Kerja Sama dengan BSSN Terkait Perlindungan Informasi dan Transaksi Elektronik

Nasional
Protes soal Anggaran Sosialisasi Empat Pilar, Pimpinan MPR Usul Menkeu Sri Mulyani Dicopot

Protes soal Anggaran Sosialisasi Empat Pilar, Pimpinan MPR Usul Menkeu Sri Mulyani Dicopot

Nasional
Di Sidang MK, Pakar Nilai Putusan DKPP Bersifat Rekomendasi

Di Sidang MK, Pakar Nilai Putusan DKPP Bersifat Rekomendasi

Nasional
Ipda Yusmin Ungkap Alasan Penembakan Empat Laskar FPI di Dalam Mobil

Ipda Yusmin Ungkap Alasan Penembakan Empat Laskar FPI di Dalam Mobil

Nasional
Kelola Potensi Perikanan di Ende, Kementerian KP Gelar Pelatihan Pembuatan Pancing Gurita

Kelola Potensi Perikanan di Ende, Kementerian KP Gelar Pelatihan Pembuatan Pancing Gurita

Nasional
UPDATE 30 November: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 45,85 Persen dari Target

UPDATE 30 November: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 45,85 Persen dari Target

Nasional
KPK Serahkan Kasus Pembangunan Infrastruktur di PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP) ke Polri

KPK Serahkan Kasus Pembangunan Infrastruktur di PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP) ke Polri

Nasional
Disebut Gagal Ciptakan Lingkungan Kerja Aman dari Pelecehan Seksual, Ini Respons KPI

Disebut Gagal Ciptakan Lingkungan Kerja Aman dari Pelecehan Seksual, Ini Respons KPI

Nasional
UPDATE 30 November: Sebaran 297 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi Jawa Barat

UPDATE 30 November: Sebaran 297 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi Jawa Barat

Nasional
'Jangan sampai Kita Kecolongan soal Varian Omicron seperti Saat Varian Delta Masuk'

"Jangan sampai Kita Kecolongan soal Varian Omicron seperti Saat Varian Delta Masuk"

Nasional
DPR Upayakan Revisi UU Cipta Kerja Masuk Prolegnas Prioritas 2022

DPR Upayakan Revisi UU Cipta Kerja Masuk Prolegnas Prioritas 2022

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.