Kompas.com - 08/09/2021, 13:06 WIB
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memberikan keterangan kepada pers usai meninjau lokasi kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang, Rabu (8/9/2021). KOMPAS.com/NICHOLAS RYANMenteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memberikan keterangan kepada pers usai meninjau lokasi kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang, Rabu (8/9/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly mengatakan, instalasi listrik di Lapas Kelas I Tangerang belum pernah dibenahi sejak bangunan itu berdiri pada 1972.

Dugaan sementara, kebakaran yang terjadi pada Rabu (8/9/2021) dini hari akibat hubungan pendek arus listrik atau korsleting.

“Sudah 42 tahun sejak itu kita tidak memperbaiki instalasi listriknya. Ada penambahan daya tapi instalasi listriknya masih tetap,” ujar yasonna dalam konferensi pers, Rabu.

“Sementara ya kita lihat masih sangat kasat mata dugaannya karena arus pendek,” tutur dia.

Baca juga: 41 Korban Tewas Terbakar di Lapas Tangerang merupakan Napi Kasus Narkoba, Pembunuhan, dan Terorisme

Yasonna menjelaskan, saat kebakaran terjadi, beberapa ruangan dalam keadaan terkunci. Ia menegaskan kondisi tersebut merupakan prosedur tetap (protap) lapas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Memang protapnya lapas harus dikunci. Kalau enggak dikunci nanti melanggar protap. Maka ketika diketahui, mungkin pengawas melihat gelombang api sudah menyebar,” ungkap dia.

Ia memaparkan, ketika kebakaran berlangsung, api menjalar begitu cepat, sehingga petugas lapas tidak sempat membuka semua ruangan lapas.

“Perlu saya sampaikan bahwa karena api yang cepat membesar, beberapa kamar tidak sempat dibuka, karena api yang sudah begitu cepatnya,” kata Yasonna.

Baca juga: Ini Kronologi Kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang Menurut Menkumham

Menurut Yasonna, tiga belas menit setelah petugas lapas mengetahui ada kobaran api, 12 unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangerang langsung tiba.

“Saya mengucapkan terima kasih Pemkot Tangerang karena pemadam kebakaran cepat dan responsif, tidak sampai 1,5 jam kebakaran dapat dipadamkan,” tutur dia.

Kebakaran di Blok C Lapas Kelas I Tangerang menyebabkan 41 orang meninggal dunia. Sementara, 31 korban luka ringan dirawat di klinik Lapas Kelas I Tangerang.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.