Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 07/09/2021, 20:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PAL Indonesia (Persero) menyatakan proses overhaul atau pengecekan mesin kapal selam KRI Cakra-401 telah mencapai 97,5 persen.

Chief Operating Officer (COO) PT PAL Indonesia Iqbal Fikri mengatakan, proses overhaul terus menemui progresnya kendati situasi saat ini dalam pandemi Covid-19.

"Meski terkendala pandemi Covid-19 yang menghambat kedatangan peralatan dan tenaga ahli, PT PAL Indonesia tetap optimis untuk menyelesaikan proyek dan mencapai on time delivery," ujar Iqbal, saat menerima kunjungan Inspektur Jenderal TNI AL (Irjenal) Laksamana Muda TNI Sunaryo bersama rombongan, Selasa (6/9/2021).

Iqbal menuturkan bahwa secara pararel PT PAL Indonesia terus melakukan penyempurnaan pada bagian-bagian khusus pada proyek overhaul KRI Cakra-401 meski berada di luar lingkup pekerjaan (scope of work).

"Hal tersebut merupakan wujud komitmen PT PAL Indonesia dalam aspek memberi pelayanan terbaik," katanya.

Baca juga: Jelang PON Papua, Kapal RS dan Kapal Perang TNI AL Digeser Ke Papua

Sementara itu, Sunaryo berharap KRI Cakra-401 dapat segera bergabung dan mendukung kegiatan TNI dalam pertahanan Indonesia.

Adapun proyek yang dikerjakan PT PAL Indonesia diawasi berbagai pihak independen, khususnya dari pemerintah.

Dikutip dari Kompas.id, KRI Cakra-401 merupakan kapal selam yang telah dioperasikan sejak 40 tahun lalu.

KRI Cakra-401 ini adalah buatan Jerman, pengganti dari KRI Tjakra yang didatangkan pada 12 September 1959 dari Uni Soviet (Rusia).

KRI Cakra-401 tercatat pernah menunjukkan kemampuan serangnya saat menghancurkan KRI Karang Galang dalam latihan gabungan TNI di perairan Indonesia Timur pada 2008 silam.

Namun pada awal 2020, KRI Cakra tampak berada di galangan PT PAL Indonesia dan sedang menjalani perawatan.

Hal itu terlihat dari foto yang menjadi latar dari rapat terbatas yang digelar Presiden Joko Widodo di galangan kapal PT PAL di Surabaya, Jawa Timur pada Januari 2020.

Baca juga: TNI AL Bantah soal Deklarasi Dukungan kepada Yudo Margono Jadi Calon Panglima

Bagian dalam kapal selam buatan Howaldtwerke-Deutsche Werft (HDW) di Kiel, Jerman ini, terbagi atas beberapa ruang.

Adapun ruang-ruang tersebut antara lain, ruang mesin, ruang baterai, pusat informasi dan tempur, ruang istirahat, serta ruang torpedo berisi 8 tabung torpedo dan 6 torpedo cadangan.

KRI Cakra-401 memiliki panjang sekitar 60 meter dan lebar 6 meter. Kapal selam ini juga memiliki kemampuan untuk menyelam hingga kedalaman 300 meter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.