Kompas.com - 06/09/2021, 08:56 WIB
Ilustrasi Covid-19 KOMPAS.COM/(Shutterstock/Petovarga)Ilustrasi Covid-19

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) melaporkan bahwa ada penambahan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang terpapar Covid-19 pada Senin (6/9/2021).

Adapun rincian penambahan kasus tersebut yakni tujuh di Inggris dan dua di Uni Emirat Arab.

"Tambahan WNI terkonfirmasi Covid-19 di Inggris dan Uni Emirat Arab" tulis Kemenlu di akun Twitter @Kemlu_RI, Senin.

Dengan penambahan di dua negara tersebut, maka total kasus WNI terpapar Covid-19 berjumlah 5.873 orang.

Baca juga: Arab Saudi Terima WNI Lagi, Perjalanan Umrah Harap Diberi Lampu Hijau

Adapun kasus WNI sembuh tercatat sebanyak 4.951 atau 84,3 persen dari total kasus.

Sementara, total pasien meninggal dunia 239 orang dan 683 orang masih dalam perawatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut data perkembangan kasus Covid-19 terkait WNI yang berada di luar negeri per 6 September 2021:

1. Afganistan: 24 WNI (sembuh)
2. Afrika Selatan 7 WNI (1 sembuh, 5 stabil, 1 meninggal)
3. Albania: 2 WNI (sembuh)
4. Arab Saudi: 270 WNI (89 sembuh, 80 stabil, 101 meninggal)
5. Aljazair: 12 WNI (sembuh)

6. Amerika Serikat: 259 WNI (225 sembuh, 5 stabil, 29 meninggal)
7. Argentina: 7 WNI (sembuh)
8. Australia: 12 WNI (11 sembuh, 1 stabil)
9. Austria: 3 WNI (2 sembuh, 1 stabil)
10. Azerbaijan: 19 WNI (17 sembuh, 2 stabil)

11. Bahamas: 1 WNI (sembuh)
12. Bahrain: 102 WNI (95 sembuh, 7 meninggal)
13. Bangladesh: 16 WNI (14 sembuh, 2 stabil)
14. Belanda: 94 WNI (81 sembuh, 8 stabil, 5 meninggal)
15. Belgia: 21 WNI (21 sembuh)

16. Bosnia dan Herzegovina: 10 WNI (8 sembuh, 2 stabil)
17. Brunei Darussalam: 8 WNI (7 sembuh, 1 stabil)
18. Bulgaria: 10 WNI (sembuh)
19. Ceko: 37 WNI (sembuh)
20. Chile: 6 WNI (sembuh)

21. Colombia : 7 WNI (5 sembuh, 2 stabil)
22. Denmark: 5 WNI (2 sembuh, 3 stabil)
23. Ekuador: 3 WNI (2 sembuh, 1 stabil)
24. Filipina: 33 WNI (sembuh)
25. Ethiopia: 17 WNI (16 sembuh, 1 stabil)

26. Finlandia: 29 WNI (sembuh)
27. Ghana: 1 WNI (meninggal)
28. Hongaria: 22 WNI (21 sembuh, 1 stabil)
29. India: 159 WNI (151 sembuh, 4 stabil, 4 meninggal)
30. Inggris: 167 WNI (149 sembuh, 12 stabil, 6 meninggal)

31. Irak: 15 WNI (13 sembuh, 1 stabil, 1 meninggal)
32. Iran: 18 WNI (13 sembuh, 5 stabil)
33. Irlandia: 8 WNI (3 sembuh, 5 stabil)
34. Italia: 35 WNI (34 sembuh, 1 stabil)
35. Jepang: 62 WNI (30 sembuh, 32 stabil)

36. Jerman: 139 WNI (132 sembuh, 2 stabil, 5 meninggal)
37. Kamboja: 23 WNI (19 sembuh, 4 meninggal)
38. Kanada: 12 WNI (7 sembuh, 5 stabil)
39. Kazakhstan: 19 WNI (sembuh)
40. Korea Selatan: 458 WNI (440 sembuh, 17 stabil, 1 meninggal)

41. Kuba: 3 WNI (1 sembuh, 2 meninggal)
42. Kuwait: 301 WNI (283 sembuh, 5 stabil, 13 meninggal)
43. Kyrgyzstan: 2 WNI (1 stabil, 1 meninggal)
44. Lebanon: 1 WNI (stabil)
45. Libya: 1 WNI (meninggal)

46. Madagaskar: 7 WNI (sembuh)
47. Malaysia: 168 WNI (52 sembuh, 114 stabil, 2 meninggal)
48. Maladewa: 27 WNI (25 sembuh, 1 stabil, 1 meninggal)
49. Makedonia Utara: 2 WNI (sembuh)
50. Maroko: 2 WNI (stabil)

51. Mauritius: 1 WNI (stabil)
52. Meksiko: 5 WNI (sembuh)
53. Mesir: 64 WNI (60 sembuh, 4 meninggal)
54. Mozambik: 4 WNI (sembuh)
55. Myanmar: 24 WNI (sembuh)

56. Namibia: 17 WNI (4 sembuh, 13 stabil)
57. Nigeria: 2 WNI (sembuh)
58. Oman: 20 WNI (2 sembuh, 18 stabil)
59. Norwegia: 5 WNI (4 sembuh, 1 stabil)
60. Pakistan: 58 WNI (57 sembuh, 1 meninggal)

61. UEA: 179 WNI (137 sembuh, 28 stabil, 14 meninggal)
62. Panama: 4 WNI (sembuh)
63. Papua Nugini: 3 WNI (stabil)
64. Peru: 22 WNI (13 sembuh, 7 stabil, 2 meninggal)
65. Polandia: 2 WNI (sembuh)

66. Portugal: 21 WNI (sembuh)
67. Perancis: 13 WNI (8 sembuh, 5 stabil)
68. Qatar: 400 WNI (395 sembuh, 2 stabil, 3 meninggal)
69. RRT (China) : 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)
70. RRT (Makau): 3 WNI (sembuh)

71. RRT (Hong Kong): 366 WNI (364 sembuh, 2 stabil)
72. Rusia: 40 WNI (37 sembuh, 3 stabil)
73. Rumania: 12 WNI (sembuh)
74. Singapura: 831 WNI (802 sembuh, 27 stabil, 2 meninggal)
75. Slovenia: 2 WNI (sembuh)

76. Serbia: 2 WNI (stabil)
77. Siprus: 3 WNI (sembuh)
78. Senegal: 1 WNI (meninggal)
79. Spanyol: 56 WNI (55 sembuh, 1 meninggal)
80. Sri Lanka: 5 WNI (4 sembuh, 1 stabil)

81. Sudan: 22 WNI (21 sembuh, 1 meninggal)
82. Suriah: 37 WNI (35 sembuh, 2 stabil)
83. Swedia: 1 WNI (stabil)
84. Suriname: 60 WNI (45 sembuh, 13 stabil, 2 meninggal)
85. Swiss: 16 WNI (9 stabil, 7 sembuh)

86. Taiwan: 248 WNI (149 sembuh, 99 stabil)
87. Thailand: 71 WNI (67 sembuh, 3 stabil, 1 meninggal)
85. Timor Leste: 11 WNI (stabil)
89. Tunisia: 14 WNI (stabil)
90. Turki: 135 WNI (90 sembuh, 39 stabil, 6 meninggal)

91. Uzbekistan: 23 WNI (18 sembuh, 4 stabil, 1 meninggal)
92. Vatikan: 57 WNI (sembuh)
93. Venezuela: 1 WNI (stabil)
94. Vietnam: 26 WNI (25 sembuh, 1stabil)
95. Jordania: 72 WNI (69 sembuh, 3 meninggal)

96. Yunani : 17 WNI (9 sembuh, 7 stabil, 1 meninggal)
97. Kapal pesiar: 238 WNI (182 sembuh, 45 stabil, 11 meninggal)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aturan Naik Kereta-Pesawat, Tak Boleh Bicara hingga Makan-Minum

Aturan Naik Kereta-Pesawat, Tak Boleh Bicara hingga Makan-Minum

Nasional
Muncul Video Mesum 'Lele 13 Detik', Polisi Akan Dalami

Muncul Video Mesum "Lele 13 Detik", Polisi Akan Dalami

Nasional
Wakil Ketua DPR Minta Polri Tindak Asuransi Unit Link yang Rugikan Masyarakat

Wakil Ketua DPR Minta Polri Tindak Asuransi Unit Link yang Rugikan Masyarakat

Nasional
Konsistensi Jadwal Penyelenggaraan Pemilu Dinilai Perlu Dipertahankan

Konsistensi Jadwal Penyelenggaraan Pemilu Dinilai Perlu Dipertahankan

Nasional
Bertambah 1.083, Kasus Varian Baru Covid-19 di Indonesia Jadi 4.115

Bertambah 1.083, Kasus Varian Baru Covid-19 di Indonesia Jadi 4.115

Nasional
Ungkap 5 Catatan Buruk Kementerian ATR/BPN, Junimart Girsang Minta Menteri Sofyan Djalil Mundur

Ungkap 5 Catatan Buruk Kementerian ATR/BPN, Junimart Girsang Minta Menteri Sofyan Djalil Mundur

Nasional
Dua Tahun Jokowi-Ma’ruf Amin, BEM UI Minta Jokowi Evaluasi 6 Menteri Kabinet Indonesia Maju

Dua Tahun Jokowi-Ma’ruf Amin, BEM UI Minta Jokowi Evaluasi 6 Menteri Kabinet Indonesia Maju

Nasional
Bertambah 865, Kasus Varian Delta di Indonesia Jadi 4.025

Bertambah 865, Kasus Varian Delta di Indonesia Jadi 4.025

Nasional
Menteri PPPA Minta Pendampingan Anak di LPKA Dimaksimalkan

Menteri PPPA Minta Pendampingan Anak di LPKA Dimaksimalkan

Nasional
Jokowi: Kerja Sama dan Perdagangan Global Harus Segera Kita Aktifkan

Jokowi: Kerja Sama dan Perdagangan Global Harus Segera Kita Aktifkan

Nasional
Soal Dugaan 'Orang Dalam' Azis Syamsuddin di KPK yang Ramai-ramai Dibantah...

Soal Dugaan "Orang Dalam" Azis Syamsuddin di KPK yang Ramai-ramai Dibantah...

Nasional
Kasus Varian Baru Covid-19 di DKI Jakarta Meningkat Lagi Jadi 1.237

Kasus Varian Baru Covid-19 di DKI Jakarta Meningkat Lagi Jadi 1.237

Nasional
Menteri PPPA Tekankan Pentingnya Pemberdayaan Perempuan di Bidang Ekonomi

Menteri PPPA Tekankan Pentingnya Pemberdayaan Perempuan di Bidang Ekonomi

Nasional
PKB Ingin Duetkan Cak Imin dan Prabowo, Gerindra Tak Tutup Pintu

PKB Ingin Duetkan Cak Imin dan Prabowo, Gerindra Tak Tutup Pintu

Nasional
PKB Nilai Aturan Wajib PCR Bagi Penumpang Pesawat Hambat Industri Penerbangan

PKB Nilai Aturan Wajib PCR Bagi Penumpang Pesawat Hambat Industri Penerbangan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.