Kompas.com - 05/09/2021, 08:53 WIB
Ilustrasi Covid-19 KOMPAS.COM/(Shutterstock/Petovarga)Ilustrasi Covid-19

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 sudah melanda Indonesia selama lebih dari 1,5 tahun. Namun, masyarakat yang terjangkit virus Corona masih terus bertambah.

Meski telah menunjukkan tren penurunan, ribuan orang masih terpapar virus corona setiap harinya. Penambahan kematian pasien Covid-19 pun masih mencapai ratusan jiwa.

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Sabtu (4/9/2021) pukul 12.00 WIB, terdapat penambahan pasien positif sebanyak 6.727 orang.

Dengan demikian, jumlah pasien yang terjangkit Covid-19 di Indonesia kini mencapai 4.123.617 orang, terhitung sejak kasus pertama diumumkan pada 2 Maret tahun lalu.

Baca juga: UPDATE: Bertambah 6.727, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.123.617 Orang

Kasus baru Covid-19 itu tersebar di 34 provinsi. Lima provinsi dengan penambahan tertinggi yakni Jawa Timur 614 kasus baru.

Kemudian, Jawa Barat 545 kasus baru, Sumatera Utara 520 kasus baru, Jawa Tengah 512 kasus baru, DKI Jakarta 360 kasus baru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemerintah juga mencatat kasus aktif Covid-19 di Indonesia kini mencapai 160.699 dan suspek Covid-19 sebanyak 259.246 orang. Kasus aktif adalah pasien yang dinyatakan positif Covid-19 dan sedang menjalani perawatan.

Data yang sama juga menunjukkan penambahan pasien sembuh sebanyak 13.806 orang. Sehingga, jumlah pasien sembuh dari Covid-19 total berjumlah 3.827.449 orang.

Baca juga: UPDATE 4 September: Tambah 539, Pasien Meninggal Dunia akibat Covid-19 Jadi 135.469 Orang

Kendati demikian, jumlah pasien yang meninggal akibat Covid-19 masih terus bertambah.

Pada periode 3-4 September tercatat ada penambahan pasien meninggal 539 orang. Dengan begitu, total kasus kematian akibat Covid-19 kini ada 135.469 orang.

Di samping itu, pemerintah juga mencatat ada 259.246 kasus suspek terkait Covid-19 di Tanah Air.

Kasus masih tinggi

Meski situasi pandemi di Indonedia sudah menunjukkan penurunan, masyarakat diminta tetap waspada terhadap penularan virus corona.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengingatkan, kasus virus corona masih tergolong tinggi.

"Meskipun sudah mengalami penurunan, kasus di bulan ini masih dua kali lipat dari saat lonjakan pertama atau pada bulan Januari lalu," kata Wiku, dalam konferensi pers melalui YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (2/9/2021).

Baca juga: UPDATE 4 September: Bertambah 13.806, Jumlah Pasien Covid-19 yang Sembuh Mencapai 3.827.449

Wiku mengatakan, penurunan kasus Covid-19 terjadi sepanjang Agustus 2021. Jika dibandingkan dengan puncak kasus yang terjadi pada 15 Juli, kasus nasional pada 29 Agustus menurun hingga 86,9 persen.

Pada bulan Agustus total terdapat 664.829 kasus Covid-19 atau turun sebesar 49 persen dari bulan sebelumnya. Pada bulan Juli, kasus Covid-19 mencapai yang tertinggi yakni hingga 1.225.765 kasus.

"Tentunya kemampuan untuk menekan kasus hampir setengah dari sebelumnya dalam jangka waktu satu bulan adalah perkembangan yang baik," ujar Wiku.

Penurunan kasus Covid-19 harian selama bulan Agustus diikuti dengan menurunnya kasus aktif. Diketahui, kasus aktif Covid-19 di akhir Agustus sebanyak 196.281 atau 4,8 persen.

Sementara, pada bulan Juli kasus aktif mencapai lebih dari 500.000 atau 16 persen. Angka kesembuhan juga mengalami peningkatan.

Pada bulan Agustus, pasien sembuh mencapai 942.281 orang, sedangkan pada bulan Juli 896.501 orang.

Kendati demikian, Wiku meminta seluruh pihak tetap waspada dan tidak cepat berpuas diri.

Baca juga: Satgas Minta Pemda Fokus Turunkan Angka Kematian Covid-19

Wiku menyebutkan, Covid-19 harus bisa diturunkan hingga ke bawah puncak kasus pertama atau Januari 2021 atau tidak lebih dari 331.052 kasus. Dengan begitu, diharapkan angka kematian juga bisa ditekan.

"Kenaikan kasus harus tetap diantisipasi mengingat saat ini sudah mulai duluan pembukaan aktivitas sosial ekonomi secara bertahap," kata dia.

Wiku juga mengingatkan, jumlah pasien virus corona yang meninggal dunia masih mengalami lonjakan. Angka kematian di bulan Juli sebesar 34.394 jiwa, sedangkan di bulan Agustus meningkat menjadi 37.330 jiwa.

"Ternyata kematian di Agustus kemarin bahkan masih lebih tinggi dibandingkan Juli," kata Wiku.

Ada 11 provinsi yang masih mengalami kenaikan kasus positif pada Agustus 2021. Seluruh provinsi tersebut berada di luar Jawa.

Kesebelas provinsi tersebut yakni, Aceh naik 152 persen, Sulawesi Tengah naik 111 persen, Gorontalo naik 57 persen, dan Kalimantan Selatan naik 47 persen.

Kalimantan Utara naik 24 persen, Sulawesi Barat naik 24 persen, Bali naik 15 persen, Bangka Belitung naik 10 persen, Sulawesi Selatan naik 5 persen, serta Jambi naik 5 persen.

Baca juga: Satgas: Kematian akibat Covid-19 pada Agustus Lebih Tinggi Dibandingkan Juli 2021

Oleh karenanya, Wiku meminta pemerintah daerah fokus menurunkan angka kematian pasien. Ia menuturkan, masih tingginya angka kematian saat ini bisa disebabkan berbagai hal.

Bisa karena tingkat keterisian rumah sakit yang penuh, alat kesehatan yang dibutuhkan tidak tersedia di rumah sakit rujukan, tidak ada tempat isolasi terpusat atau adanya isolasi terpusat yang tidak dimanfaatkan dengan baik.

Atau, juga bisa dikarenakan penanganan tidak dilakukan sesegera mungkin karena tidak berjalannya fungsi posko atau satgas desa atau kelurahan.

"Dalam hal penanganan di tingkat daerah, pemda diwajibkan tidak hanya memahami satu data saja. Namun juga wajib mengaitkan satu data dengan lainnya, agar dapat diidentifikasi masalah yang sebenarnya," kata Wiku.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dewas Proses Laporan Novel terhadap Lili Pintauli Terkait Dugaan Pelanggaran Etik

Dewas Proses Laporan Novel terhadap Lili Pintauli Terkait Dugaan Pelanggaran Etik

Nasional
Pemerintah Diminta Kaji Lagi Rencana PCR Jadi Syarat Semua Moda Transportasi

Pemerintah Diminta Kaji Lagi Rencana PCR Jadi Syarat Semua Moda Transportasi

Nasional
Wamenkes Minta Masyarakat Tak Larut dalam Euforia Penurunan Kasus Covid-19

Wamenkes Minta Masyarakat Tak Larut dalam Euforia Penurunan Kasus Covid-19

Nasional
Saksi Polisi Ungkap Alasan Tidak Bawa Borgol Saat Kejar Anggota Laskar FPI

Saksi Polisi Ungkap Alasan Tidak Bawa Borgol Saat Kejar Anggota Laskar FPI

Nasional
Jokowi Minta Harga PCR Turun Jadi Rp 300.000, Ini Kata Gakeslab

Jokowi Minta Harga PCR Turun Jadi Rp 300.000, Ini Kata Gakeslab

Nasional
Prabowo Serahkan 2 Kapal Angkut Tank Buatan Dalam Negeri ke TNI AL

Prabowo Serahkan 2 Kapal Angkut Tank Buatan Dalam Negeri ke TNI AL

Nasional
Ketua DPR Minta Harga Tes PCR Tak Lebih Mahal dari Tarif Tiket

Ketua DPR Minta Harga Tes PCR Tak Lebih Mahal dari Tarif Tiket

Nasional
Empat Tersangka Tarik Pelanggan Judi 'Online' dengan 'Host' Wanita Seksi

Empat Tersangka Tarik Pelanggan Judi "Online" dengan "Host" Wanita Seksi

Nasional
Jokowi Dinilai Bisa Pertimbangkan Johan Budi dan Febri Diansyah sebagai Jubir

Jokowi Dinilai Bisa Pertimbangkan Johan Budi dan Febri Diansyah sebagai Jubir

Nasional
Kenang Sudi Silalahi, SBY: Surga Insya Allah, Beliau Orang Baik

Kenang Sudi Silalahi, SBY: Surga Insya Allah, Beliau Orang Baik

Nasional
Menkumham Serahkan 9 Kekayaan Intelektual ke Korpolairud Polri

Menkumham Serahkan 9 Kekayaan Intelektual ke Korpolairud Polri

Nasional
Polisi Diduga Tembak Polisi di Lombok, Polri: Motif Masih Didalami

Polisi Diduga Tembak Polisi di Lombok, Polri: Motif Masih Didalami

Nasional
Menko PMK: Pengentasan Stunting Harus Dilakukan Frontal

Menko PMK: Pengentasan Stunting Harus Dilakukan Frontal

Nasional
Anggota DPR Pertanyakan Rencana Tes PCR Jadi Syarat Perjalanan pada Semua Moda Transportasi

Anggota DPR Pertanyakan Rencana Tes PCR Jadi Syarat Perjalanan pada Semua Moda Transportasi

Nasional
UPDATE 26 Oktober: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Ada 12.989

UPDATE 26 Oktober: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Ada 12.989

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.