Satgas Minta Pasien Covid-19 Jalani Perawatan di Isolasi Terpusat

Kompas.com - 02/09/2021, 15:29 WIB
Anggota TNI memandu pasien COVID-19 tanpa gejala (OTG) dan gejala ringan (GR) saat berolahraga di area tempat isolasi terpusat (isoter) di Denpasar, Bali, Sabtu (28/8/2021). Pemerintah Provinsi Bali mendorong pemerintah desa memperbanyak tempat isolasi terpusat (isoter) berbasis desa untuk pasien COVID-19 OTG dan GR dalam upaya menekan risiko penularan COVID-19. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/wsj. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra WibowoAnggota TNI memandu pasien COVID-19 tanpa gejala (OTG) dan gejala ringan (GR) saat berolahraga di area tempat isolasi terpusat (isoter) di Denpasar, Bali, Sabtu (28/8/2021). Pemerintah Provinsi Bali mendorong pemerintah desa memperbanyak tempat isolasi terpusat (isoter) berbasis desa untuk pasien COVID-19 OTG dan GR dalam upaya menekan risiko penularan COVID-19. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/wsj.
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Alexander Kaliaga Ginting menganjurkan pasien Covid-19 untuk mendapatkan perawatan di fasilitas isolasi terpusat.

Terutama, bagi pasien yang bergejala dan memiliki penyakit penyerta (komorbid). Perawatan di isolasi terpusat dapat mencegah terjadinya pemburukan pada pasien.

"Di isoter ini juga ada tim medis yang memberikan pengobatan dan mengantisipasi pemburukan. Kalaupun ada pemburukan akan segera bisa dibawa ke RS rujukan," kata Alexander dalam talk show yang disiarkan BNPB Indonesia, Kamis (2/9/2021).

Baca juga: Pasien Covid-19 Gejala Ringan Tetap Diminta Isolasi Terpusat, Kenapa?

Apalagi, kata Alexander, saat ini varian delta virus SARS-CoV-2 lebih cepat menginfeksi tubuh pasien. Gejala pada pasien pun bisa memburuk lebih cepat.

Ia khawatir jika pasien memaksakan melakukan isolasi mandiri di rumah, pemburukan tidak dapat dicegah.

"Kalau isoman itu pendeteksian dan pendampingannya kurang. Ketika terjadi pemburukan, dibawa ke rumah sakit, harus langsung masuk ICU. Tapi kalau dipindahkan ke isoter tentu ada deteksi dini dan pendampingan," jelasnya.

Selain untuk mencegah pemburukan pada pasien, fasilitas isoter juga mencegah penularan virus kepada anggota keluarga di rumah.

Menurut Alexander, kondisi rumah yang tidak memadai berpotensi menciptkan klaster keluarga.

"Maka tidak heran jika di suatu wilayah angka penularan jadi tinggi karena penularan dari isoman. Satu rumah tidak melakukan protokol kesehatan, sehingga ada penularan," ujarnya.

Baca juga: Wisma Atlet Lengang, Tempat Isolasi Terpusat Rusun Nagrak dan Pasar Rumput Ditutup

Sementara itu, Koordinator RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Mayjen TNI Tugas Ratmono, mengatakan hingga saat ini mengajak pasien ke fasilitas isoter masih jadi tantangan tersendiri.

Padahal, kata dia, isoter sangat membantu mencegah perburukan bahkan kematian pasien.

"Intinya isoter ini betul-betul tempat untuk memantau secara dini sehingga melimitasi angka kejadian kesakitan atau perburukan bahkan kematian," kata Tugas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkas Perkara Terasangka Petrus Edy Susanto Diserahkan Penyidik ke Jaksa

Berkas Perkara Terasangka Petrus Edy Susanto Diserahkan Penyidik ke Jaksa

Nasional
Berkas Perkara Eks Pejabat Wijaya Karya I Ketut Suarbawa Dinyatakan Lengkap

Berkas Perkara Eks Pejabat Wijaya Karya I Ketut Suarbawa Dinyatakan Lengkap

Nasional
Menurut Komnas HAM, Ini Isu yang Picu Pelanggaran Kebebasan Berpendapat

Menurut Komnas HAM, Ini Isu yang Picu Pelanggaran Kebebasan Berpendapat

Nasional
Jokowi Pilih 'Nusantara' Jadi Nama Ibu Kota Baru, Pansus RUU IKN Beri Catatan

Jokowi Pilih "Nusantara" Jadi Nama Ibu Kota Baru, Pansus RUU IKN Beri Catatan

Nasional
Kejagung Periksa 3 Saksi Kasus Proyek Penyewaan Satelit di Kemenhan

Kejagung Periksa 3 Saksi Kasus Proyek Penyewaan Satelit di Kemenhan

Nasional
Update 17 Januari: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 57,69 Persen

Update 17 Januari: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 57,69 Persen

Nasional
Menpan RB: Rekrutmen ASN pada 2022 Difokuskan pada PPPK, Khususnya Guru dan Nakes

Menpan RB: Rekrutmen ASN pada 2022 Difokuskan pada PPPK, Khususnya Guru dan Nakes

Nasional
Ibu Kota 'Nusantara' Disebut Akan Lebih Banyak Pakai APBN, Kepala Bappenas: Saya Belum Baca

Ibu Kota "Nusantara" Disebut Akan Lebih Banyak Pakai APBN, Kepala Bappenas: Saya Belum Baca

Nasional
Update 17 Januari: 269.513 Spesimen Diperiksa, 'Positivity Rate' 3,7 Persen

Update 17 Januari: 269.513 Spesimen Diperiksa, "Positivity Rate" 3,7 Persen

Nasional
DPP PDI-P Undang Erick Thohir, Siti Nurbaya, dan Teten Masduki ke Diskusi di Sekolah Partai

DPP PDI-P Undang Erick Thohir, Siti Nurbaya, dan Teten Masduki ke Diskusi di Sekolah Partai

Nasional
Merasa Difitnah Pelapor di Kasus Terorisme, Munarman Akan Tuntut di Akhirat

Merasa Difitnah Pelapor di Kasus Terorisme, Munarman Akan Tuntut di Akhirat

Nasional
Tak Merasa Disindir Anies, PSI: Harusnya Balasannya Memastikan Sirkuit Formula E Tepat Waktu

Tak Merasa Disindir Anies, PSI: Harusnya Balasannya Memastikan Sirkuit Formula E Tepat Waktu

Nasional
Satgas: Penonton MotoGP Mandalika 2022 Akan Karantina dengan Sistem 'Bubble'

Satgas: Penonton MotoGP Mandalika 2022 Akan Karantina dengan Sistem "Bubble"

Nasional
Komnas HAM: Sepanjang 2020-2021 Pelanggaran Kebebasan Berpendapat Paling Banyak Terjadi di Ruang Digital

Komnas HAM: Sepanjang 2020-2021 Pelanggaran Kebebasan Berpendapat Paling Banyak Terjadi di Ruang Digital

Nasional
Siap-siap, Ini Bocoran Jadwal Pemindahan ASN ke Ibu Kota Negara Baru 'Nusantara'

Siap-siap, Ini Bocoran Jadwal Pemindahan ASN ke Ibu Kota Negara Baru "Nusantara"

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.