Vaksinasi Covid-19 Capai 100 Juta Dosis, Guru Besar FK UI Ingatkan Capaian Dosis Kedua Masih Rendah

Kompas.com - 02/09/2021, 11:42 WIB
Seorang pelajar berjalan menuju ruang observasi usai mengikuti vaksinasi COVID-19 di Desa Bakti, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Selasa (31/8/2021). Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama TNI dan Polri menggelar vaksinasi COVID-19 massal bagi pelajar dan warga lanjut usia (lansia) sebagai salah satu upaya percepatan capaian target vaksinasi dalam membentuk kekebalan komunal dari virus corona. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin/hp. ANTARA FOTO/Adiwinata SolihinSeorang pelajar berjalan menuju ruang observasi usai mengikuti vaksinasi COVID-19 di Desa Bakti, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Selasa (31/8/2021). Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama TNI dan Polri menggelar vaksinasi COVID-19 massal bagi pelajar dan warga lanjut usia (lansia) sebagai salah satu upaya percepatan capaian target vaksinasi dalam membentuk kekebalan komunal dari virus corona. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Tjandra Yoga Aditama mengatakan, meksi capaian vaksinasi Covid-19 sudah mencapai 100 juta dosis, namun capaian vaksinasi dosis kedua masih rendah bahkan belum mencapai 20 persen.

"Kita melihat bahwa yang mendapat suntikan lengkap 2 dosis belum sampai 20 persen penduduk yang ditargetkan. Artinya, masih ada lebih dari 80 persen rakyat kita belum mendapat proteksi memadai lewat vaksinasi," kata Tjandra melalui pesan singkat, Kamis (2/9/2021).

Tjandra mengatakan, sudah banyak hasil penelitian yang menyebutkan vaksinasi suntikan pertama belum memadai untuk memberikan proteksi, sehingga diperlukan dua kali dosis.

Baca juga: Hari Kedua Vaksinasi Massal Pelajar di Kota Tangerang, Targetnya 8.264 Siswa

"Ini (vaksinasi dosis kedua) harus amat ditingkatkan lagi," ujarnya.

Selain itu, ia mengatakan, vaksinasi untuk kelompok lanjut usia (lansia) dengan dosis lengkap (dua dosis) juga belum sampai 20 persen.

Padahal, lansia adalah kelompok pertama yang dapat prioritas bersama tenaga kesehatan yang dilaporkan sudah lebih 100 persen cakupannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya berharap lansia di Indonesia seanggkatan saya segera divaksin lengkap juga," ucapnya.

Lebih lanjut, Tjandra menambahkan, seluruh vaksin Covid-19 yang telah mendapatkan izin penggunaan darurat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memiliki efikasi yang memadai setelah dua kali suntikan.

"Izin EUA dari BPOM kita juga menyebutkan bahwa vaksin-vaksin ini disuntikkan 2 kali dengan jarak waktu tertentu," pungkasnya.

Adapun berdasarkan data Kemenkes, hingga Rabu (1/9/2021) pukul 12.00 WIB, jumlah masyarakat yang sudah divaksinasi dosis kedua yaitu sebanyak 36.343.220 orang atau 17,45 persen dari total target sasaran vaksinasi.

Baca juga: Pemerintah Targetkan Vaksinasi Capai 2,3 Juta Suntikan Per Hari Selama September

Sementara itu, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama yakni sebanyak 63.944.955 orang atau 30,70 persen.

Pemerintah telah menetapkan sasaran vaksinasi untuk mencapai kekebalan komunitas (herd immunity) yaitu 208.265.720 orang.

Sasaran vaksinasi itu terdiri atas tenaga kesehatan, lanjut usia petugas publik, masyarakat rentan, dan masyarakat umum termasuk anak-anak usia 12-17 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Ingin Sertifikat Vaksin Covid-19 Antarnegara ASEAN Diakui

Jokowi Ingin Sertifikat Vaksin Covid-19 Antarnegara ASEAN Diakui

Nasional
Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Menkes Usahakan Obat Molnupiravir Tiba Akhir Tahun

Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Menkes Usahakan Obat Molnupiravir Tiba Akhir Tahun

Nasional
Luhut Ungkap Temuan Terkait Penerapan Prokes yang Melemah di Sejumlah Daerah

Luhut Ungkap Temuan Terkait Penerapan Prokes yang Melemah di Sejumlah Daerah

Nasional
Pelaku Peretasan Situs Milik BSSN Diduga 'Hacker' dari Brasil

Pelaku Peretasan Situs Milik BSSN Diduga "Hacker" dari Brasil

Nasional
UPDATE 25 Oktober: Capaian Vaksinasi Covid-19 untuk Petugas Publik sampai Masyarakat Umum

UPDATE 25 Oktober: Capaian Vaksinasi Covid-19 untuk Petugas Publik sampai Masyarakat Umum

Nasional
BSSN: Situs yang Diretas Berisi Data 'Repositori Malware'

BSSN: Situs yang Diretas Berisi Data "Repositori Malware"

Nasional
Azis Mengaku Tak Pernah Kirim Orang untuk Sampaikan Pesan ke Eks Bupati Kukar Rita Widyasari

Azis Mengaku Tak Pernah Kirim Orang untuk Sampaikan Pesan ke Eks Bupati Kukar Rita Widyasari

Nasional
Hampir 20 Juta Orang di Jawa-Bali Diprediksi Akan Lakukan Perjalanan saat Libur Nataru

Hampir 20 Juta Orang di Jawa-Bali Diprediksi Akan Lakukan Perjalanan saat Libur Nataru

Nasional
Tabrakan LRT Jabodetabek, PT INKA: Masinis Terlalu Cepat Berpindah jalur

Tabrakan LRT Jabodetabek, PT INKA: Masinis Terlalu Cepat Berpindah jalur

Nasional
Wajib PCR Jadi Syarat Naik Pesawat Ramai Dikritik, Luhut: Ini untuk Imbangi Relaksasi Aktivitas

Wajib PCR Jadi Syarat Naik Pesawat Ramai Dikritik, Luhut: Ini untuk Imbangi Relaksasi Aktivitas

Nasional
UPDATE 25 Oktober: 3.736 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 25 Oktober: 3.736 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
Airlangga: Tak Ada Lonjakan Kasus Covid-19 Usai 10 Hari Penutupan PON

Airlangga: Tak Ada Lonjakan Kasus Covid-19 Usai 10 Hari Penutupan PON

Nasional
Polri: Korban Pinjol Ilegal Bisa Lapor ke Satgas melalui Whatsapp

Polri: Korban Pinjol Ilegal Bisa Lapor ke Satgas melalui Whatsapp

Nasional
Seorang Masinis Terluka dalam Tabrakan LRT Jabodetabek, Sudah Dibawa ke RS

Seorang Masinis Terluka dalam Tabrakan LRT Jabodetabek, Sudah Dibawa ke RS

Nasional
Menko PMK Sebut Lapangan Pekerjaan Tantangan Realisasikan Indonesia Emas 2045

Menko PMK Sebut Lapangan Pekerjaan Tantangan Realisasikan Indonesia Emas 2045

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.