KPAI: 9 Persen Anak Ragu Divaksinasi Covid-19, 3 Persen Tidak Bersedia

Kompas.com - 30/08/2021, 13:08 WIB
Petugas kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 kepada  pelajar di Sekolah Pembangunan Jaya (SPJ) 2 Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (24/8/2021). Vaksinasi COVID-19 bagi anak berumur 12 tahun sampai 17 tahun dengan menargetkan 600 pelajar tersebut untuk mencegah laju penyebaran virus COVID-19 dan sebagai persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sidoarjo. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/foc. ANTARA FOTO/Umarul FaruqPetugas kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 kepada pelajar di Sekolah Pembangunan Jaya (SPJ) 2 Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (24/8/2021). Vaksinasi COVID-19 bagi anak berumur 12 tahun sampai 17 tahun dengan menargetkan 600 pelajar tersebut untuk mencegah laju penyebaran virus COVID-19 dan sebagai persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sidoarjo. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/foc.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil survei Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terkait persepsi peserta didik terhadap vaksinasi anak usia 12-17 tahun menunjukkan, sebanyak 9 persen responden masih ragu untuk disuntik vaksin Covid-19.

Sementara, ada 3 persen responden tidak bersedia divaksinasi.

"Ada 88 persen anak bersedia divaksinasi, tetapi masih ada yang ragu-ragu 9 persen dan 3 persen tidak bersedia," kata Komisioner KPAI Retno Listyarti dalam Rakornas secara virtual, Senin (30/8/2021).

Baca juga: Progres Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bekasi Diklaim Sudah 36 Persen

Retno juga mengatakan, persentase anak yang belum mendapatkan vaksinasi masih tinggi yaitu 64 persen.

Survei tersebut menunjukkan, 57 persen responden belum divaksinasi karena pelaksanaan vaksinasi Covid-19 belum dilaksanakan di daerah mereka.

Sementara itu, 30 persen responden belum divaksinasi memilih jawaban lainnya di antaranya adalah khawatir pada efek vaksin, merasa tidak perlu divaksin yang penting patuh terhadap protokol kesehatan dan tidak yakin dengan jenis vaksin tertentu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dan 8 persen belum divaksinasi karena belum 3 bulan sejak dinyatakan sembuh dari Covid-19, 4 persen tidak bisa divaksinasi karena memiliki komorbid, dan 1 persen sedang isolasi mandiri," ujarnya.

Baca juga: KPAI: 88 Anak Bersedia Divaksinasi Covid-19, tapi 64 Persen di Antaranya Belum Disuntik

Untuk diketahui, survei yang digelar pada 3-9 Agustus ini melibatkan 86.286 responden siswa dari jenjang pendidikan sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA) termasuk sekolah luar biasa (SLB).

Adapun asal daerah para responden berasal dari 34 provinsi di Indonesia, termasuk diikuti juga peserta didik dari sekolah Indonesia luar negeri (SILN).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejagung Ungkap Peran 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Perum Perindo

Kejagung Ungkap Peran 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Perum Perindo

Nasional
Salah Satu Saksi Kasus Dugaan Korupsi Perum Perindo Meninggal Dunia saat Hendak Diperiksa Kejagung

Salah Satu Saksi Kasus Dugaan Korupsi Perum Perindo Meninggal Dunia saat Hendak Diperiksa Kejagung

Nasional
Muzani: Gerindra Ingin Belajar dari Loyalitas Santri kepada Kiai

Muzani: Gerindra Ingin Belajar dari Loyalitas Santri kepada Kiai

Nasional
Saksi Sebut Sarana Jaya Awalnya Ajukan Anggaran Rp 5,5 Triliun Dalam Penyertaan Modal Daerah

Saksi Sebut Sarana Jaya Awalnya Ajukan Anggaran Rp 5,5 Triliun Dalam Penyertaan Modal Daerah

Nasional
Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Perum Perindo

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Perum Perindo

Nasional
Naik Pesawat ke Wilayah Level 3 dan 4 Non Jawa-Bali Juga Wajib Tes PCR

Naik Pesawat ke Wilayah Level 3 dan 4 Non Jawa-Bali Juga Wajib Tes PCR

Nasional
Kemenkes Klaim Indonesia Jadi Negara Non Produsen Vaksin Covid-19 yang Capaian Vaksinasinya Terbaik

Kemenkes Klaim Indonesia Jadi Negara Non Produsen Vaksin Covid-19 yang Capaian Vaksinasinya Terbaik

Nasional
3 Orang dan 1 Korporasi Tersangka Kasus Pengadaan Lahan di Munjul Segera Disidang

3 Orang dan 1 Korporasi Tersangka Kasus Pengadaan Lahan di Munjul Segera Disidang

Nasional
Sebaran 15.594 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 21 Oktober 2021

Sebaran 15.594 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 21 Oktober 2021

Nasional
UPDATE 21 Oktober: Ada 4.336 Kasus Suspek Covid-19

UPDATE 21 Oktober: Ada 4.336 Kasus Suspek Covid-19

Nasional
Pengacara Sebut Luhut Tak Datang Mediasi Atas Permintaan Penyidik

Pengacara Sebut Luhut Tak Datang Mediasi Atas Permintaan Penyidik

Nasional
Pemerintah Negosiasi dengan Arab Saudi agar Calon Jemaah Umrah Tak Perlu Vaksin Booster

Pemerintah Negosiasi dengan Arab Saudi agar Calon Jemaah Umrah Tak Perlu Vaksin Booster

Nasional
UPDATE 21 Oktober: 65,6 Juta Lebih Orang Sudah Divaksinasi Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 21 Oktober: 65,6 Juta Lebih Orang Sudah Divaksinasi Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
Kasus Covid-19 Menurun, Kemenkes: Belum Boleh Rapatkan Saf saat Ibadah

Kasus Covid-19 Menurun, Kemenkes: Belum Boleh Rapatkan Saf saat Ibadah

Nasional
Propam Polri Tahan Polantas yang Diduga Pacaran Pakai Mobil Dinas PJR

Propam Polri Tahan Polantas yang Diduga Pacaran Pakai Mobil Dinas PJR

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.