Ari Junaedi
Akademisi dan konsultan komunikasi

Doktor komunikasi politik & Direktur Lembaga Kajian Politik Nusakom Pratama.

Jangan “Misuh” karena Kita Bukan “Musuh”

Kompas.com - 21/08/2021, 10:34 WIB
Foto dokumentasi fotografer Presiden, Agus Suparto: Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi door to door di Madiun, Jawa Timur, Kamis (19/8/2021).  Kompas.com/Fitria Chusna FarisaFoto dokumentasi fotografer Presiden, Agus Suparto: Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi door to door di Madiun, Jawa Timur, Kamis (19/8/2021).

 

Hargai pemimpin hargai karyanya

Setiap masa kepemimpinan nasional selalu menghadapi tantangan dan kendala yang berbeda-beda. Dari Bung Karno, kita belajar dan memaknai perjuangan dan persaudaran untuk mempertahankan kemerdekaan.

Dari Soeharto, kita memaknai kecukupan sandang pangan menjadi stabilitas kehidupan.

Dari BJ Habibie, kita belajar singkat mengenai kemajuan peradaban.

Dari Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, kita semakin memaknai pluralitas sebagai perekat kebangsaan.

Begitu juga dari Megawati, kita meneguhkan kembali kebangsaan yang sempat hilang, dan dari Susilo Bambang Yudhoyono, kita mengisi pembangunan yang tertinggal.

Justru di penggal pertama kepemimpinan Jokowi, kita telah menikmati kemajuan pembangunan infrastruktur yang terus diuber.

Kita bangga menjadi orang Indonesia karena semua kalangan dirangkul untuk membangun negeri. Rasa ke-Indonesia-an kita semakin tebal.

Hanya saja, di penggal kedua periode kepemimpinan Jokowi, kita tengah diuji ketika wabah corona tiba.

Seperti pernyataan Megawati, tidak ada satu negara pun di dunia yang kebal dengan pandemi sekalipun itu negara adidaya Amerika Serikat.

Justru pernyataan ini menjadi pengingat, sudahkah kita menebalkan diri sebagai “saudara” dalam bingkai negara kesatuan yang bernama Indonesia?

Ketika negara kita tengah tertimpa pandemi, bukan saat yang tepat untuk saling mengumbar kebencian atau permusuhan.

Musuh kita walau tidak terlihat tetapi jelas adanya: virus corona. Musuh itu harus kita hadapi, lawan, dan taklukkan. Kita tiba pada titik yang tidak bisa mundur lagi ke belakang. Point of no return.

Sejak Maret 2020 hingga sekarang, kita tengah bersedih karena wabah Covid begitu meruyak. Kita sempat mengalami semua rumah sakit tidak mampu lagi menampung pasien, para tenaga kesehatan kewalahan dan banyak yang wafat karena malah terpapar.

Penggali kubur terkulai lemas karena terlalu payah menggali lahat. Persediaan oksigen menjadi langka. Belasan ribu anak menjadi yatim piatu. Angka kematian sudah di atas 123 ribu jiwa.

Pemerintah kita begitu sibuk mencari vaksin, ditengah keterbatasan vaksin karena semua negara membutuhkannya.

Dengan jumlah penduduk yang begitu besar, wilayah yang sangat luas dan kompleksitas perbedaan pandangan dan budaya menjadikan upaya penanganan pandemi tidak semudah membalikkan tangan.

Dengan target 208,26 juta orang yang harus divaksin untuk mencapai kekebalan kelompok bukanlah perkara gampang.

Belum lagi kelambatan laju perekonomian dan besarnya warga yang membutuhkan bantuan sosial juga butuh atensi penuh di tengah keterbatasan anggaran negara yang tersedia.

Jokowi memang harus dikasihani. Saya yakin di balik dukungan bahkan siap pasang badang untuk pihak-pihak yang melecehkan presiden, Megawati sebenarnya menitip pesan untuk Jokowi: sura sira jayaningrat, lebur dening pangastuti.

Segala sifat keras hati, picik, dan angkara akan kalah dengan keluhuran budi pekerti yang bijaksana, lembut hati, sabar, dan mulia.

Tetaplah Jokowi menjadi presiden kami hingga tuntas pengabdiannya pada 2024 nanti. Mohon maaf jika kami kerap mengkritikmu. Ini adalah bukti kami semua ingin menjadikan Indonesia tangguh dan tetap tumbuh.

Tetaplah menjadi presiden kami yang ambeg utomo, andhap asor. Selalu mengutamakan kerendahan hati.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mendagri: Banyak Korupsi Terjadi karena Sistem, Perlu Ada Perbaikan

Mendagri: Banyak Korupsi Terjadi karena Sistem, Perlu Ada Perbaikan

Nasional
KSAD Bakal Sertijab Pangkostrad dan 5 Pangdam Baru Senin Depan

KSAD Bakal Sertijab Pangkostrad dan 5 Pangdam Baru Senin Depan

Nasional
KSP: PTM 100 Persen Tetap Berjalan dengan Pengawasan Ketat

KSP: PTM 100 Persen Tetap Berjalan dengan Pengawasan Ketat

Nasional
DPR Bahas Tahapan Pemilu 2024 Setelah Komisioner KPU-Bawaslu Baru Terpilih

DPR Bahas Tahapan Pemilu 2024 Setelah Komisioner KPU-Bawaslu Baru Terpilih

Nasional
Dugaan Suap Bupati Musi Banyuasin, KPK Dalami Aliran Dana ke Dodi Alex Noerdin

Dugaan Suap Bupati Musi Banyuasin, KPK Dalami Aliran Dana ke Dodi Alex Noerdin

Nasional
KPK Dalami Setoran Uang untuk Bupati Terbit Peranging-angin dari Proyek yang Diatur Kakaknya

KPK Dalami Setoran Uang untuk Bupati Terbit Peranging-angin dari Proyek yang Diatur Kakaknya

Nasional
Tanggal Pemilu Ditetapkan, Demokrat Fokus Persiapan Menuju 2024

Tanggal Pemilu Ditetapkan, Demokrat Fokus Persiapan Menuju 2024

Nasional
Menko Perekonomian: Sampai Sekarang Dana PEN Tak Ada untuk IKN

Menko Perekonomian: Sampai Sekarang Dana PEN Tak Ada untuk IKN

Nasional
Cara Akses 'Telemedicine' dan Paket Obat Gratis Pasien Omicron yang Jalani Isolasi Mandiri

Cara Akses "Telemedicine" dan Paket Obat Gratis Pasien Omicron yang Jalani Isolasi Mandiri

Nasional
Profil Pusat Psikologi TNI, Organisasi Baru Milik Mabes TNI

Profil Pusat Psikologi TNI, Organisasi Baru Milik Mabes TNI

Nasional
Profil Pusat Pengadaan TNI, Sebuah Organisasi Baru di Mabes TNI

Profil Pusat Pengadaan TNI, Sebuah Organisasi Baru di Mabes TNI

Nasional
Bentrokan Warga di Sorong, Polri Sebut 19 Orang Meninggal Dunia

Bentrokan Warga di Sorong, Polri Sebut 19 Orang Meninggal Dunia

Nasional
Polri Akan Tindak Lanjuti Laporan Teknisi AC Korban Mafia Tanah di Jakbar

Polri Akan Tindak Lanjuti Laporan Teknisi AC Korban Mafia Tanah di Jakbar

Nasional
KPK Amankan Dokumen Aliran Dana Saat Geledah Kantor Dinas Pendidikan di Kabupaten Buru Selatan

KPK Amankan Dokumen Aliran Dana Saat Geledah Kantor Dinas Pendidikan di Kabupaten Buru Selatan

Nasional
Kemenkes Sediakan Layanan Telemedisin dan Paket Obat Covid-19 untuk Pasien Omicron

Kemenkes Sediakan Layanan Telemedisin dan Paket Obat Covid-19 untuk Pasien Omicron

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.