PBSI Ungkap Kehidupan Atlet Jelang Pertandingan Saat Pandemi, Diawasi CCTV hingga Terdampak Psikologis

Kompas.com - 19/08/2021, 14:10 WIB
Kontingen Indonesia berangkat ke Tokyo, Jepang, pada Sabtu (17/7/2021) untuk mengikuti Olimpiade Tokyo 2020. Berikut jadwal lengkap Olimpiade Tokyo 2020. Dok. NOC IndonesiaKontingen Indonesia berangkat ke Tokyo, Jepang, pada Sabtu (17/7/2021) untuk mengikuti Olimpiade Tokyo 2020. Berikut jadwal lengkap Olimpiade Tokyo 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com – Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mengungkapkan sejumlah perbedaan yang harus dihadapi atlet akibat pandemi Covid-19.

Kepala Bidang Humas dan Media PP PBSI Broto Happy mengatakan, pandemi Covid-19 membuat banyak perubahan baik dalam kehidupan maupun proses Latihan para atlet.

"Begitu juga ketika mereka akan melakukan turnamen di luar negeri," kata Broto dalam acara HUT ke-76 Kemlu RI: Dialog Kemerdekaan Bagimu Negeri, Kamis (19/8/2021).

Baca juga: Ketua DPR RI: Prestasi Atlet Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 Hadiah Ulang Tahun Kemerdekaan yang Indah

Broto menceritakan, pandemi Covid-19 terpaksa membuat banyak turnamen tingkat internasional dibatalkan.

Hal ini memberikan dampak psikologis tersendiri kepada para atlet, karena mereka sudah mempersiapkan duru untuk bertanding.

"Banyak turnamen internasional yang harus dibatalkan atau ditunda. Itu saya kira berdampak sekali pada sisi psikologis pemain," ucap dia.

Selain itu, para pemain tentu harus terus menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, khususnya dalam proses latihan maupun pertandingan.

Baca juga: Dari Rp 5,5 Miliar hingga Rp 100 Juta, Ini Rincian Bonus Atlet dan Pelatih Olimpiade Tokyo

Ia mencontohkan, bahkan saat makan pun mereka juga harus terus menjaga jarak.

"Kalau jaman dulu, zaman Susi (Pemenang Olimpiade 1992), makan dengan nyaman ya, 1 meja bisa berenam atau berempat. Sekarang tidak, ketika menikmati makan pun harus jaga prokes," ucap dia.

Lebih lanjut ia mencontohkan, saat turnamen Thailand Open 2021, para atlet harus menjalani kehidupan yang diawasi setiap saat.

Mereka juga harus menjalani karantina, tidak bisa pergi kemana-mana saat berada di Thailand.

"Mereka diawasi sampai ada sekitar 450 CCTV dari kamar sampai ke tempat pelatihan, pertandingan. Kehidupannya cuma sekotak itu aja, nggak bisa kemana-mana," ucapnya.

Baca juga: Bertemu Atlet Olimpiade Tokyo 2020, Jokowi Sangat Apresiasi Medali yang Diraih

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Jawa-Bali 18-24 Januari, Hanya Warga Berstatus Hijau yang Boleh Masuk Bioskop hingga Hotel

PPKM Jawa-Bali 18-24 Januari, Hanya Warga Berstatus Hijau yang Boleh Masuk Bioskop hingga Hotel

Nasional
Mantan Kepala LBM Eijkman Sebut Peleburan ke BRIN Hambat Perkembangan Vaksin Merah Putih

Mantan Kepala LBM Eijkman Sebut Peleburan ke BRIN Hambat Perkembangan Vaksin Merah Putih

Nasional
Kejagung Terima Berkas Emirsyah Satar dari KPK, Bisa Jadi Bukti Usut Korupsi Garuda Indonesia

Kejagung Terima Berkas Emirsyah Satar dari KPK, Bisa Jadi Bukti Usut Korupsi Garuda Indonesia

Nasional
Politik Ala Anies dan Giring, Saling Sindir Saling Untung

Politik Ala Anies dan Giring, Saling Sindir Saling Untung

Nasional
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Hanya Kabupaten Pamekasan yang Berstatus Level 3

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Hanya Kabupaten Pamekasan yang Berstatus Level 3

Nasional
Karpet Merah Indonesia untuk Varian Omicron, Pemerintah Terlalu Percaya Diri?

Karpet Merah Indonesia untuk Varian Omicron, Pemerintah Terlalu Percaya Diri?

Nasional
KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Laporkan LHKPN Sebelum 31 Maret 2022

KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Laporkan LHKPN Sebelum 31 Maret 2022

Nasional
KPK Sita Rp 36 Miliar dari Terdakwa Proyek Pembangunan Jalan di Bengkalis

KPK Sita Rp 36 Miliar dari Terdakwa Proyek Pembangunan Jalan di Bengkalis

Nasional
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Sekolah Boleh Tatap Muka atau Pembelajaran Jarak Jauh

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Sekolah Boleh Tatap Muka atau Pembelajaran Jarak Jauh

Nasional
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Pintu Masuk Kedatangan Internasional Hanya dari 8 Titik ini

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Pintu Masuk Kedatangan Internasional Hanya dari 8 Titik ini

Nasional
Setahun Berlalu, Ini Perkembangan Terbaru Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182 di Kepulauan Seribu

Setahun Berlalu, Ini Perkembangan Terbaru Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182 di Kepulauan Seribu

Nasional
Mulai 2023, Tak Akan Ada Tenaga Honorer di Instansi Pemerintah, Ini Gantinya...

Mulai 2023, Tak Akan Ada Tenaga Honorer di Instansi Pemerintah, Ini Gantinya...

Nasional
Kesaksian Azis Syamsuddin: Khilaf Beri Uang hingga Tampik Terlibat Korupsi di Lampung Tengah

Kesaksian Azis Syamsuddin: Khilaf Beri Uang hingga Tampik Terlibat Korupsi di Lampung Tengah

Nasional
Mahfud Beberkan Dugaan Barang Selundupan di Proyek Satelit Militer Kemenhan

Mahfud Beberkan Dugaan Barang Selundupan di Proyek Satelit Militer Kemenhan

Nasional
Rapat Hingga Dini Hari, Pansus Putuskan RUU IKN Disahkan Selasa

Rapat Hingga Dini Hari, Pansus Putuskan RUU IKN Disahkan Selasa

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.