Kepala BNPB: Ubah Pandemi Jadi Endemi, Tujuan Besar Penanganan Covid-19

Kompas.com - 19/08/2021, 13:40 WIB
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Warsito memberikan keterangan persnya kepada para wartawan usai memberikan penghargaan kepada pejuang penanganan Covid-19 di Graha BNPB lantai 15, Jakarta Timur, Selasa (17/08/2021). Dok. Humas BNPBKetua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Warsito memberikan keterangan persnya kepada para wartawan usai memberikan penghargaan kepada pejuang penanganan Covid-19 di Graha BNPB lantai 15, Jakarta Timur, Selasa (17/08/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Ganip Warsito mengatakan, tujuan besar penanganan Covid-19 mulai saat ini adalah mengubah pandemi menjadi endemi agar masyarakat dapat produktif dan aman dari penularan virus corona.

"Tujuan besarnya kita akan nanti mengubah penanganan Covid-19 menjadi pengendalian Covid-19, jadi arahnya itu mengubah pandemi menjadi endemi, sehingga kita dapat hidup berdampingan dengan Covid-19 dan masyarakat menjadi produktif aman terhadap Covid-19," kata Ganip dalam acara Penguatan Penanganan Covid-19 di Bali secara virtual, Kamis (19/8/2021).

Baca juga: Asosiasi Dinas Kesehatan: Covid-19 Jadi Penyakit Endemik Masih Tanda Tanya

Ganip mengatakan, untuk menuju endemi tersebut, dibutuhkan tiga pilar, yaitu pelaksanaan protokol kesehatan 3M, seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak.

Kemudian, meningkatkan pelaksanaan 3T (testing, tracing, dan treatment) serta meningkatkan capaian vaksinasi.

"Peningkatan tiga pilar ini kita bisa mengendalikan pandemi," ujar dia.

Selain itu, Ganip mengatakan, transmisi pandemi Covid-19 menjadi endemi tersebut sebagai upaya Indonesia untuk mendapatkan kepercayaan di mata dunia lantaran Bali akan menjadi tuan rumah Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) pada 2022.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

GPDRR merupakan forum internasional dua tahunan yang dibentuk oleh "Nations Office for Disaster Risk Reduction" (UNDRR) atau Badan PBB untuk pengurangan risiko bencana.

Perhelatan GPDRR tersebut, kata Ganip, akan dihadiri oleh 193 negara yang terdiri dari pejabat tinggi pemerintah, lembaga non-pemerintah, akademisi, sektor swasta, dan media.

Baca juga: Singapura Keluarkan Aturan Tahap Persiapan Covid-19 Jadi Endemik Mulai 10 Agustus

Oleh karena itu, pemerintah tengah berupaya agar kasus Covid-19 di Bali dapat ditekan hingga berstatus zero case alias nol kasus Covid-19.

"Kita kerja keras gotong royong menjadikan Bali ini kembali zero kasus supaya kita dapat keyakinan karena ini menyangkut harga diri bangsa," ucap dia.

Ganip juga mengatakan, vaksinasi Covid-19 di Bali sudah mencapai 91,7 persen untuk dosis pertama dan harus segera dipercepat untuk dosis kedua.

"Bali covered vaksinnya sudah tinggi, mungkin kita perlu evaluasi bagaimana dengan 3M lalu bagaimana dengan 3T seperti yang ditekankan Menko Marves saat berkunjung ke sini," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut Sebut Pemerintah Tak Akan Lockdown untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Luhut Sebut Pemerintah Tak Akan Lockdown untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Nasional
Muncul Varian Omicron, Menkes: Tidak Perlu Panik

Muncul Varian Omicron, Menkes: Tidak Perlu Panik

Nasional
Pemerintah Pastikan Tempat Karantina Akan Kerja Keras Cegah Varian Omicron dari Luar Negeri

Pemerintah Pastikan Tempat Karantina Akan Kerja Keras Cegah Varian Omicron dari Luar Negeri

Nasional
Ini Daftar 11 Negara yang Warganya Dilarang Masuk RI untuk Cegah Varian Omicron

Ini Daftar 11 Negara yang Warganya Dilarang Masuk RI untuk Cegah Varian Omicron

Nasional
Menkes: Sampai Sekarang Indonesia Belum Teramati Adanya Varian Omicron

Menkes: Sampai Sekarang Indonesia Belum Teramati Adanya Varian Omicron

Nasional
Cegah Varian Corona Omicron, Masa Karantina Pelaku Perjalanan Internasional Jadi 7 Hari

Cegah Varian Corona Omicron, Masa Karantina Pelaku Perjalanan Internasional Jadi 7 Hari

Nasional
WNI dari Negara Afrika bagian Selatan dan Hongkong Wajib Karantina 14 Hari

WNI dari Negara Afrika bagian Selatan dan Hongkong Wajib Karantina 14 Hari

Nasional
Terendah Selama 2021, Kasus Kematian Covid-19 Bertambah 1 dalam Sehari

Terendah Selama 2021, Kasus Kematian Covid-19 Bertambah 1 dalam Sehari

Nasional
Bantu Amankan KTT G20, KSAL Siapkan Kapal Perang hingga Pesawat Udara

Bantu Amankan KTT G20, KSAL Siapkan Kapal Perang hingga Pesawat Udara

Nasional
Sebaran 264 Kasus Baru Covid-19, di DKI Tertinggi

Sebaran 264 Kasus Baru Covid-19, di DKI Tertinggi

Nasional
UPDATE 28 November: Tambah 1 Orang, Total Kasus Kematian akibat Covid-19 Capai 143.808

UPDATE 28 November: Tambah 1 Orang, Total Kasus Kematian akibat Covid-19 Capai 143.808

Nasional
UPDATE: 244.999 SpesimenĀ Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 0,94 Persen

UPDATE: 244.999 SpesimenĀ Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 0,94 Persen

Nasional
UPDATE 28 November: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 8.214

UPDATE 28 November: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 8.214

Nasional
Kapal Selam KRI Cakra-401 Selesai Jalani 'Overhaul', KSAL: Hasilnya Bagus

Kapal Selam KRI Cakra-401 Selesai Jalani "Overhaul", KSAL: Hasilnya Bagus

Nasional
UPDATE 28 November: 94.339.737 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 28 November: 94.339.737 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.