Kompas.com - 18/08/2021, 17:36 WIB
Seorang tenaga kesehatan berjalan di selasar Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (15/6/2021). Menurut Koordinator RSDC Wisma Atlet Kemayoran Mayjen TNI Tugas Ratmono, pihaknya menambah jumlah kapasitas tempat tidur menjadi 7.394 dari 5.994 akibat tingginya penularan COVID-19 di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nz ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATSeorang tenaga kesehatan berjalan di selasar Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (15/6/2021). Menurut Koordinator RSDC Wisma Atlet Kemayoran Mayjen TNI Tugas Ratmono, pihaknya menambah jumlah kapasitas tempat tidur menjadi 7.394 dari 5.994 akibat tingginya penularan COVID-19 di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nz

JAKARTA, KOMPAS.com – Pihak Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengatakan, keterisian tempat tidur pasien isolasi di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, berkurang hingga menjadi 17,6 persen sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Ketua Bidang Data Dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah mengatakan, pada 30 Juni 2021, bed occupancy rate (BOR) atau keterisian tempat tidur di RSDC Wisma Atlet mencapai 90,79 persen.

“Karena Juli sudah diterapkan PPKM, mobilitas ditekan akhirnya angkanya terkendali dan turun ke bawah dan ini hebatnya, per 18 Agustus tadi pagi ini sudah di angka 17,6 persen,” kata Dewi dalam YouTube BNPB, Rabu (18/8/2021).

Baca juga: Panglima TNI: Keterisian Pasien di RS Wisma Atlet Turun Drastis

Dewi mengatakan, pada 26 September 2020, tercatat keterisian RSDC Wisma Atlet mencapai 88 persen. Kemudian, angka itu terus menurun menjadi 26 persen pada 3 November 2020.

Namun, keterisian tempat tidur meningkat lagi hingga 88,63 persen pada 16 Desember 2020. Lalu, pada 24 Januari 2021 menyentuh angka 84 persen.

“Ini mulai naik di 3 November mulai naik terus naik sampai Januari dan Februari,” kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lalu, pada 15 Februari keterisian tempat tidur sempat turun kembali menjadi 53,27 persen, tetapi kembali naik hingga 79 persen di akhir bulan Februari 2021.

Menurut Dewi, penurunan yang konsisten terjadi sejak akhir bulan Februari 2021 hingga 18 Mei 2021 yang berada di 15,02 persen.

“Baru dia turun dengan konsisten, bahkan di 18 Mei ini sempat angkanya di bawah 15 persen doang. Titik terendah,” kata Dewi.

Baca juga: Terus Berkurang, Jumlah Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Tersisa 1.503

Namun, menjelang akhir bulan Mei dengan adanya libur panjang hari raya Idul Fitri, keterisian tempat isolasi RSDC Wisma Atlet Kemayoran meningkat tajam.

Bahkan, pemerintah sampai menambah kapasitas tempat tidur karena banyaknya pasien yang harus melakukan isolasi terpusat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran.

Pada 30 Juni 2021, keterisian tempat tidur RSDC Wisma Atlet mencapai 90,79 persen.

“Itu sudah 1.900 tempat tidur yang ditambahkan sebenarnya dan itu masih kena puncak di tanggal 30 Juni, 90 persen,” ujar dia dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Eksekusi Eks Bupati Bengkalis Amril Mukminin ke Rutan Pekanbaru

KPK Eksekusi Eks Bupati Bengkalis Amril Mukminin ke Rutan Pekanbaru

Nasional
Rapat soal Sanksi WADA, Jokowi Minta LADI Direformasi Total

Rapat soal Sanksi WADA, Jokowi Minta LADI Direformasi Total

Nasional
Dugaan Suap Infrastruktur di Musi Banyuasin, KPK Geledah 4 Lokasi

Dugaan Suap Infrastruktur di Musi Banyuasin, KPK Geledah 4 Lokasi

Nasional
Ini Syarat Naik Pesawat untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Ini Syarat Naik Pesawat untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Nasional
Sindir Balik Sekjen PDI-P, Politisi Demokrat: Mungkin Hidup di Alam Mimpi

Sindir Balik Sekjen PDI-P, Politisi Demokrat: Mungkin Hidup di Alam Mimpi

Nasional
Pemerintah Akan Uji Coba Kehadiran Penonton di Liga 1 dan Liga 2

Pemerintah Akan Uji Coba Kehadiran Penonton di Liga 1 dan Liga 2

Nasional
TNI dan Polri Diharapkan Terus Bersinergi

TNI dan Polri Diharapkan Terus Bersinergi

Nasional
Partai Ummat Kritik 7 Tahun Pemerintahan Jokowi: Cenderung Represif, Oligarki Mengental

Partai Ummat Kritik 7 Tahun Pemerintahan Jokowi: Cenderung Represif, Oligarki Mengental

Nasional
Periksa 7 Saksi, KPK Dalami Penerimaan Uang Bupati Nonaktif Probolinggo dan Suami Terkait Pengangkatan Pj Kades

Periksa 7 Saksi, KPK Dalami Penerimaan Uang Bupati Nonaktif Probolinggo dan Suami Terkait Pengangkatan Pj Kades

Nasional
Ini Aturan Terbaru Penerbangan Domestik yang Berlaku Mulai 24 Oktober 2021

Ini Aturan Terbaru Penerbangan Domestik yang Berlaku Mulai 24 Oktober 2021

Nasional
Mahfud Sebut Keluarga Nasabah yang Bunuh Diri akibat Pinjol Ilegal Tetap Ditagih dan Diteror

Mahfud Sebut Keluarga Nasabah yang Bunuh Diri akibat Pinjol Ilegal Tetap Ditagih dan Diteror

Nasional
Gerindra Sebut 12 Provinsi Dukung Prabowo Kembali Maju pada Pilpres 2024

Gerindra Sebut 12 Provinsi Dukung Prabowo Kembali Maju pada Pilpres 2024

Nasional
Lili Pintauli Dinilai Harus Disanksi Undur Diri jika Laporan Novel Baswedan Terbukti

Lili Pintauli Dinilai Harus Disanksi Undur Diri jika Laporan Novel Baswedan Terbukti

Nasional
Partai Ummat Targetkan Pemilih dari Loyalis Amien Rais dan Generasi Milenial

Partai Ummat Targetkan Pemilih dari Loyalis Amien Rais dan Generasi Milenial

Nasional
Kasus Suap Izin HGU di Kuangsing, KPK Geledah 3 Lokasi di Pekanbaru

Kasus Suap Izin HGU di Kuangsing, KPK Geledah 3 Lokasi di Pekanbaru

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.