225.000 Penyandang Disabilitas di Jawa-Bali Selesai Divaksinasi Oktober 2021

Kompas.com - 15/08/2021, 15:37 WIB
Seorang penyandang disabilitas mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 Sinopharm di Rumah Sakit Miriam, Kudus, Jawa Tengah, Kamis (12/8/2021). Vaksinasi COVID-19 tersebut menargetkan sebanyak 270 penyandang disabilitas di wilayah itu, sekaligus menjadi sarana edukasi agar tidak takut menerima suntikan vaksin sebagai upaya pengendalian pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/wsj. ANTARA FOTO/YUSUF NUGROHOSeorang penyandang disabilitas mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 Sinopharm di Rumah Sakit Miriam, Kudus, Jawa Tengah, Kamis (12/8/2021). Vaksinasi COVID-19 tersebut menargetkan sebanyak 270 penyandang disabilitas di wilayah itu, sekaligus menjadi sarana edukasi agar tidak takut menerima suntikan vaksin sebagai upaya pengendalian pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/wsj.
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah menargetkan sebanyak 225.000 masyarakat penyandang disabilitas di wilayah Jawa dan Bali akan selesai divaksinasi pada Oktober 2021.

Adapun fokus percepatan pelaksanaan vaksinasi kelompok disabilitas itu akan dilakukan di enam provinsi yaitu Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur dan Bali.

“Vaksinasi diberikan melalui fasilitas pelayanan kesehatan dan sentra-sentra vaksinasi Covid-19,” sebut Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Widyawati dalam keterangan tertulis yang dikutip Kompas.com, Minggu (15/8/2021).

Baca juga: Survei KPAI: 64,1 Persen Anak Belum Dapat Vaksinasi Covid-19

Widyawati menjelaskan bahwa pemberian vaksinasi pada masyarakat penyandang disabilitas akan menggunakan vaksin jenis Sinopharm yang didapatkan dari hibah Raja Uni Emirat Arab sebanyak 500.000 dosis.

Dalam pelaksanaannya, Kemenkes bekerja sama dengan Kementerian Sosial dan Kementerian Dalam Negeri terkait pendataan dan pendaftaran Nomer Induk Kependudukan (NIK).

“Kelompok disabilitas sendiri masuk dalam sasaran tahap 3 yaitu masyarakat rentan. Secara keseluruhan terdapat 562.242 target sasaran vaksinasi pada kelompok penyandang disabilitas di seluruh Indonesia,” ungkap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terakhir Widyawati berharap agar proses percepatan vaksinasi pada kelompok penyandang disabilitas ini dapat dibantu oleh berbagai elemen masyarakat.

“Tentunya kegiatan vaksinasi berjalan dengan adanya kerjasama dengan komunitas, organisasi loka, dan pihak swasta untuk membantu mengawal masyarakat lanjut usia dan penyandang disabilitas ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan vaksinasi,” imbuh dia.

Diketahui berdasarkan Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor HK.02.01/MENKES/598/2021 tentang Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Bagi Masyarakat Lanjut Usia, Penyandang Disabilitas, Serta Pendidik dan Tenaga Pendidikan disebutkan bahwa penyandang disabilitas bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19 di seluruh fasilitas kesehatan atau sentra vaksinasi manapun tanpa perlu sesuai dengan alamat yang tertera di Kartu Tanpa Penduduk (KTP).

Baca juga: 100 Penyandang Disabilitas di Jombang Mulai Ikuti Vaksinasi Covid-19

Adapun berdasarkan data pemerintah hingga Sabtu (14/8/2021) terdapat 53.618.870 orang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis pertama.

Sementara itu terdapat 27.793.556 masyarakat yang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis kedua.

Hingga tahap kedua pemerintah menargetkan 208.256.720 orang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 agar terbentuk kekebalan komunitas atau herd immunity.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas: Dasar Hukum Karantina 10 Hari untuk Pelaku Perjalanan Internasional Segera Diumumkan

Satgas: Dasar Hukum Karantina 10 Hari untuk Pelaku Perjalanan Internasional Segera Diumumkan

Nasional
Percepat Vaksinasi, Kemenkes Minta Kabupaten dan Kota Gunakan Jenis Vaksin yang Tersedia

Percepat Vaksinasi, Kemenkes Minta Kabupaten dan Kota Gunakan Jenis Vaksin yang Tersedia

Nasional
Dubes RI untuk Uni Eropa: Abai Prokes dan Tolak Vaksinasi Jadi Faktor Merebaknya Covid-19 di Eropa

Dubes RI untuk Uni Eropa: Abai Prokes dan Tolak Vaksinasi Jadi Faktor Merebaknya Covid-19 di Eropa

Nasional
Pencoblosan Pemilu Direncanakan 21 Februari 2024, PKB: Yang Penting Jangan di Tengah Idul Fitri

Pencoblosan Pemilu Direncanakan 21 Februari 2024, PKB: Yang Penting Jangan di Tengah Idul Fitri

Nasional
Ketum PKB Nilai Usul Pimpinan MPR agar Sri Mulyani Dicopot Tidak Produktif

Ketum PKB Nilai Usul Pimpinan MPR agar Sri Mulyani Dicopot Tidak Produktif

Nasional
Satgas: Mobilitas Masyarakat dengan Kereta Api dan Pesawat Meningkat 5 Bulan Terakhir

Satgas: Mobilitas Masyarakat dengan Kereta Api dan Pesawat Meningkat 5 Bulan Terakhir

Nasional
UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 46,88 Persen

UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 46,88 Persen

Nasional
Klarifikasi Risma soal Meminta Tunarungu Berbicara

Klarifikasi Risma soal Meminta Tunarungu Berbicara

Nasional
Menag: Rumah Ibadah Harus Jadi Contoh Terbaik Pencegahan Covid-19

Menag: Rumah Ibadah Harus Jadi Contoh Terbaik Pencegahan Covid-19

Nasional
Ridwan Kamil Isyaratkan Masuk Partai, Waketum Golkar: Kalau Visi Sama, Kami Terbuka

Ridwan Kamil Isyaratkan Masuk Partai, Waketum Golkar: Kalau Visi Sama, Kami Terbuka

Nasional
KSAL: Pembinaan Mental dan Ideologi Prajurit Harus Inovatif

KSAL: Pembinaan Mental dan Ideologi Prajurit Harus Inovatif

Nasional
Menaker Tegaskan UU Cipta Kerja Masih Berlaku, Aturan Pengupahan Tetap Mengacu pada PP 36/2021

Menaker Tegaskan UU Cipta Kerja Masih Berlaku, Aturan Pengupahan Tetap Mengacu pada PP 36/2021

Nasional
Diduga Telantarkan Anak, Bambang Pamungkas Dilaporkan Ke Polda Metro Jaya

Diduga Telantarkan Anak, Bambang Pamungkas Dilaporkan Ke Polda Metro Jaya

Nasional
UPDATE: Sebaran 311 Kasus Harian Covid-19 di Indonesia, Jawa Barat Tertinggi

UPDATE: Sebaran 311 Kasus Harian Covid-19 di Indonesia, Jawa Barat Tertinggi

Nasional
Kementerian KP dan Pos Indonesia Luncurkan Prangko Seri Ikan Hias Endemik

Kementerian KP dan Pos Indonesia Luncurkan Prangko Seri Ikan Hias Endemik

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.