Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 13/08/2021, 20:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ombudsman RI menekankan pentingnya revitalisasi dan pembangunan aset PT Pertamina di wilayah yang belum berkembang demi perbaikan pelayanan publik.

Menurut Anggota Ombudsman RI Hery Susanto, revitalisasi aset PT Pertamina sangat berpengaruh terhadap produksi bahan bakar minyak (BBM) yang dihasilkan oleh perusahaan pelat merah itu.

“PT Pertamina perlu membangun infrastruktur energi untuk daerah belum berkembang sehingga dapat mengurangi disparitas antar-daerah,” kata Hery diskusi bertajuk “Revitalisasi Aset PT Pertamina, Mewujudkan Pelayanan Publik Yang Efektif dan Berkeadilan”, seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Jumat (13/8/2021).

Baca juga: Usai Ambil Alih Blok Rokan, Pertamina Langsung Mengebor Sumur Baru

Ia mengatakan, banyak aset PT Pertamina yang sudah berusia tua dan perawatan aset yang kurang optimal, bahkan rawan kebocoran/kebakaran kilang minyak, dan memiliki tingkat pencemaran lingkungan yang merugikan publik.

Hery menyampaikan, PT Pertamina harus terus memperhatikan tiga hal, yakni kedaulatan energi, keterjangkauan energi, dan  kesinambungannya.

Ia menyampaikan, kedaulatan energi harus bertahan dan ketersediaannya selalu ada. Lalu, keterjangkauan energi tidak boleh hanya tersedia, namun juga harus terjangkau bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kemudian, kesinambungan energi harus mengikuti perkembangan atau terus diperbaharui.

“Pertamina harus terus mendukung perekonomian masyarakat kecil seperti kolaborasi dengan ojol, angkot dan kelompok UMKM,” imbuh Hery.

Hery menambahkan seluruh kilang Pertamina sudah beroperasi puluhan tahun, yakni Kilang Balongan beroperasi sejak 1994 (27 tahun), Kilang Plaju sejak 1904 (117 tahun), Kilang Balikpapan sejak 1922 (99 tahun), Kilang Dumai sejak 1971 (50 tahun), Kilang Cilacap sejak 1976 (45 tahun), dan Kilang Kasim sejak 1997 (24 tahun).

Berdasarkan data Ombudsman, Hery mengatakan, pihaknya telah menangani 2 laporan masyarakat terhadap PT Pertamina pada tahun 2021 ini.

Kedua kasus itu adalah kasus kebakaran kilang minyak Pertamina Balongan Indramayu, Jawa Barat dan PT Pertamina PHE ONWJ di Karawang, Jawa Barat.

Baca juga: Pertamina Resmi Kelola Blok Rokan, Ini Pesan Jokowi

Menurutnya, perlu ada perhatian atau revitalisasi kepada kilang minyak yang sudah berusia tua.

Sebab, ia menilai, hal ini akan berdampak juga kepada kepada kegiatan impor terkait BBM.

Apabila jumlah produksi dari kilang minyak yang sudah berusia tua tidak bergerak atau mengalami penurunan, maka ia menilai, wajar jika pemerintah terus melakukan impor untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kubu Ferdy Sambo Tuding Replik JPU Sesatkan Peradilan

Kubu Ferdy Sambo Tuding Replik JPU Sesatkan Peradilan

Nasional
Gerindra Minta Jangan Ada 'Privilege' untuk Pensiunan Polisi Penabrak Mahasiswa UI hingga Tewas

Gerindra Minta Jangan Ada "Privilege" untuk Pensiunan Polisi Penabrak Mahasiswa UI hingga Tewas

Nasional
BPOM Terbitkan Izin Edar Antibodi Monoklonal Rituxikal Buatan Indonesia

BPOM Terbitkan Izin Edar Antibodi Monoklonal Rituxikal Buatan Indonesia

Nasional
Kasus Gagal Ginjal Akut, Polri Masih Dalami Dugaan Keterlibatan BPOM

Kasus Gagal Ginjal Akut, Polri Masih Dalami Dugaan Keterlibatan BPOM

Nasional
PBNU Kecewa Mars 1 Abad NU Dipakai untuk 'Kepentingan Politik', PKB Buka Suara

PBNU Kecewa Mars 1 Abad NU Dipakai untuk "Kepentingan Politik", PKB Buka Suara

Nasional
Polri Targetkan Seluruh Polda Punya CCTV dengan Teknologi Face Recognition untuk Deteksi Buronan

Polri Targetkan Seluruh Polda Punya CCTV dengan Teknologi Face Recognition untuk Deteksi Buronan

Nasional
Singgung “Duri dalam Rumah Tangga”, Kuat Ma’ruf Bantah Tahu Perselingkuhan Putri-Yosua

Singgung “Duri dalam Rumah Tangga”, Kuat Ma’ruf Bantah Tahu Perselingkuhan Putri-Yosua

Nasional
MK Tolak Legalkan Pernikahan Beda Agama

MK Tolak Legalkan Pernikahan Beda Agama

Nasional
Kuat Ma’ruf Bakal Divonis atas Kasus Pembunuhan Brigadir J pada 14 Februari

Kuat Ma’ruf Bakal Divonis atas Kasus Pembunuhan Brigadir J pada 14 Februari

Nasional
Pengacara Kuat Ma'ruf Tuding Dalil Replik Jaksa Hanya Asumsi dan Tak Berdasar

Pengacara Kuat Ma'ruf Tuding Dalil Replik Jaksa Hanya Asumsi dan Tak Berdasar

Nasional
Anies Dapat Tiket Capres, PKB Ucapkan Selamat

Anies Dapat Tiket Capres, PKB Ucapkan Selamat

Nasional
Kapolri Minta Jajarannya Gelar 'Jumat Curhat' Tampung Aspirasi Masyarakat

Kapolri Minta Jajarannya Gelar "Jumat Curhat" Tampung Aspirasi Masyarakat

Nasional
Kuat Ma'ruf Dituduh Jaksa Tahu Perselingkuhan Putri dan Brigadir J, Pengacara Sebut itu Imajinasi

Kuat Ma'ruf Dituduh Jaksa Tahu Perselingkuhan Putri dan Brigadir J, Pengacara Sebut itu Imajinasi

Nasional
PKB Klaim Sejalan dengan NU, Ketum PBNU Minta Politik Identitas Diakhiri

PKB Klaim Sejalan dengan NU, Ketum PBNU Minta Politik Identitas Diakhiri

Nasional
Minta Duplik Diterima, Penasihat Hukum Kuat Ma'ruf Memohon Hakim Tolak Replik Jaksa

Minta Duplik Diterima, Penasihat Hukum Kuat Ma'ruf Memohon Hakim Tolak Replik Jaksa

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.