Kompas.com - 12/08/2021, 13:48 WIB
Suasana pengunjung di Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta di Jl. Soekarno Hatta No.37, Bukittinggi, Sumatera Barat, Minggu (30/4/2017). Pengunjung dapat melihat silsilah keluarga Bung Hatta lewat dokumentasi dan informasi yang dipajang di pigura, serta untuk mengunjungi rumah kelahiran Bung Hatta tak dipugut biaya alias gratis, buka setiap hari dari Senin sampai Minggu dari pukul 08.00-18.00. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGSuasana pengunjung di Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta di Jl. Soekarno Hatta No.37, Bukittinggi, Sumatera Barat, Minggu (30/4/2017). Pengunjung dapat melihat silsilah keluarga Bung Hatta lewat dokumentasi dan informasi yang dipajang di pigura, serta untuk mengunjungi rumah kelahiran Bung Hatta tak dipugut biaya alias gratis, buka setiap hari dari Senin sampai Minggu dari pukul 08.00-18.00.

PROKLAMATOR Republik Indonesia Mohammad Hatta atau lebih dikenal dengan panggilan Bung Hatta adalah sosok yang saya kagumi.

Bermula ketika saya duduk di SMP meminjam buku dari perpustakaan sekolah berjudul Mendayung Antara Dua Karang yang ditulis oleh Mohammad Hatta.

Seingat saya, buku ini merupakan kumpulan pidato Bung Hatta mengenai politik luar negeri Indonesia dan pembenahan dalam negeri.

Setelah itu, ketika masih di SMP juga, saya menulis surat kepada Mohammad Hatta melalui majalah anak-anak Kawanku tahun 1979 yang menanyakan bagaimana kesan-kesan Bung Hatta ketika diasingkan ke Boven Digoel (Papua), sebuah wilayah yang mengerikan dan sangat terasing.

Surat dijawab melalui majalah tersebut dan saya dikirimi foto beliau yang saya simpan hingga saat ini.

Beberapa tahun kemudian saya membeli buku Memoar Mohammad Hatta yang diterbitkan Penerbit Tintamas Indonesia (pertama kali terbit 12 Agustus 1979). Buku setebal 598 halaman ini tampak mengasyikkan saat dibaca.

Sebuah buku otobiografi yang ditulis secara rinci perjalanan hidup Bung Hatta sejak di Bukittinggi, sekolah ke Negeri Belanda, aktif dalam gerakan kemerdekaan, hingga menyongsong kemerdekaan Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Prinsip yang teguh

Pengenalan lebih jauh sosok Bung Hatta ini ternyata berlanjut ketika saya mengenal dengan baik ketiga putri Bung Hatta, yaitu Meutia Farida Hatta Swasono, Gemala Rabi’ah Hatta, dan Halida Nuriah Hatta.

Beberapa kali saya bertemu ketiganya di rumah Bung Hatta di Jalan Diponegoro 57, Jakarta. Juga beberapa kali bertemu di berbagai acara peluncuran buku.

Pengenalan lebih jauh ini karena saya (bersama Mulyawan Karim, Amalia Paramita) mengedit buku-buku karya Mohammad Hatta yang diterbitkan ulang oleh Penerbit Buku Kompas, yaitu Untuk Negeriku: Sebuah Otobiografi (judul asli Memoar Mohammad Hatta); Biografi Politik Mohammad Hatta (karya Deliar Noer); Bung Hatta di Mata Tiga Putrinya (ditulis oleh ketiga putrinya); Mohammad Hatta: Politik, Kebangsaan, Ekonomi (1926-1977); Mohammad Hatta: Hati Nurani Bangsa (Deliar Noer); Bung Hatta dan Ekonomi Islam (Anwar Abbas); Membangun Koperasi dan Koperasi Membangun: Gagasan dan Pemikiran; Keteladanan Bung Hatta (M. Sayuti Dt. Rajo Pangulu).

Melalui buku-buku tersebut tampak bahwa Bung Hatta adalah sosok yang tertib, disiplin, teguh, religius, kutu buku, pembelajar, serius, visioner, bersahaja, santun, dan konsisten.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Diminta Kaji Lagi Rencana PCR Jadi Syarat Semua Moda Transportasi

Pemerintah Diminta Kaji Lagi Rencana PCR Jadi Syarat Semua Moda Transportasi

Nasional
Wamenkes Minta Masyarakat Tak Larut dalam Euforia Penurunan Kasus Covid-19

Wamenkes Minta Masyarakat Tak Larut dalam Euforia Penurunan Kasus Covid-19

Nasional
Saksi Polisi Ungkap Alasan Tidak Bawa Borgol Saat Kejar Anggota Laskar FPI

Saksi Polisi Ungkap Alasan Tidak Bawa Borgol Saat Kejar Anggota Laskar FPI

Nasional
Jokowi Minta Harga PCR Turun Jadi Rp 300.000, Ini Kata Gakeslab

Jokowi Minta Harga PCR Turun Jadi Rp 300.000, Ini Kata Gakeslab

Nasional
Prabowo Serahkan 2 Kapal Angkut Tank Buatan Dalam Negeri ke TNI AL

Prabowo Serahkan 2 Kapal Angkut Tank Buatan Dalam Negeri ke TNI AL

Nasional
Ketua DPR Minta Harga Tes PCR Tak Lebih Mahal dari Tarif Tiket

Ketua DPR Minta Harga Tes PCR Tak Lebih Mahal dari Tarif Tiket

Nasional
Empat Tersangka Tarik Pelanggan Judi 'Online' dengan 'Host' Wanita Seksi

Empat Tersangka Tarik Pelanggan Judi "Online" dengan "Host" Wanita Seksi

Nasional
Jokowi Dinilai Bisa Pertimbangkan Johan Budi dan Febri Diansyah sebagai Jubir

Jokowi Dinilai Bisa Pertimbangkan Johan Budi dan Febri Diansyah sebagai Jubir

Nasional
Kenang Sudi Silalahi, SBY: Surga Insya Allah, Beliau Orang Baik

Kenang Sudi Silalahi, SBY: Surga Insya Allah, Beliau Orang Baik

Nasional
Menkumham Serahkan 9 Kekayaan Intelektual ke Korpolairud Polri

Menkumham Serahkan 9 Kekayaan Intelektual ke Korpolairud Polri

Nasional
Polisi Diduga Tembak Polisi di Lombok, Polri: Motif Masih Didalami

Polisi Diduga Tembak Polisi di Lombok, Polri: Motif Masih Didalami

Nasional
Menko PMK: Pengentasan Stunting Harus Dilakukan Frontal

Menko PMK: Pengentasan Stunting Harus Dilakukan Frontal

Nasional
Anggota DPR Pertanyakan Rencana Tes PCR Jadi Syarat Perjalanan pada Semua Moda Transportasi

Anggota DPR Pertanyakan Rencana Tes PCR Jadi Syarat Perjalanan pada Semua Moda Transportasi

Nasional
UPDATE 26 Oktober: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Ada 12.989

UPDATE 26 Oktober: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Ada 12.989

Nasional
UPDATE 26 Oktober: Ada 7.061 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 26 Oktober: Ada 7.061 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.