TNI Kirim 14 Nakes dan 190 Tabung Oksigen ke Kalimantan dan Sulawesi

Kompas.com - 04/08/2021, 20:13 WIB
TNI mengirimkan 14 tenaga kesehatannya dan 190 tabung oksigen konsentrator untuk membantu penanganan Covid-19 di beberapa kota di Kalimantan dan Sulawesi. Puspen Mabes TNITNI mengirimkan 14 tenaga kesehatannya dan 190 tabung oksigen konsentrator untuk membantu penanganan Covid-19 di beberapa kota di Kalimantan dan Sulawesi.

JAKARTA, KOMPAS.com - TNI mengirimkan 14 tenaga kesehatan dan 190 tabung oksigen konsentrator untuk membantu penanganan Covid-19 di beberapa kota di Kalimantan dan Sulawesi.

Personel tenaga kesehatan dan alat kesehatan ini dikirim dengan menggunakan pesawat C-130 Hercules TNI AU dari Skuadron 32 Malang melalui Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (4/8/2021).

Ke-14 personel tenaga kesehatan ini merupakan Perwira Pertama Kesehatan Abituren Pendidikan Pertama Prajurit Perwira Karier (Dikmapa PK) TNI Tahun 2021 yang akan bertugas di Kota Banjarmasin 2 personel, Kota Banjarbaru 2 personel, Kota Tarakan 5 personel dan Kabupaten Berau 5 personel.

Baca juga: 2.191 Orang Mengikuti Kegiatan Vaksinasi Covid-19 yang Diselenggarakan TNI AL di Cariu

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Integratif Pusat Kesehatan (Kabidyankesin Puskes) TNI, Kolonel Laut (K) R M Tjahja Nurobbi mengatakan, TNI mempunyai kewajiban untuk melakukan penanggulangan Covid-19 di Tanah Air.

"Oleh karena itu, wajib hukumnya TNI untuk berpartisipasi di dalam penanggulangan pandemi Covid-19," ujar Tjahja dalam keterangan tertulis, Rabu.

Adapun 190 tabung oksigen konsentrator didistribusikan ke Kota Makassar 50 unit, Kota Banjarmasin 25 unit, Kota Banjarbaru 25 unit, Kota Tarakan 40 unit dan Kabupaten Berau 50 unit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pengiriman bantuan sendiri sebagaimana perintah Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto tentang penggunaan kekuatan TNI untuk percepatan penanganan Covid-19 di seluruh wilayah Indonesia, serta pelaksanaan operasi penanganan Covid-19 dan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Tjahja mengingatkan tenaga kesehatan yang telah mendapat kepercayaan supaya bisa melaksanakan tugas sebaik-baiknya.

Baca juga: 569 Penerjun dari TNI AD-US Army Mengudara di Baturaja

"Kalian sudah dipercaya untuk  melaksanakan tugas karena pimpinan telah menilai kinerja kalian, baik selama kalian di pendidikan, di penugasan di Wisma Atlet dan Kodam III/Siliwangi," kata dia.

Ia juga menyampaikan tak semua prajurit mendapatkan tambahan dari para pimpinan.

"Kalian harus bersyukur dan bangga, laksanakan koordinasi sebaik-baiknya dengan instansi terkait, baik itu dengan Kodam, Kesdam, maupun instansi lain di luar TNI, pemerintah daerah, kecamatan, kabupaten dan lain sebagainya," imbuh dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MAKI Sebut DPR Seakan Alergi dengan RUU Perampasan Aset

MAKI Sebut DPR Seakan Alergi dengan RUU Perampasan Aset

Nasional
Menteri PPPA: Perempuan Bisa Jadi Bagian Pembangunan jika Diberi Kesempatan

Menteri PPPA: Perempuan Bisa Jadi Bagian Pembangunan jika Diberi Kesempatan

Nasional
MKD Belum Bersikap atas Penetapan Alex Noerdin sebagai Tersangka Kasus Korupsi

MKD Belum Bersikap atas Penetapan Alex Noerdin sebagai Tersangka Kasus Korupsi

Nasional
Australia Akan Bangun 8 Kapal Selam Nuklir, Ini Sikap Pemerintah Indonesia

Australia Akan Bangun 8 Kapal Selam Nuklir, Ini Sikap Pemerintah Indonesia

Nasional
Kronologi Tenggelamnya Kapal Pengayom IV di Nusakambangan Versi Kemenkumham

Kronologi Tenggelamnya Kapal Pengayom IV di Nusakambangan Versi Kemenkumham

Nasional
Pemeriksaan Spesimen di Bawah 100.000, Alarm agar Tak Terjadi Lagi Lonjakan Kasus Covid-19

Pemeriksaan Spesimen di Bawah 100.000, Alarm agar Tak Terjadi Lagi Lonjakan Kasus Covid-19

Nasional
Kapolri Minta Masyarakat Berbondong-bondong Ikut Vaksinasi Covid-19

Kapolri Minta Masyarakat Berbondong-bondong Ikut Vaksinasi Covid-19

Nasional
Pukat UGM Duga DPR Takut jika RUU Perampasan Aset Disahkan

Pukat UGM Duga DPR Takut jika RUU Perampasan Aset Disahkan

Nasional
Kemendagri Tegaskan Uang Kas Pemda di Bank Bukan untuk Cari Bunga

Kemendagri Tegaskan Uang Kas Pemda di Bank Bukan untuk Cari Bunga

Nasional
Tak Masuk Prolegnas, RUU Perampasan Aset Batal Jadi Solusi untuk Buat Jera Koruptor

Tak Masuk Prolegnas, RUU Perampasan Aset Batal Jadi Solusi untuk Buat Jera Koruptor

Nasional
Berbagai Kebijakan yang Lemahkan Pemberantasan Korupsi...

Berbagai Kebijakan yang Lemahkan Pemberantasan Korupsi...

Nasional
Kapal Pengayoman IV Milik Kemenkumham Tenggelam di Nusakambangan, 2 Orang Meninggal

Kapal Pengayoman IV Milik Kemenkumham Tenggelam di Nusakambangan, 2 Orang Meninggal

Nasional
KSP Ingatkan KKB untuk Hentikan Teror di Papua

KSP Ingatkan KKB untuk Hentikan Teror di Papua

Nasional
Berkisar Rp 100 Juta hingga Rp 5,5 Miliar, Ini Daftar Bonus Atlet-Pelatih Paralimpiade Tokyo 2020

Berkisar Rp 100 Juta hingga Rp 5,5 Miliar, Ini Daftar Bonus Atlet-Pelatih Paralimpiade Tokyo 2020

Nasional
Menag Minta Intensifkan Penggunaan Masker di Acara Keagamaan

Menag Minta Intensifkan Penggunaan Masker di Acara Keagamaan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.