Kompas.com - 04/08/2021, 11:05 WIB
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo didampingi Rektor IPB Arif Satria dan Bupati Bogor meninjau vaksinasi Covid-19 di Kampus IPB University, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa, (3/7/2021). Dok. Humas Pemkab BogorKapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo didampingi Rektor IPB Arif Satria dan Bupati Bogor meninjau vaksinasi Covid-19 di Kampus IPB University, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa, (3/7/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mempercepat program vaksinasi. Sebab, cakupan vaksinasi untuk warga masih rendah.

"Bogor sebagai penyangga ibu kota sangat penting untuk segera digarap dengan cepat, karena angkanya (vaksinasi) saya lihat masih sekitar 16 persen, sehingga masih butuh akselerasi," ujar Sigit, saat meninjau vaksinasi di Kampus IPB, Dramaga, Bogor, dikutip dari Antara, Rabu (4/8/2021).

Baca juga: Surat Edaran Kemenkes, Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi

Menurut Sigit, percepatan vaksinasi dapat dilakukan dengan kerja sama antarinstansi pemerintah.

Ia pun mengimbau masyarakat agar menyukseskan program vaksinasi demi terwujudnya kekebalan komunal (herd immunity).

"Untuk meningkatkan imunitas, kekebalan tubuh saudara-saudara dalam menghadapi Covid-19. Karena di semua negara juga melakukan itu (vaksinasi)," ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, Sigit mengingatkan masyarakat yang sudah menerima vaksin agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya, dengan selalu memakai masker ketika keluar rumah.

Baca juga: Kapolri: Vaksinasi untuk Menurunkan Level dan Kebebasan Beraktivitas

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Mike Kaltarina mengatakan, hingga Selasa (3/8/2021), cakupan vaksinasi baru mencapai 9,2 persen atau 777.384 dosis. Sementara itu, target sasaran adalah 8.576.268 atau 4.288.134 jiwa.

Target tersebut merupakan 70 persen dari jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang saat ini berjumlah 5,4 juta jiwa.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pimpinan Komisi II: Jika Pemilu 2024 Digelar April Akan Kacaukan Tahapan Pilkada

Pimpinan Komisi II: Jika Pemilu 2024 Digelar April Akan Kacaukan Tahapan Pilkada

Nasional
Jokowi: Saling Bantu Tanpa Melihat Perbedaan Kunci Tangguh Hadapi Pandemi

Jokowi: Saling Bantu Tanpa Melihat Perbedaan Kunci Tangguh Hadapi Pandemi

Nasional
Wamenag Harap Mahasiswa Jadi Katalisator Penguatan Moderasi Beragama

Wamenag Harap Mahasiswa Jadi Katalisator Penguatan Moderasi Beragama

Nasional
KPK Setor Uang Denda Rp 500 Juta dari Eks Mensos Juliari Batubara ke Kas Negara

KPK Setor Uang Denda Rp 500 Juta dari Eks Mensos Juliari Batubara ke Kas Negara

Nasional
Kemendikbud Ristek Kaji Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi di Sekolah

Kemendikbud Ristek Kaji Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi di Sekolah

Nasional
KPK Didesak Segera Beri Kejelasan soal Status Hukum Azis Syamsuddin

KPK Didesak Segera Beri Kejelasan soal Status Hukum Azis Syamsuddin

Nasional
Beri Penghargaan ke Atlet Paralimpiade, Megawati: Jangan Ada Putus Asa

Beri Penghargaan ke Atlet Paralimpiade, Megawati: Jangan Ada Putus Asa

Nasional
Kemendikbud Ristek: 222 Guru dan 156 Siswa Positif Covid-19

Kemendikbud Ristek: 222 Guru dan 156 Siswa Positif Covid-19

Nasional
Jelang PON XX, Vaksinasi Dosis Kedua di Papua Baru 13,9 Persen, Laporcovid-19: Masih Sangat Rendah

Jelang PON XX, Vaksinasi Dosis Kedua di Papua Baru 13,9 Persen, Laporcovid-19: Masih Sangat Rendah

Nasional
Azis Syamsuddin Dikabarkan Minta KPK Tunda Pemeriksaan karena Jalani Isoman

Azis Syamsuddin Dikabarkan Minta KPK Tunda Pemeriksaan karena Jalani Isoman

Nasional
Ini Dua Kasus yang Menjerat Irjen Napoleon Bonaparte

Ini Dua Kasus yang Menjerat Irjen Napoleon Bonaparte

Nasional
Epidemiolog Sebut Klaster Sekolah Menunjukkan Data Sebaran Covid-19 Mesti Dievaluasi

Epidemiolog Sebut Klaster Sekolah Menunjukkan Data Sebaran Covid-19 Mesti Dievaluasi

Nasional
Azis Syamsuddin Dikabarkan Tersangka, Pimpinan DPR Tetap Utamakan Asas Praduga Tak Bersalah

Azis Syamsuddin Dikabarkan Tersangka, Pimpinan DPR Tetap Utamakan Asas Praduga Tak Bersalah

Nasional
Syarat Penerbangan Dikeluhkan Masyarakat, Pemerintah Diminta Kaji Ulang Harga dan Masa Berlaku Tes Covid-19

Syarat Penerbangan Dikeluhkan Masyarakat, Pemerintah Diminta Kaji Ulang Harga dan Masa Berlaku Tes Covid-19

Nasional
Satgas: Tak Menutup Kemungkinan Kegiatan Besar Diizinkan Selama Kasus Covid-19 Terkendali

Satgas: Tak Menutup Kemungkinan Kegiatan Besar Diizinkan Selama Kasus Covid-19 Terkendali

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.