Kompas.com - 03/08/2021, 12:42 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin di acara Pelantikan Pamong Praja Muda Lulusan IPDN Angkatan XXVIII Tahun 2021 yang digelar secara luring dan daring, Selasa (3/8/2021). Dok. KIP/SetwapresWakil Presiden Ma'ruf Amin di acara Pelantikan Pamong Praja Muda Lulusan IPDN Angkatan XXVIII Tahun 2021 yang digelar secara luring dan daring, Selasa (3/8/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam percepatan penanganan Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Ma'ruf saat memberikan pengarahan kepada seluruh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi melalui konferensi video, Senin (2/8/2021).

“Saya ingin mendorong dan memfasilitasi koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, dan mendorong terbentuknya kerja sama yang lebih baik lagi dalam penanganan pandemi secara terpadu dari hulu ke hilir,” ujar Ma'ruf, dikutip dari siaran pers, Selasa (3/8/2021).

Baca juga: Wapres Minta Jangan Ada Ego Kewilayahan pada Penanganan Covid-19 Jabodetabek

Ma'ruf mengatakan, koordinasi dan kerja sama yang terintegrasi dibutuhkan untuk menekan angka Covid-19, terutama terkait pengendalian mobilitas warga.

Ia juga meminta peningkatan koordinasi agar program maupun data menjadi terpadu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Penanganan Covid-19 di wilayah aglomerasi seperti Jabodetabek, baik secara program maupun data itu harus dilakukan secara terintegrasi dan terpadu melalui koordinasi yang baik antargubernur,” kata dia.

Pada kesempatan itu, Ma'ruf juga mengapresiasi upaya yang telah dilakukan pemda di Jabodetabek dalam penanggulangan pandemi.

Ma'ruf juga mengajak mereka memperkuat kerja sama dengan tetap waspada dalam segala kondisi.

“Kita harus terus waspada dengan memperkuat upaya di hulu agar terus ditingkatkan sehubungan dengan adanya kasus-kasus baru,” kata dia.

Baca juga: Wapres Ingatkan bahwa Kebijakan PPKM untuk Kendalikan Covid-19

Sementara itu, juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional, Wiku Adisasmito, mengimbau pemerintah daerah untuk selalu menjaga disiplin protokol kesehatan.

Hal tersebut merupakan upaya untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19.

“Kami mohon kepada pimpinan daerah dan Forkopimda agar terus melakukan pelaporan (kondisi perilaku masyarakat)," kata dia.

Wiku juga meminta pemda memastikan pendirian posko di tingkat desa dan kelurahan sebagai hulu penanganan pandemi.

Posko tersebut harus menjalankan empat fungsinya, yaitu pencegahan, penanganan, pembinaan, dan pendukung.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Didesak Segera Beri Kejelasan soal Status Hukum Azis Syamsuddin

KPK Didesak Segera Beri Kejelasan soal Status Hukum Azis Syamsuddin

Nasional
Beri Penghargaan ke Atlet Paralimpiade, Megawati: Jangan Ada Putus Asa

Beri Penghargaan ke Atlet Paralimpiade, Megawati: Jangan Ada Putus Asa

Nasional
Kemendikbud Ristek: 222 Guru dan 156 Siswa Positif Covid-19

Kemendikbud Ristek: 222 Guru dan 156 Siswa Positif Covid-19

Nasional
Jelang PON XX, Vaksinasi Dosis Kedua di Papua Baru 13,9 Persen, Laporcovid-19: Masih Sangat Rendah

Jelang PON XX, Vaksinasi Dosis Kedua di Papua Baru 13,9 Persen, Laporcovid-19: Masih Sangat Rendah

Nasional
Azis Syamsuddin Dikabarkan Minta KPK Tunda Pemeriksan karena Jalani Isoman

Azis Syamsuddin Dikabarkan Minta KPK Tunda Pemeriksan karena Jalani Isoman

Nasional
Ini Dua Kasus yang Menjerat Irjen Napoleon Bonaparte

Ini Dua Kasus yang Menjerat Irjen Napoleon Bonaparte

Nasional
Epidemiolog Sebut Klaster Sekolah Menunjukan Data Sebaran Covid-19 Mesti Dievaluasi

Epidemiolog Sebut Klaster Sekolah Menunjukan Data Sebaran Covid-19 Mesti Dievaluasi

Nasional
Azis Syamsuddin Dikabarkan Tersangka, Pimpinan DPR Tetap Utamakan Asas Praduga Tak Bersalah

Azis Syamsuddin Dikabarkan Tersangka, Pimpinan DPR Tetap Utamakan Asas Praduga Tak Bersalah

Nasional
Syarat Penerbangan Dikeluhkan Masyarakat, Pemerintah Diminta Kaji Ulang Harga dan Masa Berlaku Tes Covid-19

Syarat Penerbangan Dikeluhkan Masyarakat, Pemerintah Diminta Kaji Ulang Harga dan Masa Berlaku Tes Covid-19

Nasional
Satgas: Tak Menutup Kemungkinan Kegiatan Besar Diizinkan Selama Kasus Covid-19 Terkendali

Satgas: Tak Menutup Kemungkinan Kegiatan Besar Diizinkan Selama Kasus Covid-19 Terkendali

Nasional
Menlu: Kesenjangan Akses Vaksin Masih Jadi Perhatian Dunia, Termasuk Indonesia

Menlu: Kesenjangan Akses Vaksin Masih Jadi Perhatian Dunia, Termasuk Indonesia

Nasional
Tumpak Panggabean Dirawat di Rumah Sakit, Anggota Dewas Lain Membesuk

Tumpak Panggabean Dirawat di Rumah Sakit, Anggota Dewas Lain Membesuk

Nasional
RS PON Tegaskan Pendarahan Otak Tukul Arwana Tak Berkaitan dengan Vaksin Covid-19

RS PON Tegaskan Pendarahan Otak Tukul Arwana Tak Berkaitan dengan Vaksin Covid-19

Nasional
Sesama Pimpinan DPR, Dasco Berkomunikasi Terakhir dengan Azis Syamsuddin Sebelum Paripurna

Sesama Pimpinan DPR, Dasco Berkomunikasi Terakhir dengan Azis Syamsuddin Sebelum Paripurna

Nasional
Kivlan Zen Divonis Penjara 4 Bulan 15 Hari karena Miliki Senjata Api

Kivlan Zen Divonis Penjara 4 Bulan 15 Hari karena Miliki Senjata Api

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.