Menteri PPPA Nilai Lembaga Keagamaan Berpengaruh Dukung Tumbuh Kembang Anak

Kompas.com - 02/08/2021, 10:56 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati. (DOK. BPIP)Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati menilai, lembaga keagamaan memiliki pengaruh untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Hal tersebut disampaikan Bintang dalam Webtalk Hari Anak Nasional bertajuk Anak Indonesia Shaleh, Sehat, Kreatif dan Peduli Sesama, digelar oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara daring.

Menurut dia, seluruh pihak harus bersinergi dalam memastikan anak dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik, terutama dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini.

"MUI dan lembaga keagaaman memiliki kekuatan dan pengaruh luar biasa dalam memberikan inspirasi kepada keluarga untuk mendukung tumbuh kembang anak Indonesia secara optimal," kata Bintang, dikutip dari siaran pers, Senin (2/8/2021).

Baca juga: Menteri PPPA Minta Orangtua Lebih Sensitif dengan Kebutuhan Anak Saat Pandemi

Bintang mengatakan, memberikan perlindungan yang optimal bagi anak merupakan tugas bersama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tidak terkecuali tugas MUI sebagai salah satu lembaga keagamaan yang besar di Tanah Air untuk dapat memberikan perlindungan tersebut.

Menurut Bintang, meskipun pandemi memberikan berbagai tantangan namun terdapat peluang, Salah satunya yakni kesempatan untuk mendekatkan hubungan orangtua dan anak.

“Saya berharap para orangtua dan pendamping dapat berpikir kreatif, inovatif, dan solutif demi tumbuh kembang anak yang berkualitas meski di rumah saja," ujar Bintang.

Bintang menilai, banyak metode belajar dan bermain yang dapat diterapkan di rumah. Misalnya, kegiatan mendongeng yang harus kembali digalakkan.

Sementara itu, Ketua MUI Bidang Perempuan, Remaja, Keluarga (PRK) Amany Lubis mengatakan, peran keluarga dalam membentuk karakter anak merupakan hal utama dan penting.

Baca juga: Menteri PPPA: Anak Rentan Jadi Korban Eksploitasi Dunia Maya di Masa Pandemi Covid-19

Sebab, kata dia, perkembangan anak dari masa ke masa pada setiap tahapan perkembangan pertumbuhan anak membutuhkan perhatian khusus keluarga.

"Semuanya adalah tahapan pembentukan karakter bagi anak karena penting sekali mengajarkan anak-anak berbuat baik kepada sesama, berbuat baik dan menghormati dirinya sendiri sehingga orang lain juga menghormatinya," kata Amany.

Oleh karena itu, Amany mengajak seluruh pihak mengajarkan hal-hal baik kepada anak, termasuk memperingatkan hal buruk yang harus dijauhi anak.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Konstruksi Perkara Suap di Kabupaten Hulu Sungai Utara

Ini Konstruksi Perkara Suap di Kabupaten Hulu Sungai Utara

Nasional
Kasus Pengadaan Lahan di Munjul, KPK Dalami Dugaan Pemberian Barang

Kasus Pengadaan Lahan di Munjul, KPK Dalami Dugaan Pemberian Barang

Nasional
OTT di Kabupaten Hulu Sungai Utara, KPK Amankan Uang Rp 345 Juta

OTT di Kabupaten Hulu Sungai Utara, KPK Amankan Uang Rp 345 Juta

Nasional
1,6 Juta Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia, Didistribusikan ke 5 Provinsi

1,6 Juta Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia, Didistribusikan ke 5 Provinsi

Nasional
Dinyatakan Bersalah Atas Polusi Udara di Ibu Kota, Ini Hukuman Untuk Jokowi, Menteri LHK, Mendagri hingga Menkes

Dinyatakan Bersalah Atas Polusi Udara di Ibu Kota, Ini Hukuman Untuk Jokowi, Menteri LHK, Mendagri hingga Menkes

Nasional
KPK Tahan 3 Tersangka Suap di Kabupaten Hulu Sungai Utara

KPK Tahan 3 Tersangka Suap di Kabupaten Hulu Sungai Utara

Nasional
OTT di Hulu Sungai Utara, KPK Tetapkan Plt Kadis PUPRT dan 2 Pihak Swasta Tersangka

OTT di Hulu Sungai Utara, KPK Tetapkan Plt Kadis PUPRT dan 2 Pihak Swasta Tersangka

Nasional
Politik Dinasti sebagai Komorbid Demokrasi

Politik Dinasti sebagai Komorbid Demokrasi

Nasional
Komisioner Harap Jokowi Pakai Rekomendasi Komnas HAM Sikapi Persoalan TWK KPK

Komisioner Harap Jokowi Pakai Rekomendasi Komnas HAM Sikapi Persoalan TWK KPK

Nasional
KPK Tetapkan Plt Kadis PUPRT Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalsel Tersangka Suap

KPK Tetapkan Plt Kadis PUPRT Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalsel Tersangka Suap

Nasional
Alex Noerdin Tersangka, Fraksi Golkar Akan Bicarakan Nasibnya di DPR

Alex Noerdin Tersangka, Fraksi Golkar Akan Bicarakan Nasibnya di DPR

Nasional
Jokowi: Enggak Apa-apa Vaksinasi Pertama Dulu, tapi PTM Terbatas...

Jokowi: Enggak Apa-apa Vaksinasi Pertama Dulu, tapi PTM Terbatas...

Nasional
Pencairan Bansos di Kalteng Dievaluasi, Mensos Minta Pemda Perbaiki Data

Pencairan Bansos di Kalteng Dievaluasi, Mensos Minta Pemda Perbaiki Data

Nasional
Mendagri Harap Penyelenggaraan Pemilu 2024 Berjalan Presisi

Mendagri Harap Penyelenggaraan Pemilu 2024 Berjalan Presisi

Nasional
Kelakar Siswa Saat Bincang Virtual dengan Jokowi: Senang Sampai Terbawa Mimpi, Pak

Kelakar Siswa Saat Bincang Virtual dengan Jokowi: Senang Sampai Terbawa Mimpi, Pak

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.