Kompas.com - 27/07/2021, 13:03 WIB
Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Muhammad Adib Khumaidi di Hotel Santika, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Sabtu (29/2/2020). KOMPAS.com/HaryantipuspasariWakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Muhammad Adib Khumaidi di Hotel Santika, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Sabtu (29/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Adib Khumaidi mengingatkan, peningkatan kasus Covid-19 mulai terjadi di luar Pulau Jawa.

Sejumlah daerah yang diketahui mulai mengalami kenaikan kasus antara lain Palembang, Jambi, dan Kalimantan Selatan.

"Sudah melangkah pada peningkatan kasus di Jambi, Palembang (Sumatera Selatan), dan Kalimantan Selatan kemudian Kendari, sekarang sudah ada peningkatan kasus beberapa yang dilaporkan," kata Adib dalam diskusi secara virtual, Selasa (27/7/2021).

Salah satu indikator untuk melihat terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di suatu daerah adalah meningkatnya permintaan stok oksigen dalam beberapa hari terakhir.

"Dan ternyata benar, di daerah Kalimantan Selatan ada kenaikan kasus. Demikian juga di Jambi, begitu juga di Palembang. Dari situ, kita bisa melihat ini sudah meluas ke luar Pulau Jawa," ujarnya.

Baca juga: IDI Jakarta: Jumlah Pasien Covid-19 Turun, tapi ICU Tetap Penuh

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adib menuturkan, peningkatan kasus itu harus diantisipasi dengan strategi yang pernah diterapkan dalam menyelesaikan persoalan lonjakan kasus di Pulau Jawa dan Bali, baik terkait stok oksigen maupun obat-obatan.

Ia berharap lonjakan kasus Covid-19 di luar Pulau Jawa tidak sampai menimbulkan permasalahan yang sama seperti di Pulau Jawa dan Bali.

"Maka, kebutuhan oksigen dan obat jadi penting dan percepatan dosis vaksin kedua. Dosis kedua ini gap-nya masih tinggi dengan dosis pertama dan kedua. Jadi ini harus jadi poin program supaya baik Kemenkes dan pemda fokus pada hal yang terkait itu," ucapnya.

Lebih lanjut, Adib mengatakan, kasus Covid-19 di Jakarta dan Semarang mengalami penurunan.

Baca juga: Banyak Pasien Covid-19 Meninggal Saat Isolasi Mandiri, Ini Penyebabnya Menurut IDI

Ia mengatakan, rata-rata tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) di Jakarta sekitar 76 persen dan 85 persen BOR untuk ruang ICU.

"Kami juga dapat laporan di Bekasi, di Tangerang juga mengalami penurunan, tetapi masih ada juga yang peningkatan Yogya dan Solo," kata Adib.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.