Satgas Minta Pasien Covid-19 Tak Ragu Jalani Perawatan di Tempat Isolasi Terpusat

Kompas.com - 26/07/2021, 15:31 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Warsito (tengah) menjawab pertanyaan wartawan saat meninjau penanganan kasus COVID-19 di Kudus, Jawa Tengah, Rabu (2/6/2021). Dalam tinjauan itu Ganip Warsito melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kudus serta apel penambahan personel Satgas sebanyak 450 orang guna membantu Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro dan penegakan prokes. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/nz ANTARA FOTO/YUSUF NUGROHOKepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Warsito (tengah) menjawab pertanyaan wartawan saat meninjau penanganan kasus COVID-19 di Kudus, Jawa Tengah, Rabu (2/6/2021). Dalam tinjauan itu Ganip Warsito melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kudus serta apel penambahan personel Satgas sebanyak 450 orang guna membantu Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro dan penegakan prokes. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/nz

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Ganip Warsito meminta masyarakat yang terpapar Covid-19 tak ragu untuk menjalani perawatan di tempat isolasi terpusat.

"Saya ingin mengimbau kepada masyarakat agar masyarakat tidak ragu-ragu untuk mau diajak isolasi di isolasi terpusat," ujar Ganip dalam konferensi pers, Senin (26/7/2021).

Ganip menjelaskan tempat isolasi terpusat ini sudah disediakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah di wilayah masing-masing.

Baca juga: Menkes: Keterisian RS untuk Pasien Covid-19 di DKI dan Jabar Turun, Yogyakarta-Bali Naik

Dengan keberadaan tempat isolasi terpusat tersebut, Ganip berharap masyarakat bisa menjalani perawatan lebih lanjut di lokasi tersebut.

Baik itu tempati isolasi terpusat tingkat daerah maupun provinsi.

Ganip mengatakan tempat isolasi terpusat yang disiapkan pemerintah sudah tersedia pendukung perawatan bagi pasien.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karena tempat-tempat isolasi terpusat yang disiapkan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat itu sudah disiapkan tenaga medisnya, lalu disiapkan obat-obatannya, lalu disiapkan kegiatan-kegiatan treatment yang bisa meningkatkan pemulihan kondisi kita yang dari terpapar menjadi negatif," kata Ganip.

Ganip meyakini bahwa tempat isolasi terpusat merupakan lokasi yang tepat untuk memulihkan kondisi seseorang yang dinyatakan positif Covid-19.

Baca juga: Menkes: Testing Covid-19 Jangan Ditakuti, Dicemaskan atau Dihindari

"Karena tempat itu lah tempat yang baik untuk kita semua untuk memulihkan kondisi dan menjaga diri kita, juga orang lain di sekitar kita," imbuh dia.

Diketahui, tempat isolasi terpusat tersedia di semua wilayah.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Ganip telah mengecek kesiapan operasional tempat isolasi terpusat, mulai dari tempat isolasi terpusat di Bandung, Sleman, hingga Semarang.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Tegur Kapolri soal Penghapusan Mural, Kontras: Perbaikan Polri Harus Menyeluruh

Jokowi Tegur Kapolri soal Penghapusan Mural, Kontras: Perbaikan Polri Harus Menyeluruh

Nasional
Jokowi Dihukum Akibat Penanganan Polusi Udara, Istana Tunggu Salinan Putusan Pengadilan

Jokowi Dihukum Akibat Penanganan Polusi Udara, Istana Tunggu Salinan Putusan Pengadilan

Nasional
Masyarakat Diharapkan Jadi Pengasuh Pengganti Anak yang Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

Masyarakat Diharapkan Jadi Pengasuh Pengganti Anak yang Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

Nasional
MAKI Sebut DPR Seakan Alergi dengan RUU Perampasan Aset

MAKI Sebut DPR Seakan Alergi dengan RUU Perampasan Aset

Nasional
Menteri PPPA: Perempuan Bisa Jadi Bagian Pembangunan jika Diberi Kesempatan

Menteri PPPA: Perempuan Bisa Jadi Bagian Pembangunan jika Diberi Kesempatan

Nasional
MKD Belum Bersikap atas Penetapan Alex Noerdin sebagai Tersangka Kasus Korupsi

MKD Belum Bersikap atas Penetapan Alex Noerdin sebagai Tersangka Kasus Korupsi

Nasional
Australia Akan Bangun 8 Kapal Selam Nuklir, Ini Sikap Pemerintah Indonesia

Australia Akan Bangun 8 Kapal Selam Nuklir, Ini Sikap Pemerintah Indonesia

Nasional
Kronologi Tenggelamnya Kapal Pengayom IV di Nusakambangan Versi Kemenkumham

Kronologi Tenggelamnya Kapal Pengayom IV di Nusakambangan Versi Kemenkumham

Nasional
Pemeriksaan Spesimen di Bawah 100.000, Alarm agar Tak Terjadi Lagi Lonjakan Kasus Covid-19

Pemeriksaan Spesimen di Bawah 100.000, Alarm agar Tak Terjadi Lagi Lonjakan Kasus Covid-19

Nasional
Kapolri Minta Masyarakat Berbondong-bondong Ikut Vaksinasi Covid-19

Kapolri Minta Masyarakat Berbondong-bondong Ikut Vaksinasi Covid-19

Nasional
Pukat UGM Duga DPR Takut jika RUU Perampasan Aset Disahkan

Pukat UGM Duga DPR Takut jika RUU Perampasan Aset Disahkan

Nasional
Kemendagri Tegaskan Uang Kas Pemda di Bank Bukan untuk Cari Bunga

Kemendagri Tegaskan Uang Kas Pemda di Bank Bukan untuk Cari Bunga

Nasional
Tak Masuk Prolegnas, RUU Perampasan Aset Batal Jadi Solusi untuk Buat Jera Koruptor

Tak Masuk Prolegnas, RUU Perampasan Aset Batal Jadi Solusi untuk Buat Jera Koruptor

Nasional
Berbagai Kebijakan yang Lemahkan Pemberantasan Korupsi...

Berbagai Kebijakan yang Lemahkan Pemberantasan Korupsi...

Nasional
Kapal Pengayoman IV Milik Kemenkumham Tenggelam di Nusakambangan, 2 Orang Meninggal

Kapal Pengayoman IV Milik Kemenkumham Tenggelam di Nusakambangan, 2 Orang Meninggal

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.