Sekjen DPR Sebut Sidang Tahunan Akan Digelar Sangat Minimalis, Anggota Parlemen Hadir Virtual

Kompas.com - 21/07/2021, 14:29 WIB
Ilustrasi DPR TRIBUNNEWS/DANY PERMANA Ilustrasi DPR

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Indra Iskandar mengungkapkan, pelaksanaan Sidang Tahunan MPR RI, Pidato Kenegaraan Presiden dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-76, dan Sidang Bersama DPR dan DPD Tahun 2021 akan berlangsung sangat minimalis dan sederhana.

Menurut dia, hal ini dilakukan karena situasi pandemi Covid-19 yang masih terjadi di Indonesia, termasuk di lingkungan Kompleks Parlemen.

"Sidang Tahunan ini akan sangat minimalis dan sederhana seperti tata cara pelaksanaannya. Namun, ini akan diputuskan pada Rabu (21/7/2021) atau Kamis (22/7/2021) untuk teknis pelaksanaannya," kata Indra dikutip Antara, Rabu (21/7/2021).

Ia mengatakan, kemungkinan acara tahunan tersebut hanya dihadiri oleh para pimpinan MPR, DPR, dan DPD.

Sementara, untuk anggota parlemen diperkirakan akan menghadiri Sidang Tahunan secara virtual.

Baca juga: Digelar Sederhana dan Empati, Sidang Tahunan MPR Dapat Apresiasi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kendati demikian, menurutnya, informasi dan kepastian teknis pelaksanaan Sidang Tahunan MPR, Pidato Kenegaraan Presiden, dan Sidang Bersama DPR dan DPR itu belum disampaikan kepada masyarakat karena akan diputuskan minggu ini.

"Untuk teknisnya memang belum kami sampaikan kepada publik, namun tahun ini sangat minimalis sekali pelaksanaannya," terang dia.

Indra juga meminta kepada para jurnalis yang akan meliput sidang tersebut dapat melihat melalui siaran streaming yang telah disediakan Kesekjenan DPR.

Kemudian, untuk jurnalis foto akan dibatasi kehadiran di ruang sidang. Hal ini dilakukan untuk membatasi kehadiran orang dalam ruangan.

"Fotografer yang akan kami tunjuk karena di dalam tidak boleh ada lalu lalang dan pergerakan. Nanti, bukan hanya TV pool namun untuk fotografer dari DPR yang akan membagikan kepada semua media," jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Sita Uang Rp 225 Juta dalam OTT Bupati Kolaka Timur

KPK Sita Uang Rp 225 Juta dalam OTT Bupati Kolaka Timur

Nasional
KPK Beberkan Kronologi OTT Bupati Kolaka Timur

KPK Beberkan Kronologi OTT Bupati Kolaka Timur

Nasional
KPK: Bupati Kolaka Diduga Minta Uang Rp 250 Juta ke Kepala BPBD sebagai Fee Proyek Jembatan

KPK: Bupati Kolaka Diduga Minta Uang Rp 250 Juta ke Kepala BPBD sebagai Fee Proyek Jembatan

Nasional
KPK Tahan Bupati Andi Merya Nur dan Kepala BPBD Kolaka Timur

KPK Tahan Bupati Andi Merya Nur dan Kepala BPBD Kolaka Timur

Nasional
KPU Sebut Pencoblosan Pemilu 2024 di Bulan April Akan Problematik

KPU Sebut Pencoblosan Pemilu 2024 di Bulan April Akan Problematik

Nasional
KPK Tetapkan Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur dan Kepala BPBD Tersangka Suap

KPK Tetapkan Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur dan Kepala BPBD Tersangka Suap

Nasional
Anggaran Bansos 2022 Rp 74,08 Triliun, Risma: Bansos Tidak Dihentikan

Anggaran Bansos 2022 Rp 74,08 Triliun, Risma: Bansos Tidak Dihentikan

Nasional
Kejagung: Alex Noerdin Perintahkan Pencairan Dana Hibah Pembangunan Masjid Sriwijaya Tanpa Proposal

Kejagung: Alex Noerdin Perintahkan Pencairan Dana Hibah Pembangunan Masjid Sriwijaya Tanpa Proposal

Nasional
Komnas HAM Gali Kesaksian 3 Pegawai KPI Terkait Dugaan Pelecehan Seksual

Komnas HAM Gali Kesaksian 3 Pegawai KPI Terkait Dugaan Pelecehan Seksual

Nasional
2 Eks Pejabat Diten Pajak Didakwa Terima Suap Rp 57 Miliar Rekayasa Laporan

2 Eks Pejabat Diten Pajak Didakwa Terima Suap Rp 57 Miliar Rekayasa Laporan

Nasional
Rapat dengan Kemenlu, Pimpinan Komisi I Sebut Tak Ada Tambahan Anggaran pada 2022

Rapat dengan Kemenlu, Pimpinan Komisi I Sebut Tak Ada Tambahan Anggaran pada 2022

Nasional
Kasus Pembangunan Masjid Sriwijaya yang Libatkan Alex Noerdin Diduga Rugikan Negara Rp 130 Miliar

Kasus Pembangunan Masjid Sriwijaya yang Libatkan Alex Noerdin Diduga Rugikan Negara Rp 130 Miliar

Nasional
Ke Lampung, Panglima TNI Perintahkan Habiskan Semua Dosis Vaksin Covid-19

Ke Lampung, Panglima TNI Perintahkan Habiskan Semua Dosis Vaksin Covid-19

Nasional
Kemenkes: Varian Delta Virus Corona Mendominasi di 34 Provinsi

Kemenkes: Varian Delta Virus Corona Mendominasi di 34 Provinsi

Nasional
Alex Noerdin Kembali Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Kali Ini Terkait Pembangunan Masjid

Alex Noerdin Kembali Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Kali Ini Terkait Pembangunan Masjid

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.