Anggota DPR Minta Lokasi Vaksinasi Diperbanyak untuk Hindari Kerumunan

Kompas.com - 15/07/2021, 12:48 WIB
Warga mengikuti vaksinasi keliling covid-19 di Kantor Kelurahan Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (14/7/2021). Vaksinasi kerjasama Danone Indonesia dengan Pemprov DKI Jakarta dilakukan sebagai upaya jemput bola untuk warga yang tinggal di kawasan padat penduduk dan jauh dari sentra vaksinasi, serta memiliki kendala mobilitas. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOWarga mengikuti vaksinasi keliling covid-19 di Kantor Kelurahan Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (14/7/2021). Vaksinasi kerjasama Danone Indonesia dengan Pemprov DKI Jakarta dilakukan sebagai upaya jemput bola untuk warga yang tinggal di kawasan padat penduduk dan jauh dari sentra vaksinasi, serta memiliki kendala mobilitas.
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo meminta pemerintah memperbanyak lokasi-lokasi vaksinasi agar tidak menimbulkan kerumunan masyarakat yang mengantre untuk mengikuti vaksinasi.

Rahmad khawatir, lokasi vaksinasi yang terbatas justru dapat menjadi kluster penyebaran Covid-19 akibat kerumunan antrean vaksinasi.

"Saya berharap agar spot-spot program vaksinasi diperbanyak, tidak mengumpul di satu tempat sehingga memunculkan kerumunan yang besar yang berpotensi adanya kluster baru," kata Rahmad saat dihubungi, Kamis (15/7/2021).

Baca juga: Penularan Covid-19 Tinggi, Anggota DPR: Tidak Ada Alasan Tidak Lanjutkan PPKM Darurat

Politikus PDI-P itu berpendapat, semestinya lokasi vaksinasi dapat disebar hingga tingkat kelurahan agar masyarakat tidak perlu berkerumun di satu lokasi.

"Saya harap dipecah-pecah ya, jangan terkumpul di satu kecamatan, tapi di berbagai tempat, banyak tempat, banyak spot-spot sampai kelurahan-kelurahan kalau perlu kalau memungkinkan," kata dia.

Ia berharap, dengan tersebarnya lokasi vaksinasi serta stok vaksin yang terus bertambah, maka program vaksinasi dapat dipercepat dan mampu menekan laju penularan Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diketahui, terjadi kerumunan di sejumlah wilayah di Indonesia akibat membeludaknya masyarakat yang ingin mengikuti vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Wapres: Kinerja Pasar Modal Syariah Melambat Akibat Pandemi Covid-19

Di Rumah Sakit Umum Daerah Genteng, Banyuwangi, warga berdesak-desakan menunggu antrean pendaftaran vaksinasi sejak pagi hari.

Humas RSUD Genteng Sugio Sastro mengatakan, hal itu disebabkan oleh tingginya antusiasme warga untuk mengikuti vaksinasi.

"Kami sudah kesekian kali melaksanakan kegiatan ini. Tapi sebelumnya aman-aman saja," kata Sugio saat dihubungi, Selasa (13/7/2021).

Selain itu, kerumunan antrean vaksinasi Covid-19 juga terjadi di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kupang, Rabu (14/7/2021) hingga masyarakat merobohkan pagar gedung.

Baca juga: Pimpinan Komisi IX Minta Semua Provinsi Siapkan Skenario Terburuk Antisipasi Penyebaran Corona Varian Delta

Direktur Poltekes Kupang Kristina Ragu tidak menduga muncul banyak orang untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

“Antusiasme mayarakat luar biasa, kemarin kami tidak antisipasi, masyarakat mengejar vaksin dengan datang pagi sekali,” ujar Kristina, kepada sejumlah wartawan.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panglima TNI : Pengetatan PPKM Level 4 Berhasil Turunkan Kasus Covid-19 Di Jambi

Panglima TNI : Pengetatan PPKM Level 4 Berhasil Turunkan Kasus Covid-19 Di Jambi

Nasional
Hari PMI ke-76, Ketua DPR Ajak Berkabung untuk Pejuang Kemanusiaan Gabriela Meilan

Hari PMI ke-76, Ketua DPR Ajak Berkabung untuk Pejuang Kemanusiaan Gabriela Meilan

Nasional
Berkas Perkara Dugaan Korupsi Pekerjaan Fiktif di PT Jasindo Dinyatakan Lengkap

Berkas Perkara Dugaan Korupsi Pekerjaan Fiktif di PT Jasindo Dinyatakan Lengkap

Nasional
Seorang Nakes Tewas Setelah Dianiaya dan Dilecehkan KKB, Puan: Ini Kekerasan Paling Biadab

Seorang Nakes Tewas Setelah Dianiaya dan Dilecehkan KKB, Puan: Ini Kekerasan Paling Biadab

Nasional
Pemerintah Targetkan 89 Persen Masyarakat Sudah Divaksinasi pada Desember 2021

Pemerintah Targetkan 89 Persen Masyarakat Sudah Divaksinasi pada Desember 2021

Nasional
TNI Evakuasi 9 Nakes dan 1 Personel TNI Korban Kekejaman KKB ke Jayapura

TNI Evakuasi 9 Nakes dan 1 Personel TNI Korban Kekejaman KKB ke Jayapura

Nasional
Menko PMK Ingatkan Panitia PON XX Papua Perhatikan Kesiapan Layanan Kesehatan

Menko PMK Ingatkan Panitia PON XX Papua Perhatikan Kesiapan Layanan Kesehatan

Nasional
Penjelasan Kemenkes Terkait Jumlah Pemeriksaan Spesimen yang Turun di Bawah 100.000

Penjelasan Kemenkes Terkait Jumlah Pemeriksaan Spesimen yang Turun di Bawah 100.000

Nasional
Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja di Mimika, KPK Dalami Proses Pembahasan Anggaran di DPRD

Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja di Mimika, KPK Dalami Proses Pembahasan Anggaran di DPRD

Nasional
Periksa 5 Orang, KPK Dalami Peran Budhi Sarwono Terkait Dugaan Korupsi di Pemkab Banjarnegara

Periksa 5 Orang, KPK Dalami Peran Budhi Sarwono Terkait Dugaan Korupsi di Pemkab Banjarnegara

Nasional
Kuasa Hukum Sebut Tiga Saksi yang Diajukan KLB Deli Serdang Akui AHY Ketum Demokrat

Kuasa Hukum Sebut Tiga Saksi yang Diajukan KLB Deli Serdang Akui AHY Ketum Demokrat

Nasional
Ketua Komisi I Nilai Pembangunan Kapal Selam Nuklir Australia Tingkatkan Ketegangan di Kawasan

Ketua Komisi I Nilai Pembangunan Kapal Selam Nuklir Australia Tingkatkan Ketegangan di Kawasan

Nasional
Puan Sebut Indonesia Akan Terima Banyak Manfaat Bila Jadi Pusat Vaksin Global

Puan Sebut Indonesia Akan Terima Banyak Manfaat Bila Jadi Pusat Vaksin Global

Nasional
Ketua MPR Sebut Tak Perlu Ada Kekhawatiran Berlebih soal Amendemen UUD 1945

Ketua MPR Sebut Tak Perlu Ada Kekhawatiran Berlebih soal Amendemen UUD 1945

Nasional
Airlangga: Jangan Sampai Ada Gelombang Ketiga Covid-19

Airlangga: Jangan Sampai Ada Gelombang Ketiga Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.