Menlu: Akses Vaksin Covid-19 Belum Merata, Lebih Banyak di Amerika Utara dan Eropa

Kompas.com - 14/07/2021, 10:24 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memberikan pernyataan kepada pers terkait kedatangan vaksin Covid-19 AstraZeneca di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (8/5/2021). Sebanyak 1,3 juta vaksin Covid-19 AstraZeneca tiba di Indonesia melalui jalur multilateral yakni melalui skema Covax facility dan selanjutnya akan diproses di Bio Farma, Kota Bandung. RYIADHY/INFOPUBLIK/KEMKOMINFOMenteri Luar Negeri Retno Marsudi memberikan pernyataan kepada pers terkait kedatangan vaksin Covid-19 AstraZeneca di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (8/5/2021). Sebanyak 1,3 juta vaksin Covid-19 AstraZeneca tiba di Indonesia melalui jalur multilateral yakni melalui skema Covax facility dan selanjutnya akan diproses di Bio Farma, Kota Bandung.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan, meski saat ini tak kurang dari 3,5 miliar dosis vaksin Covid-19 telah disuntikkan, namun akses distribusi vaksin di seluruh dunia masih belum merata.

"Akses vaksin dunia masih tidak merata, kawasan Amerika Utara dan Eropa, misalnya, dosis (vaksin) yang telah disuntikkan mencapai 75 persen dari populasi, di mana kawasan Afrika baru 4,03 persen dan kawasan ASEAN 16,3 persen dari jumlah populasinya," kata Retno melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (13/7/2021).

Retno mengatakan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun telah menyoroti ketimpangan distribusi vaksin tersebut dan berencana menambah sekitar 350 juta dosis vaksin untuk 10 persen populasi di setiap negara pada September 2021.

"Dan memerlukan 11 miliar (dosis vaksin) untuk vaksinasi 70 persen populasi dunia pada pertengahan 2022," ujarnya.

Baca juga: Menlu: Total, RI Telah Terima 137.611.540 Dosis Vaksin Covid-19

Retno mengatakan, langkah tersebut bukan hal yang mudah dan membutuhkan kolaborasi dan solidaritas negara-negara di dunia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut, Retno mengatakan, pemerintah akan terus bekerja keras mengamankan dosis vaksin untuk kebutuhan dalam negeri dan mendorong kesetaraan akses vaksin bagi seluruh negara.

"Kesehatan dan keselamatan rakyat adalah prioritas pertama. Terus patuhi protokol kesehatan dan batasi mobilitas untuk sementara waktu," ucapnya.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.