Jokowi: Jaminan Perlindungan Sosial Penting untuk Pemulihan dari Dampak Pandemi

Kompas.com - 14/07/2021, 09:35 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi Kepala BNPB sekaligus Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, memberikan keterangan terkait rencana penggunaan Rusun Pasar Rumput di Jakarta sebagai lokasi isolasi bagi pasien Covid-19, Rabu (7/7/2021) malam. Kementerian PUPRPresiden Joko Widodo didampingi Kepala BNPB sekaligus Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, memberikan keterangan terkait rencana penggunaan Rusun Pasar Rumput di Jakarta sebagai lokasi isolasi bagi pasien Covid-19, Rabu (7/7/2021) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, bantuan terhadap kelompok rentan menjadi salah satu upaya pemulihan kondisi akibat pandemi Covid-19.

Lambatnya kegiatan perekonomian sebagai dampak dari pandemi kini tengah dirasakan oleh masyarakat.

"Terutama bagi kelompok rentan. Untuk itu jaminan perlindungan sosial merupakan bagian penting upaya pemulihan dari (dampak) pandemi," ujar Jokowi saat menyampaikan pidato secara virtual pada Sidang Dewan Ekonomi dan Sosial PBB, Rabu (14/7/2021).

"Di Indonesia kami telah alokasikan 28,5 miliar dollar AS untuk bantuan sosial. Tidak kurang dari 9,8 juta unit usaha mikro telah menerima bantuan keberlanjutan usaha," lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga mengungkapkan, target Sustainable Development Goals (SDGs) atau rencana aksi global 2030 disebutnya semakin sulit dicapai akibat pandemi.

Padahal hanya tersisa waktu sembilan tahun sejak saat ini untuk mencapai target SDG's.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Pemerintah Tambah Anggaran Kesehatan dan Perlindungan Sosial

"Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia semakin mempersulit pencapaian target SDG's. Bahkan berbagai kemajuan selama ini yang kita capai telah tergerus akibat pandemi," tutur Jokowi.

Jokowi mengungkapkan, saat ini ada sekitar 255 juta orang di seluruh dunia yang kehilangan lapangan pekerjaan. Selain itu ada 110 juta orang kembali ke jurang kemiskinan.

Di sisi lain, di seluruh dunia sebanyak 83 juta hingga 132 juta orang terancam kelaparan dan mengalami malnutrisi.

"Dalam situasi yang sulit seperti ini kondisi business as usual tidak bisa dilanjutkan. Kerja sama dan solidaritas harus dipertebal dan inovasi harus dingkatkan," kata Jokowi.

"No country can progress until all countries progress," tambahnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Risma Kerahkan Tim Kumpulkan Manusia 'Silver' untuk Dibekali Keterampilan Kerja

Risma Kerahkan Tim Kumpulkan Manusia "Silver" untuk Dibekali Keterampilan Kerja

Nasional
Pemerintah Diminta Tak Gegabah Izinkan Kegiatan Berskala Besar

Pemerintah Diminta Tak Gegabah Izinkan Kegiatan Berskala Besar

Nasional
Merosotnya Kepercayaan Publik pada KPK...

Merosotnya Kepercayaan Publik pada KPK...

Nasional
Yang Perlu Diketahui soal Varian Baru Covid-19 Bernama R.1

Yang Perlu Diketahui soal Varian Baru Covid-19 Bernama R.1

Nasional
[POPULER NASIONAL] Varian Baru Covid-19 di Jakarta Tembus 1.040 Kasus | Jokowi Ajak Masyarakat Sambut Pandemi Jadi Endemi

[POPULER NASIONAL] Varian Baru Covid-19 di Jakarta Tembus 1.040 Kasus | Jokowi Ajak Masyarakat Sambut Pandemi Jadi Endemi

Nasional
Kepuasan atas Kinerja Jokowi Turun, Stafsus Mensesneg:Tak Begitu Jauh dengan Perhitungan Kami

Kepuasan atas Kinerja Jokowi Turun, Stafsus Mensesneg:Tak Begitu Jauh dengan Perhitungan Kami

Nasional
Wakil Kasatreskrim Polrestabes Semarang Kenalkan Stepanus Robin ke Azis Syamsuddin

Wakil Kasatreskrim Polrestabes Semarang Kenalkan Stepanus Robin ke Azis Syamsuddin

Nasional
Respons KPK soal Penurunan Tingkat Kepercayaan Publik

Respons KPK soal Penurunan Tingkat Kepercayaan Publik

Nasional
Delapan Pegawai Nonaktif KPK Diduga Alami Peretasan

Delapan Pegawai Nonaktif KPK Diduga Alami Peretasan

Nasional
Yahya Waloni Minta Maaf soal Ceramahnya yang Singgung SARA

Yahya Waloni Minta Maaf soal Ceramahnya yang Singgung SARA

Nasional
Luhut Sebut 'Tracing' Covid-19 di Jawa-Bali Terus Meningkat

Luhut Sebut "Tracing" Covid-19 di Jawa-Bali Terus Meningkat

Nasional
Pemerintah Siapkan Skema Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga secara Gratis dan Berbayar

Pemerintah Siapkan Skema Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga secara Gratis dan Berbayar

Nasional
KSAL: Mahasiswa Pegang Peran Penting sebagai Pelopor Pembangunan Karakter Bangsa

KSAL: Mahasiswa Pegang Peran Penting sebagai Pelopor Pembangunan Karakter Bangsa

Nasional
Ini Upaya Pemerintah Hindari Gelombang Baru Penularan Covid-19

Ini Upaya Pemerintah Hindari Gelombang Baru Penularan Covid-19

Nasional
Airlangga: Presiden Jokowi Minta Serapan Dana DAU/DAK untuk Penanganan Covid-19 Terus Dipantau

Airlangga: Presiden Jokowi Minta Serapan Dana DAU/DAK untuk Penanganan Covid-19 Terus Dipantau

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.