Tinjau Vaksinasi Massal di GBK, Panglima TNI Ajak Tenaga Kesehatan Tetap Semangat

Kompas.com - 12/07/2021, 12:58 WIB
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau Rusun Nagrak, Jakarta Utara, Minggu (27/6/2021). Puspen Mabes TNIPanglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau Rusun Nagrak, Jakarta Utara, Minggu (27/6/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meninjau langsung pelaksanaan Vaksinasi Massal dan Dapur Lapangan Yonbekpal-1 Marinir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta Pusat, Minggu (11/7/2021).

Dia meninjau kegiatan itu bersama dengan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dan Kepala BNPB Letjen Ganip Warsito.

Marsekal Hadi memberikan apresiasi serta dukungan moril kepada para relawan tenaga kesehatan Covid-19 yang sedang bertugas.

“Meskipun anda sudah bekerja selama setahun lebih, namun anda harus tetap menjaga kesehatan dan tetap semangat,” kata Hadi dalam keterangan tertulis Minggu (12/7/2021).

Baca juga: TNI Rekrut Ribuan Relawan Medis dan Non Medis Untuk Bantu Program Vaksinasi

Dalam pelaksanaan vaksinasi di Stadion Utama GBK, TNI dan Polri melibatkan sebanyak 404 orang yang terdiri dari tenaga kesehatan dan staf administrasi.

Sedangkan untuk target vaksinasi diharapkan mencakup sebanyak 35.000 orang dari masyarakat Jakarta dan sekitarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selanjutnya Panglima TNI bersama Menteri Kesehatan RI juga meninjau Dapur Mobile dari Batalyon Perbekalan dan Peralatan (Bekpal)-1 Marinir yang dipimpin oleh Danyon Bekpal-1 Marinir Letkol Mar Budi Cahyono.

Baca juga: Panglima TNI Sidak Kesiapan Rumah Sakit Lapangan TNI AD untuk Tempat Perawatan Pasien Covid-19

Danyon Bekpal-1 Marinir Letkol Mar Budi Cahyono mengatakan, mobil dapur lapangan tersebut bisa memasak 1.500 porsi makanan dalam sehari yang diperuntukan bagi para petugas vaksinator.

“Mobil dapur lapangan yang digelar di GBK berjumlah 2 unit diawaki oleh 10 prajurit, dan dalam satu kali masak mobil dapur lapangan ini bisa memasak untuk 500 porsi dan dalam sehari bisa memasak 1.500 porsi, yang diperuntukan bagi tenaga kesehatan dan vaksinator,” kata Danyon Bekpal-1 Marinir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.