Kompas.com - 12/07/2021, 06:57 WIB
Penulis Irfan Kamil
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menunjukan, kondisi Pandemi Covid-19 di Indonesia hingga kini masih memprihatinkan.

Dari dari ke hari, angka penularan virus corona masih terus bertambah, bahkan kini melewati 35.000 kasus dalam sehari.

Data pemerintah pada Minggu (11/7/2021) pukul 12.00 WIB menunjukkan, terjadi penambahan 36.197 kasus baru Covid-19, terhitung sejak Sabtu (10/7/2021) pukul 12.00 WIB.

Data tersebut juga dapat diakses melalui laman covid19.go.id yang diperbarui setiap sore.

Dengan demikian, jumlah pasien yang terjangkit Covid-19 kini mencapai 2.527.203 orang terhitung sejak Maret 2020.

Penambahan kasus baru Covid-19 tersebar di berbagai provinsi. DKI Jakarta menjadi provinsi yang mencatatkan penambahan kasus baru tertinggi dengan 13.133 kasus baru.

Kemudian, Jawa Barat 6.704 kasus baru, Jawa Tengah 2.575 kasus baru, Jawa Timur 2.419 kasus baru, dan DI Yogyakarta 1.895 kasus baru.

Dalam periode yang sama, terjadi penambahan pasien sembuh sebanyak 32.615 orang. Sehingga, jumlah total pasien sembuh mencapai 2.084.724 orang.

Baca juga: UPDATE: 159.219 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 39,99 Persen

Kendati demikian, pasien yang meninggal dunia juga akibat virus corona juga masih tinggi. Bahkan melewati angka 1.000 kematian per hari.

Berdasarkan data yang diberikan Satgas, pasien yang meninggal berjumlah 1.007. Jika dihitung sejak awal pandemi, pasien yang tutup usia akibat Covid-19 kini mencapai 66.464 orang.

Rekor kasus aktif

Jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia kembali mencapai angka tertinggi, pada Minggu. tercatat ada 376.015 kasus aktif, bertambah 2.575 kasus dari sehari sebelumnya.

Angka tertinggi sebelumnya tercatat pada Sabtu (10/7/2021), yakni 373.440 kasus aktif. Kasus aktif ialah pasien yang dinyatakan positif Covid-19 dan sedang menjalani perawatan.

Jumlah kasus aktif diperoleh dengan mengurangi total kasus positif Covid-19 dengan angka kesembuhan dan kematian.

Selain kasus positif, pemerintah juga mencatat ada 135.387 orang yang kini berstatus suspek.

Ajakan doa bersama

Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat Indonesia mendoakan semua korban pandemi Covid-19.

Ia meminta masyarakat berdoa dari rumah masing-masing karena pandemi tengah mengalami lonjakan tinggi.

"Dalam kesempatan ini atas nama pribadi dan pemerintah serta negara, saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada semua korban pandemi yang telah mendahului kita," kata Jokowi dalam acara #PrayFromHome yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (11/7/2021).

Baca juga: UPDATE 11 Juli: 15.011.348 Orang Sudah Divaksin Dosis Kedua

"Mari kita doakan beliau-beliau mereka semuanya mendapatkan rahmat dan ampunan dari Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang," kata dia.

Tak hanya berdoa untuk mereka yang telah tutup usia, Jokowi mengajak rakyat mendoakan kesembuhan warga yang kini tengah terpapar virus corona.

"Dari rumah masing-masing, mari kita tundukkan kepala, mengheningkan cipta, doa dari rumah kita panjatkan dan berikhtiar agar ujian pandemi ini segera berakhir," ucap dia.

Jokowi mengatakan, Indonesia masih harus berjuang untuk bebas dari pandemi Covid-19.

Namun demikian, kerja pemerintah tidak mungkin berhasil tanpa dukungan, kesadaran, serta partisipasi masyarakat.

Ia mengajak semua pihak bekerja sama dan saling tolong-menolong mengatasi situasi sulit ini.

"Saya sangat bersyukur pandangan ormas-ormas keagamaan senapas dengan kepentingan untuk menjaga kepatuhan umat dalam melaksanakan protokol kesehatan," ujar dia.

Baca juga: Jokowi Ajak Doakan Warga yang Meninggal dan Sakit karena Covid-19 dari Rumah

Jokowi meminta masyarakat meyakinkan keluarga dan lingkungan terdekat agar beraktivitas di rumah saja.

Tak lupa, disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak harus selalu diterapkan.

Selain ikhtiar dengan usaha lahiriah, Presiden meminta masyarakat melakukan ikhtiar batiniah, memanjatkan doa dan memohon pertolongan Allah SWT, agar beban bangsa diringankan dan rakyat segera terbebas dari pandemi.

"Mengatasi persoalan Covid-19 merupakan ijtihad kebangsaan kita hari ini karena bertujuan menyelamatkan jiwa dan kemaslahatan kita bersama. Semoga Tuhan melindungi bangsa Indonesia dan menjadikan bangsa ini aman, maju, dan sejahtera," kata Jokowi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.