Kompas.com - 08/07/2021, 11:41 WIB
Foto tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden: Presiden Joko Widodo memimpin pelepasan kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2021 di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (8/7/2021). Kompas.com/Fitria Chusna FarisaFoto tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden: Presiden Joko Widodo memimpin pelepasan kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2021 di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (8/7/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo memimpin pelepasan kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020 di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (8/7/2021).

Acara tersebut dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dan sebagian atlet yang akan bertanding.

Semua yang hadir nampak mengenakan masker dan menjaga jarak.

"Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim saya lepas kontingen Indonesia untuk mengikuti Olimpiade Tokyo Tahun 2021 pagi hari ini," kata Jokowi dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis.

Baca juga: Olimpiade Tokyo 2020, Tim Indonesia Siap Bertanding di 8 Cabang Olahraga

Dalam Olimpiade Tokyo 2020 Indonesia mengirim 28 atlet dari 8 cabang olahraga yang meliputi cabang atletik, panahan, rowing, menembak, bulutangkis, angkat besi, renang, dan selancar. Ke-28 atlet didampingi oleh 17 official.

Jokowi menyebut, persiapan untuk menghadapi Olimpiade Tokyo 2020 telah dilakukan secara maksimal. Para atlet pun sudah bekerja keras untuk meningkatkan prestasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oleh karena saat ini masih dalam situasi pandemi, Jokowi berpesan agar tim Indonesia berhati-hati dan menjaga kesehatan.

"Hari-hari ini sampai ke puncak pertandingan agar jaga kesehatan, jaga stamina, jaga motivasi dan fokus pada pertandingan, dan fokus pada prestasi," ujarnya.

Jokowi meminta agar seluruh atlet bertanding secara sportif. Ia yakin, perjuangan tim Indonesia bakal membuahkan hasil.

Baca juga: Uniknya Perkampungan Atletik Olimpiade Tokyo

Presiden pun berharap kontingen Indonesia kelak pulang ke Tanah Air dengan membawa kemenangan.

"Selamat menjalankan amanat berarti ini, rakyat menunggu saudara-saudara kembali ke Tanah Air dengan membawa medali yang membanggakan Indonesia. Semoga perjuangan saudara-saudara berhasil," kata presiden.

Adapun Olimpiade Tokyo 2020 rencananya dibuka pada 23 Juli 2021.

Sedianya, Olimpiade Tokyo 2020 digelar pada tahun lalu. Namun, akibat pandemi Covid-19 penyelenggaraannya terpaksa ditunda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terus Berulang, KPK Harap Tak Ada Lagi Suap Terkait Pengadaan Barang dan Jasa

Terus Berulang, KPK Harap Tak Ada Lagi Suap Terkait Pengadaan Barang dan Jasa

Nasional
Hari Pangan Sedunia, BRGM Upayakan Pendekatan 3T untuk Dukung Pangan Berkelanjutan

Hari Pangan Sedunia, BRGM Upayakan Pendekatan 3T untuk Dukung Pangan Berkelanjutan

Nasional
KPK Tahan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin

KPK Tahan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin

Nasional
OTT Bupati Musi Banyuasin, KPK Temukan Rp 1,5 Miliar dari Tas dan Rp 270 Juta dari Kantung Plastik

OTT Bupati Musi Banyuasin, KPK Temukan Rp 1,5 Miliar dari Tas dan Rp 270 Juta dari Kantung Plastik

Nasional
BEM UNJ Tolak Rencana Pemberian Gelar Doktor Honoris Causa ke Ma'ruf Amin dan Erick Thohir

BEM UNJ Tolak Rencana Pemberian Gelar Doktor Honoris Causa ke Ma'ruf Amin dan Erick Thohir

Nasional
Kronologi OTT Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin

Kronologi OTT Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin

Nasional
Sebaran 18.746 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Sebaran 18.746 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Bupati Musi Banyuasin Dijanjikan Uang Rp 2,6 Miliar oleh Direktur Perusahaan Pemenang Tender

Bupati Musi Banyuasin Dijanjikan Uang Rp 2,6 Miliar oleh Direktur Perusahaan Pemenang Tender

Nasional
UPDATE 16 Oktober: Ada 490.512 Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 16 Oktober: Ada 490.512 Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 16 Oktober: Ada 18.746 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 16 Oktober: Ada 18.746 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: 270.811 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,75 Persen

UPDATE: 270.811 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,75 Persen

Nasional
UPDATE 16 Oktober: Sebaran 997 Kasus Baru Covid-19, di DKI Paling Tinggi

UPDATE 16 Oktober: Sebaran 997 Kasus Baru Covid-19, di DKI Paling Tinggi

Nasional
UPDATE 16 Oktober: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 29,85 Persen dari Target

UPDATE 16 Oktober: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 29,85 Persen dari Target

Nasional
Jadi Tersangka, Bupati Musi Banyuasin Punya Harta Rp 34 Miliar, Termasuk Aset di Australia

Jadi Tersangka, Bupati Musi Banyuasin Punya Harta Rp 34 Miliar, Termasuk Aset di Australia

Nasional
Profil Dodi Reza Alex Noerdin, Bupati Musi Banyuasin yang Susul Ayahnya Masuk Penjara

Profil Dodi Reza Alex Noerdin, Bupati Musi Banyuasin yang Susul Ayahnya Masuk Penjara

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.