Voxpol Center: Prabowo Unggul Saat Dijadikan Capres pada Simulasi Pilpres

Kompas.com - 03/07/2021, 23:07 WIB
Menhan Prabowo Subianto bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/6/2021). Rapat tersebut beragendakan pembahasan anggaran dan rencana pembelian alat utama sistem persenjataan atau alutsista yang menelan anggaran hingga Rp1.750 triliun. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/NZ. 
ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAMenhan Prabowo Subianto bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/6/2021). Rapat tersebut beragendakan pembahasan anggaran dan rencana pembelian alat utama sistem persenjataan atau alutsista yang menelan anggaran hingga Rp1.750 triliun. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/NZ.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil survei dari lembaga survei Voxpol Center mengungkapkan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto unggul dalam sejumlah simulasi calon presiden (capres) untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, ada tiga simulasi yang dijabarkan lembaga survei terkait capres 2024.

Pertama, untuk simulasi capres dengan menyodorkan 11 nama calon, Prabowo meraih posisi teratas dengan persentase 20,3 persen.

"Simulasi capres ada 11 nama, jika Pilpres dilaksanakan hari ini, siapa capres yang akan ibu/bapak, saudara pilih. Lalu 20,3 persen adalah Pak Prabowo Subianto," kata Pangi dalam rilis survei yang digelar secara virtual, Sabtu (3/7/2021).

Baca juga: Momen Prabowo dan Ridwan Kamil Bertemu di Jakarta, Apa Saja yang Dibahas?

Selanjutnya, posisi kedua ditempati oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan persentase 20 persen. Posisi ketiga ada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan 16,8 persen.

Posisi keempat ada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dengan 8,5 persen, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di posisi lima dengan 6,2 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Lalu Agus Harimurti Yudhoyono 5,7 persen. Puan Maharani 5,1 persen. Di bawah itu, di bawah angka 3 persen seperti Risma 2,6 persen, Erick Thohir 2,5 persen, Khofifah 1,7 persen, dan Airlangga Hartarto 0,8 persen," ucap Pangi.

Kemudian, Prabowo juga masih menempati posisi teratas ketika survei dilakukan simulasi dengan 6 nama tokoh capres di antaranya Prabowo, Ganjar, Anies, Ridwan Kamil, AHY, dan Puan Maharani.

Prabowo memiliki persentase 23 persen, berada di atas Ganjar Pranowo yang mencapai 22,7 persen.

Kemudian, posisi ketiga ada Anies Baswedan dengan 19,8 persen. Ridwan Kamil berada di peringkat empat dengan persentase 8,7 persen.

"Kemudian AHY 6,2 persen, dan Puan Maharani 6 persen," tutur Pangi.

Untuk simulasi capres dengan menyodorkan 4 nama, hasil survei juga menunjukkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menempati peringkat teratas.

Baca juga: Survei SMRC: Mayoritas Pemilih Jokowi dan Prabowo Ingin Presiden Tetap 2 Periode

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1 Hari Jelang Pemberhentian Pegawai KPK Tak Lolos TWK, Akankah Jokowi Bersikap?

1 Hari Jelang Pemberhentian Pegawai KPK Tak Lolos TWK, Akankah Jokowi Bersikap?

Nasional
[POPULER NASIONAL] Tiga Patung Penumpas G30S/PKI Dibongkar Penggagas | Nadiem: Tutup Sekolah Salah, Buka Sekolah Salah

[POPULER NASIONAL] Tiga Patung Penumpas G30S/PKI Dibongkar Penggagas | Nadiem: Tutup Sekolah Salah, Buka Sekolah Salah

Nasional
Gonjang-ganjing di KPK, Kemerosotan Kepercayaan Publik, dan Ketidaktegasan Sikap Jokowi

Gonjang-ganjing di KPK, Kemerosotan Kepercayaan Publik, dan Ketidaktegasan Sikap Jokowi

Nasional
Pegawai Nonaktif KPK Konsolidasikan Rencana Perekrutan Jadi ASN Polri

Pegawai Nonaktif KPK Konsolidasikan Rencana Perekrutan Jadi ASN Polri

Nasional
Jelang Diberhentikan, 14 Pegawai Nonaktif KPK Diduga Alami Peretasan

Jelang Diberhentikan, 14 Pegawai Nonaktif KPK Diduga Alami Peretasan

Nasional
Panglima TNI Berharap PON XX Papua Berjalan Lancar

Panglima TNI Berharap PON XX Papua Berjalan Lancar

Nasional
Bakal Rekrut 56 Pegawai Nonaktif KPK, Kapolri Sebut untuk Tangani Tipikor

Bakal Rekrut 56 Pegawai Nonaktif KPK, Kapolri Sebut untuk Tangani Tipikor

Nasional
Satgas: Penyelenggaraan Konser Bergantung pada Kebijakan Pemda

Satgas: Penyelenggaraan Konser Bergantung pada Kebijakan Pemda

Nasional
Komnas HAM Belum Terima Konfirmasi Istana soal Pertemuan dengan Jokowi Terkait Polemik TWK

Komnas HAM Belum Terima Konfirmasi Istana soal Pertemuan dengan Jokowi Terkait Polemik TWK

Nasional
Kapolri Sebut Presiden Jokowi Setuju 56 Pegawai Nonaktif KPK Direkrut Jadi ASN Polri

Kapolri Sebut Presiden Jokowi Setuju 56 Pegawai Nonaktif KPK Direkrut Jadi ASN Polri

Nasional
BKKBN Tunggu Proses Hukum Kasus Dugaan Penipuan Terkait Jabatan yang Dialami Mantan Kolonel TNI AU

BKKBN Tunggu Proses Hukum Kasus Dugaan Penipuan Terkait Jabatan yang Dialami Mantan Kolonel TNI AU

Nasional
Kapolri Bakal Rekrut 56 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri

Kapolri Bakal Rekrut 56 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri

Nasional
Pilih Nyemplung Menanam Mangrove, Jokowi: Masak Saya Sendiri di Darat, Kan Nggak Lucu...

Pilih Nyemplung Menanam Mangrove, Jokowi: Masak Saya Sendiri di Darat, Kan Nggak Lucu...

Nasional
Jokowi: Indonesia Punya Hutan Mangrove Terluas di Dunia, Wajib Kita Pelihara

Jokowi: Indonesia Punya Hutan Mangrove Terluas di Dunia, Wajib Kita Pelihara

Nasional
Temui Menkopolhukam, Nasdem Usulkan Ulama Syaikhoni Kholil Jadi Pahlawan Nasional

Temui Menkopolhukam, Nasdem Usulkan Ulama Syaikhoni Kholil Jadi Pahlawan Nasional

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.