BPOM Tegaskan Pembuktian Ivermectin Obat Covid-19 Harus lewat Uji Klinik

Kompas.com - 02/07/2021, 17:48 WIB
Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito, saat ditemui Kompas.com pada Rabu (14/4/2021) di kantornya. KRISTIANTO PURNOMOKepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito, saat ditemui Kompas.com pada Rabu (14/4/2021) di kantornya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito menegaskan, pembuktian Ivermectin dapat digunakan untuk obat Covid-19 harus melalui uji klinik.

Penny mengatakan, BPOM sudah memberikan izin uji klinik agar akses ketersediaan obat untuk masyarakat kian luas.

"Namun, dengan tata cara yang aman, sesuai dengan dosis yang sudah dianalisis bersama-sama dengan para expert-nya, jadi akses ke masyarakat yang aman adalah perlindungan kepada masyarakat, maka penggunaan Ivermectin itu harus melalui uji klinik," kata Penny dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (2/7/2021).

Baca juga: Epidemiolog: Selama Uji Klinik Ivermectin Tak Boleh Diberikan ke Masyarakat

Penny mengatakan, penggunaan Ivermectin di luar skema uji klinik bisa dilakukan, namun sesuai dengan hasil pemeriksaan dan diagnosa dokter sesuai dengan protokol uji klinik.

Ia mengingatkan, Ivermectin adalah obat keras dan memiliki efek samping apabila penggunaannya tidak sesuai ketentuan yang berlaku.

"Dan tidak sesuai dosis atau pembeliannya," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut, Penny mengatakan, selain uji klinik, pihaknya juga mengawal industri farmasi yang memproduksi Ivermectin dengan memperhatikan cara pembuatan obat sampai distribusi yang baik.

"Nah ini tugas BPOM untuk terus melakukan pengawasan, baik tadi ya pre-market pada saat produksi maupun juga di jalur distribusi," pungkasnya.

Hingga saat ini, Ivermectin belum disarankan untuk obat Covid-19 di Indonesia.

Penggunaan Ivermectin sebagai obat Covid-19 masih dalam tahap uji klinik dan para ahli belum bersepakat mengenai manfaat dan dampaknya.

Baca juga: Ivermectin, Obat Cacing yang Dapat Izin Uji Klinik untuk Obat Covid-19

Di Indonesia, uji klinik terhadap Ivermectin sedang berlangsung di delapan rumah sakit.

RS itu di antaranya Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, RSPI Sulianto Saroso, dan Rumah Sakit Adam Malik Medan.

Uji klinik direncanakan berlangsung selama tiga bulan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.