Pengamat Duga Ada Kepentingan Kelompok Tertentu di Balik Rencana Bali Dijadikan "Pilot Project" Wisata Berbasis Vaksin

Kompas.com - 25/06/2021, 17:41 WIB
Petugas membersihkan area Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang sepi pengunjung di Badung, Bali, Sabtu (21/3/2020). Pemprov Bali mengeluarkan seruan untuk menutup sementara kegiatan kunjungan di obyek wisata di seluruh Bali sebagai upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19 atau Virus Corona. ANTARA FOTO/NYOMAN HENDRA WIBOWOPetugas membersihkan area Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang sepi pengunjung di Badung, Bali, Sabtu (21/3/2020). Pemprov Bali mengeluarkan seruan untuk menutup sementara kegiatan kunjungan di obyek wisata di seluruh Bali sebagai upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19 atau Virus Corona.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah menilai, langkah pemerintah menjadikan Bali sebagai pilot project wisata berbasis vaksin sarat kepentingan kelompok tertentu.

“Menurut saya kebijakan ini sarat kepentingan kelompok investor atau kelompok kepentingan tertentu yang berasal dari Jakarta, yang terus menekan agar kebijakan tersebut dilaksanakan,” kata Trubus pada Kompas.com, Jumat (25/6/2021).

Ia pun mempertanyakan apakah kebijakan tersebut akan otomatis berdampak pada peningkatan taraf hidup masyarakat Bali yang juga terdampak secara ekonomi di masa pandemi saat ini.

Selain dipaksakan, lanjut Trubus, kebijakan ini menurutnya akan mengalami banyak penolakan dari masyarakat Bali sendiri.

“Kebijakan ini menurut saya sulit dilaksanakan dan diterima oleh masyarakat, kalau dilihat terjadi resistensi dari masyarakat Bali karena kasus Covid-19 naik lagi,” imbuh dia.

Trubus mengungkapkan jika pemerintah pusat ingin meningkatkan ekonomi masyarakat Bali, hal itu bisa dilakukan dengan fokus pada penanganan Covid-19.

Baca juga: Kebijakan Work From Bali Tuai Kritik, Sandiaga Buka Suara

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan penanganan Covid-19 yang transparan dan memiliki arah yang jelas, akan membuat wisatawan kembali melirik Bali sebagai objek wisata yang aman dikunjungi.

“Wisata itu kan pengaruhnya adalah public trust. Kalau dalam penanganan Covid-19 ini pemerintah transparan dan terarah, sosialisasi dan edukasi berjalan dengan baik. Maka Bali juga tidak akan kehilangan magnetnya,” imbuh dia.

Diketahui Selasa (22/6/2021) Manparekraf Sandiaga Uno mengatakan bahwa wisata berbasis vaksin dilakukan untuk mendorong peningkatan ekonomi di Bali.

Sandiaga menyebut bahwa upaya itu dilakukan pemerintah melihat perekonomian Bali mengalami kontraksi mendalam akibat pandemi Covid-19.

Tercatat pada kuartal keempat tahun 2020 pertumbuhan ekonomi Bali minus 12,21 persen. Pada kuartal kedua tahun 2021, pertumbuhan Bali diduga akan mengalami penurunan di angka minus 6 hingga 8 persen.

Baca juga: Pemerintah Disarankan Tunda Rencana Work From Bali

Wisata berbasis vaksin akan menawarkan paket wisata disertai vaksin Covid-19. Pemberian vaksin pada program ini diprioritaskan pada wisatawan lokal.

Sementara itu vaksin untuk wisatawan mancanegara akan bekerjasama dengan asosiasi yang dikemas dalam program vaksin mandiri. Sehingga tidak mengambil jatah vaksin gratis untuk warga Indonesia.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begini Tanggapan Dewas KPK tentang Temuan Ombudsman Terkait TWK KPK

Begini Tanggapan Dewas KPK tentang Temuan Ombudsman Terkait TWK KPK

Nasional
Menkes: RI Akan Terima 258 Juta Dosis Vaksin dari Agustus hingga Desember

Menkes: RI Akan Terima 258 Juta Dosis Vaksin dari Agustus hingga Desember

Nasional
Luhut Akui Reproduksi Kasus Covid-19 di Indonesia Belum Bisa Dibilang Terkendali

Luhut Akui Reproduksi Kasus Covid-19 di Indonesia Belum Bisa Dibilang Terkendali

Nasional
Ini Konstruksi Perkara yang Jerat Rudi Hartono, Tersangka Kasus Pengadaan Lahan di Munjul

Ini Konstruksi Perkara yang Jerat Rudi Hartono, Tersangka Kasus Pengadaan Lahan di Munjul

Nasional
Luhut Klaim Kasus Covid-19 Turun 50 Persen karena PPKM

Luhut Klaim Kasus Covid-19 Turun 50 Persen karena PPKM

Nasional
Menkes: Baru 22 Persen Vaksin yang Diterima, Sisanya pada Agustus-Desember

Menkes: Baru 22 Persen Vaksin yang Diterima, Sisanya pada Agustus-Desember

Nasional
Jokowi: Dalam Kondisi Apapun, Protokol Kesehatan adalah Kunci

Jokowi: Dalam Kondisi Apapun, Protokol Kesehatan adalah Kunci

Nasional
Luhut: PPKM Level 4 Diterapkan di Daerah yang Kasus Kematiannya Naik

Luhut: PPKM Level 4 Diterapkan di Daerah yang Kasus Kematiannya Naik

Nasional
Luhut: Sudah Kami Siapkan 49.000 Tempat Tidur Isolasi Terpusat di Jawa-Bali

Luhut: Sudah Kami Siapkan 49.000 Tempat Tidur Isolasi Terpusat di Jawa-Bali

Nasional
Kasus Covid-19 dan Kematian Tinggi, 4 Daerah Jadi Perhatian Khusus Pemerintah Pusat

Kasus Covid-19 dan Kematian Tinggi, 4 Daerah Jadi Perhatian Khusus Pemerintah Pusat

Nasional
 Luhut: Varian Delta Sangat Cepat Membuat Saturasi Oksigen Pasien Covid-19 Menurun

Luhut: Varian Delta Sangat Cepat Membuat Saturasi Oksigen Pasien Covid-19 Menurun

Nasional
Luhut Klaim Pemenuhan Oksigen dan Obat Semakin Membaik

Luhut Klaim Pemenuhan Oksigen dan Obat Semakin Membaik

Nasional
Anggota DPR Minta Distribusi Vaksin Merata di Setiap Daerah

Anggota DPR Minta Distribusi Vaksin Merata di Setiap Daerah

Nasional
PPKM Level 4 Diperpanjang, Jokowi Pastikan Penyaluran Bansos Dipercepat

PPKM Level 4 Diperpanjang, Jokowi Pastikan Penyaluran Bansos Dipercepat

Nasional
Jokowi Minta Masyarakat Tetap Waspada meskipun Kasus Harian Covid-19 Mulai Menurun

Jokowi Minta Masyarakat Tetap Waspada meskipun Kasus Harian Covid-19 Mulai Menurun

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X