Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/06/2021, 22:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Lonjakan kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir membuat RSPI Sulianti Saroso dan RSUP Persahabatan merekrut tenaga kesehatan untuk menyeimbangi penambahan jumlah tempat tidur.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pelayanan Kementerian Kesehatan Azhar Jaya mengatakan, rekruitmen para tenaga kesehatan kali ini memakan waktu yang cukup singkat.

Namun, para tenaga kesehatan tersebut akan dibimbing sampai dinilai layak bekerja secara mandiri.

"Karena ini prosesnya darurat, tentu saja persiapannya juga melalui proses on the job training," kata Azhar dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (24/6/2021).

Baca juga: Atasi Masalah Kapasitas Rumah Sakit, Kemenkes Bakal Gunakan RSJ dan Bangun RS Lapangan

Azhar mengatakan, rekruitmen tenaga kesehatan tersebut dapat dilakukan dengan dua cara yaitu rumah sakit membuka rekruitmen kemudian mengajukan kepada Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (BPPSDMK) atau bisa meminta bantuan ke BPPSDMK.

"Jadi sekali lagi masyarakat tidak usah khawatir karena kami Kementerian Kesehatan sudah melakukan perekrutan dan insya Allah jumlahnya cukup untuk mengatasi peningkatan," ujarnya.

Sebelumnya, RSPI Sulianti Saroso menambah 41 tempat tidur untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. Sehingga, total tempat tidur menjadi 145 tempat tidur.

Baca juga: Menkes: Terima Kasih Para Tenaga Kesehatan, Tetap Semangat

Selain itu, penambahan tempat tidur tersebut juga diiringi dengan penambahan jumlah tenaga kesehatan dan alat-alat kesehatan.

"Sudah kami siapkan total tenaga yang dibutuhkan RSPI itu sebanyak 80 perawat dan 2 dokter spesialis radiologi dan rehabilitasi," kata Direktur Utama Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Mohammad Syahril, Kamis.

Sementara itu, RSUP Persahabatan juga membutuhan tambahan tenaga kesehatan terutama perawat, sebanyak 150 orang untuk mencapai 90 persen jumlah tempat tidur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.