Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/06/2021, 16:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta pemerintah mengevaluasi program penanggulangan kasus Covid-19 menyusul kabar bahwa Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang mencatat 2 juta kasus Covid-19.

Menurut dia, evaluasi program juga harus diiringi dengan terus melakukan upaya-upaya inovasi untuk menangani pandemi.

"Terus melakukan upaya-upaya inovasi serta mempelajari cara penanggulangan dari negara lain yang juga memiliki angka penyebaran Covid-19 yang tinggi guna dapat diterapkan di Tanah Air untuk menekan perluasan angka Covid-19," kata Bambang dalam keterangannya, Kamis (24/6/2021).

Baca juga: Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus 2 Juta yang Membuat Pemerintah Perketat PPKM Mikro

Indonesia diketahui menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang mencatat 2 juta kasus Covid-19 terhitung mulai Senin (21/6/2021) dengan status memiliki 29 daerah berada di zona merah.

Pria yang akrab disapa Bamsoet ini menekankan pemerintah perlu menentukan zona wilayah penyebaran Covid-19.

Dalam hal ini, ia meminta pemerintah menggunakan sejumlah pihak atau pakar di bidang kesehatan seperti epidemiolog, surveilans kesehatan masyarakat, dan pelayanan kesehatan.

Selain itu, tambah dia, pemerintah juga diminta menggencarkan upaya testing, tracing, dan treatment sebagai bagian dari program 3T dalam penanggulangan pandemi.

Baca juga: UPDATE: Tambah 14.536 Orang, Kasus Covid-19 Indonesia Lewati 2 Juta

Pemerintah, lanjutnya, juga harus mengajak dan memastikan masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Seperti mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas, serta mendukung program imunisasi dari pemerintah," tuturnya.

Lebih lanjut, Bamsoet meminta pemerintah beserta seluruh stakeholders terkait untuk berkomitmen mengatasi pandemi.

Namun, komitmen tersebut juga harus didukung oleh masyarakat untuk menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro secara disiplin.

"Hal ini agar angka covid-19 di tanah air dapat terus ditekan dan tingkat kesembuhan dapat semakin ditingkatkan," kata Bamsoet.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Manuver' Panji Gumilang, Tudingan Kriminalisasi, dan Bantahan Polri

"Manuver" Panji Gumilang, Tudingan Kriminalisasi, dan Bantahan Polri

Nasional
Lukas Enembe Bakal Hadiri Sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta

Lukas Enembe Bakal Hadiri Sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta

Nasional
Kesan Menteri Jokowi Ikuti 'Istana Berkebaya', Menlu Retno Senang Jalan di 'Catwalk', Prabowo Acungkan Jempol

Kesan Menteri Jokowi Ikuti "Istana Berkebaya", Menlu Retno Senang Jalan di "Catwalk", Prabowo Acungkan Jempol

Nasional
KPCPEN Bubar, Kemenkes Tangani Covid-19 di Masa Endemi

KPCPEN Bubar, Kemenkes Tangani Covid-19 di Masa Endemi

Nasional
Sidang Lukas Enembe, Jaksa KPK Hadirkan 5 Saksi

Sidang Lukas Enembe, Jaksa KPK Hadirkan 5 Saksi

Nasional
Saat 3 Partai Tunjukkan Resistensi terhadap Uji Materi Terkait Batas Usia Capres-Cawpres

Saat 3 Partai Tunjukkan Resistensi terhadap Uji Materi Terkait Batas Usia Capres-Cawpres

Nasional
Kisruh Upaya Mengubah Batas Usia Capres: Demokrat Tuding Cawe-cawe Jokowi, PDI-P Bicara Manuver Kuasa

Kisruh Upaya Mengubah Batas Usia Capres: Demokrat Tuding Cawe-cawe Jokowi, PDI-P Bicara Manuver Kuasa

Nasional
Tak Ambil Pusing jika Batal Jadi Cawapres Ganjar, Sandiaga: Saya Pernah Tinggalkan Posisi Wagub untuk Berjuang

Tak Ambil Pusing jika Batal Jadi Cawapres Ganjar, Sandiaga: Saya Pernah Tinggalkan Posisi Wagub untuk Berjuang

Nasional
Saat Anies Kembali Sampaikan Narasi Perubahan yang Dinilai Tak Efektif Dongkrak Suaranya...

Saat Anies Kembali Sampaikan Narasi Perubahan yang Dinilai Tak Efektif Dongkrak Suaranya...

Nasional
Jambore Pramuka Dunia di Korsel Dilanda Panas Ekstrem, Pemerintah Belum Berencana Pulangkan Kontingen Indonesia

Jambore Pramuka Dunia di Korsel Dilanda Panas Ekstrem, Pemerintah Belum Berencana Pulangkan Kontingen Indonesia

Nasional
Targetkan 11 Juta Suara, Sandiaga Sebut PPP Akan Manfaatkan AI

Targetkan 11 Juta Suara, Sandiaga Sebut PPP Akan Manfaatkan AI

Nasional
[GELITIK NASIONAL] Kehangatan Prabowo dan PSI, Sinyal Kecewa karena Dinginnya PDI-P?

[GELITIK NASIONAL] Kehangatan Prabowo dan PSI, Sinyal Kecewa karena Dinginnya PDI-P?

Nasional
[POPULER NASIONAL] Cerita Novel soal Eks Pegawai KPK Dihalangi Saat Mau Kerja di Swasta | PDI-P soal Usia Capres

[POPULER NASIONAL] Cerita Novel soal Eks Pegawai KPK Dihalangi Saat Mau Kerja di Swasta | PDI-P soal Usia Capres

Nasional
Jokowi Dorong Masyarakat Lebih Sering Pakai Kebaya, tapi Tak Perlu Dipaksa

Jokowi Dorong Masyarakat Lebih Sering Pakai Kebaya, tapi Tak Perlu Dipaksa

Nasional
Pimpin Sidang AIPA Ke-44, Puan Ajak Anggota Kedepankan Semangat ASEAN Solidarity

Pimpin Sidang AIPA Ke-44, Puan Ajak Anggota Kedepankan Semangat ASEAN Solidarity

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com