Gubernur Sulut Sebut Ketersediaan Vaksin Covid-19 di Wilayahnya Masih Terbatas

Kompas.com - 17/06/2021, 14:59 WIB
Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat diwawancara usai rapat paripurna di Kantor DPRD Sulut, Jumat (15/11/2019) pukul 10.30 Wita KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEYGubernur Sulut Olly Dondokambey saat diwawancara usai rapat paripurna di Kantor DPRD Sulut, Jumat (15/11/2019) pukul 10.30 Wita

JAKARTA, KOMPAS.com – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengatakan, stok vaksin Covid-19 di Sulut masih terbatas. 

Vaksin di pemerintah provinsi Sulawesi Utara sampai hari ini masih terbatas sehingga di daerah terpencil memang masyarakat yang menginginkan divaksin masih terkendala dengan kekurangan,” kata Olly dalam webinar virtual bertajuk “Kebijakan Pemerintah Daerah, Peluang, Tantangan, dan Kepemimpinan di Masa dan Pasca Pandemi Covid-19” pada Kamis (17/6/2021).

Dalam kesempatan yang sama, Olly menyebut, Sulawesi Utara diuntungkan dengan letak geografis dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Baca juga: Jubir Satgas: Pemerintah Jamin Vaksin Covid-19 Aman dan Berkhasiat

Sebab, ada sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Utara dipisahkan oleh pulau yang berbeda.

“Lebih diuntungkan dari provinsi-provinsi yang lain karena situasi kondisi di Provinsi Sulawesi Utara ini, ada tiga daerah wilayahnya kepulauan sehingga cara penanganan Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara lebih gampang terisolir dari pandemi Covid-19 ini,” ujar dia.

Olly pun mengatakan, penambahan kasus harian Covid-19 di Sulawesi Utara masih cenderung rendah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bahkan, ia menyebut, pada hari ini tidak ada penambahan kasus Covid-19 di provinsinya.

“Sampai hari ini yang terdampak menurut data yang ada hari ini kita tidak ada tambahan atau nol," ucap dia.

Meskipun begitu, Olly mengatakan, pemerintah daerah di wilayahnya tetap aktif melakukan koordinasi antar wilayah serta dengan pemerintah pusat terkait penanganan Covid-19.

Baca juga: Ganjar Sebut Jawa Tengah Krisis Tenaga Kesehatan Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

Ia juga membuat kebijakan dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus corona di wilayahnya.

“Termasuk kita melakukan membuat Perda Covid Nomor 2 Tahun 2021 ini semua berjalan sesuai instruksi dari perda ini menyangkut PPKM,” kata dia.

“Menyangkut tempat-tempat hiburan, tempat-tempat ibadah, semua berjalan sesuai dengan rencana pemerintah dan rencana kepala daerah kepala daerah yang ada,” kata Olly.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aturan Baru Pelaku Perjalanan Dalam Negeri Saat PPKM Level 4 Dirilis, Ini Ketentuannya

Aturan Baru Pelaku Perjalanan Dalam Negeri Saat PPKM Level 4 Dirilis, Ini Ketentuannya

Nasional
Kunjungan ke Kaltim, Menko PMK Imbau Perusahaan Besar Bantu Kebutuhan Oksigen Lewat CSR

Kunjungan ke Kaltim, Menko PMK Imbau Perusahaan Besar Bantu Kebutuhan Oksigen Lewat CSR

Nasional
Mahfud Ajak Kerja Sama Ormas Keagamaan Tekan Kasus Covid-19

Mahfud Ajak Kerja Sama Ormas Keagamaan Tekan Kasus Covid-19

Nasional
Mendagri Minta Kepala Daerah Terjun Langsung Salurkan Bansos ke Warga

Mendagri Minta Kepala Daerah Terjun Langsung Salurkan Bansos ke Warga

Nasional
Wapres Minta Ulama Jaga Keselamatan Negara dari Potensi Ketidakpercayaan Masyarakat

Wapres Minta Ulama Jaga Keselamatan Negara dari Potensi Ketidakpercayaan Masyarakat

Nasional
Cerita Budiman Sudjatmiko Dituding Jadi Dalang Kerusuhan 27 Juli 1996

Cerita Budiman Sudjatmiko Dituding Jadi Dalang Kerusuhan 27 Juli 1996

Nasional
Ini Alasan Hakim Memvonis Bebas Mandor Renovasi Gedung Kejagung

Ini Alasan Hakim Memvonis Bebas Mandor Renovasi Gedung Kejagung

Nasional
Soal Aturan Makan 20 Menit, Tito: Terdengar Lucu, tetapi Beberapa Negara Sudah Berlakukan

Soal Aturan Makan 20 Menit, Tito: Terdengar Lucu, tetapi Beberapa Negara Sudah Berlakukan

Nasional
25 Tahun Kudatuli: Peristiwa Mencekam di Kantor PDI

25 Tahun Kudatuli: Peristiwa Mencekam di Kantor PDI

Nasional
Karut-marut Pencairan Insentif Tenaga Kesehatan di Tengah Pandemi

Karut-marut Pencairan Insentif Tenaga Kesehatan di Tengah Pandemi

Nasional
Terbitkan Surat Edaran, KPK Minta Industri Jasa Keuangan Kendalikan Gratifikasi

Terbitkan Surat Edaran, KPK Minta Industri Jasa Keuangan Kendalikan Gratifikasi

Nasional
Angka Kematian Tinggi, Menkes Ingatkan Pentingnya Ukur Saturasi Oksigen Pasien Covid-19

Angka Kematian Tinggi, Menkes Ingatkan Pentingnya Ukur Saturasi Oksigen Pasien Covid-19

Nasional
Perjalanan PDI Perjuangan: dari Kudatuli, Oposisi, Dominasi, hingga Pandemi

Perjalanan PDI Perjuangan: dari Kudatuli, Oposisi, Dominasi, hingga Pandemi

Nasional
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Disebut Pernah Hubungi M Syahrial Terkait Kasus Jual Beli Jabatan

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Disebut Pernah Hubungi M Syahrial Terkait Kasus Jual Beli Jabatan

Nasional
[POPULER NASIONAL] Puan: Fotokopi KTP untuk Vaksin Jangan Disalahgunakan | Kasus Covid-19 Bertambah 28.228

[POPULER NASIONAL] Puan: Fotokopi KTP untuk Vaksin Jangan Disalahgunakan | Kasus Covid-19 Bertambah 28.228

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X