Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Dengar Keluh Kesah Nelayan di Pantai Camplong, Anggota DPR Ini akan Salurkan Aspirasi Mereka

Kompas.com - 16/06/2021, 12:13 WIB
Alifia Nuralita Rezqiana,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Slamet Ariyadi mengaku prihatin dengan kondisi nelayan di Pantai Camplong, Kabupaten Sampang, Madura.

“Nanti saya akan menyalurkan (aspirasi mereka) kepada pihak terkait khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KP) tentang alat tangkap untuk nelayan (di Pantai) Camplong,” katanya, saat mengunjungi para nelayan di Desa Tambaan, Kecamatan Camplong.

Hal tersebut disampaikan Slamet, usai Ketua Kelompok Nelayan Teratai Putih Camplong Muhrojj menyampaikan keluhan para nelayan tentang kebutuhan perahu dan alat tangkap.

Muhroji mengatakan, para nelayan membutuhkan jaring untuk menangkap udang dan sarana kebersihan yang layak.

Baca juga: Pimpinan DPR Sebut PPN Jasa Pendidikan Tak Sesuai UUD 1945

“Selain itu, kami meminta bantuan jaring untuk menangkap udang, kami juga meminta kepada Bapak Slamet Ariyadi untuk membantu membangun jamban untuk para nelayan di Pantai Camplong. Selama ini kami sangat kesusahan saat buang hajat,” ujar Muhroji, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com pada Rabu (16/6/2021).

Ia berharap, anggota DPR dari fraksi Partai Amanah Nasional (PAN) Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur (Jatim) yang ditemuinya itu dapat membantu memenuhi kebutuhan nelayan.

“Selama ini, pendapatan nelayan di pesisir pantai selatan Madura mendapatkan penghasilan tidak lebih dari Rp 50 ribu sekali melaut,” sebut Muhroji.

Adapun dalam kunjungannya, Anggota Komisi IV DPR RI itu juga didampingi oleh Tim Suara Dapil TVR Parlemen.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Wakil Ketua DPR: Tetap Injak Rem, Jangan Sampai Kendor

Sebagai informasi, TVR Parlemen merupakan unit produksi televisi dan radio siaran terbatas di bawah Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

Kemenag: Berhaji Hanya Pakai Visa Haji, Jangan Tertipu Tawaran Visa Lainnya

Kemenag: Berhaji Hanya Pakai Visa Haji, Jangan Tertipu Tawaran Visa Lainnya

Nasional
Wapres Ma'ruf Amin Imbau Masyarakat Hormati dan Terima Putusan MK soal Pilpres 2024

Wapres Ma'ruf Amin Imbau Masyarakat Hormati dan Terima Putusan MK soal Pilpres 2024

Nasional
Said Abdullah: Perjuangan Kartini Layak Dapat Nobel

Said Abdullah: Perjuangan Kartini Layak Dapat Nobel

Nasional
Akademisi Nilai Gibran Bisa Didiskualifikasi jika Putusan MK Lampaui Analisis Doktrinal

Akademisi Nilai Gibran Bisa Didiskualifikasi jika Putusan MK Lampaui Analisis Doktrinal

Nasional
Sidang Pendapat Rakyat Hasilkan 6 Rekomendasi, Singgung Cawe-cawe Presiden Jokowi

Sidang Pendapat Rakyat Hasilkan 6 Rekomendasi, Singgung Cawe-cawe Presiden Jokowi

Nasional
Jokowi Bicara Pentingnya RUU Perampasan Aset, Anggota Komisi III DPR Sarankan Presiden Terbitkan Perppu

Jokowi Bicara Pentingnya RUU Perampasan Aset, Anggota Komisi III DPR Sarankan Presiden Terbitkan Perppu

Nasional
Kepercayaan Publik ke KPK Masih Melorot, Hanya Unggul dari Parpol dan DPR

Kepercayaan Publik ke KPK Masih Melorot, Hanya Unggul dari Parpol dan DPR

Nasional
Hinca Panjaitan: Tugas TKN Prabowo-Gibran Berakhir Usai Putusan MK Besok

Hinca Panjaitan: Tugas TKN Prabowo-Gibran Berakhir Usai Putusan MK Besok

Nasional
Apakah Prabowo Bakal Hadir dalam Sidang Putusan MK? Ini Kata Tim Hukum

Apakah Prabowo Bakal Hadir dalam Sidang Putusan MK? Ini Kata Tim Hukum

Nasional
Survei Indikator: Publik Anggap Penegakan Hukum di Indonesia Sudah Baik

Survei Indikator: Publik Anggap Penegakan Hukum di Indonesia Sudah Baik

Nasional
Pakar Sebut Peluang MK Putuskan Pemungutan Ulang Pilpres Masih Terbuka

Pakar Sebut Peluang MK Putuskan Pemungutan Ulang Pilpres Masih Terbuka

Nasional
Soal Karangan Bunga di MK, TKN Prabowo-Gibran: Elegan, Ketimbang Turun ke Jalan

Soal Karangan Bunga di MK, TKN Prabowo-Gibran: Elegan, Ketimbang Turun ke Jalan

Nasional
Jokowi Tiba di Gorontalo, Besok Resmikan Bandara Panua Pohuwato

Jokowi Tiba di Gorontalo, Besok Resmikan Bandara Panua Pohuwato

Nasional
Komnas Perempuan Dorong Dugaan Asusila Ketua KPU Dibawa ke Pidana

Komnas Perempuan Dorong Dugaan Asusila Ketua KPU Dibawa ke Pidana

Nasional
Gibran Diyakini Tak Didiskualifikasi, Idrus Marham: Tak Mungkin Putusan MK Timbulkan Masalah Baru

Gibran Diyakini Tak Didiskualifikasi, Idrus Marham: Tak Mungkin Putusan MK Timbulkan Masalah Baru

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com