Kompas.com - 15/06/2021, 10:18 WIB
Penulis Irfan Kamil
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga negara Indonesia (WNI) yang positif Covid-19 di luar negeri bertambah 27 orang, berdasarkan data Kementerian Luar Negeri pada Selasa (15/6/2021).

Penambahan 27 kasus baru WNI tersebut yakni 12 di Korea Selatan, enam di Inggris, empat di Afganistan, dua di Singapura, dua di Portugal dan satu di Rusia.

"Tambahan WNI terkonfirmasi Covid-19 di Singapura, Portugal, Inggris, Afganistan, Rusia dan Korea Selatan," dikutip dari akun Twitter Kemenlu, Selasa.

Dengan penambahan tersebut, kini WNI yang terpapar Covid-19 menjadi 4.999 orang.

Berdasarkan data Kemenlu, terdapat penambahan 38 WNI yang sembuh dari Covid-19.

Rinciannya, 17 di Korea Selatan, 15 di Portugal, tiga di Afganistan, dua di Singapura dan satu di Rusia.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di RS UI Depok Diperluas untuk Semua WNI

Dari data tersebut, pasien yang dinyatakan sembuh kini 4.201 orang atau 84 persen dari total kasus.

Sementara, total pasien meninggal dunia 206 orang dan 592 orang masih dalam perawatan.

Berikut data sebaran 4.999 WNI yang terkonfirmasi Covid-19 di luar negeri hingga 15 Juni 2021:

1. Afganistan: 15 (3 sembuh, 12 stabil)
2. Albania: 2 WNI (sembuh)
3. Arab Saudi: 270 WNI (89 sembuh, 80 stabil, 101 meninggal)
4. Aljazair: 12 WNI (sembuh)
5. Amerika Serikat: 259 WNI (225 sembuh, 5 stabil, 29 meninggal)

6. Argentina: 7 WNI (5 stabil, 2 sembuh)
7. Australia: 12 WNI (11 sembuh, 1 stabil)
8. Austria: 3 WNI (2 sembuh, 1 stabil)
9. Azerbaijan: 19 WNI (17 sembuh, 2 stabil)
10. Bahamas: 1 WNI (sembuh)

11. Bahrain: 89 WNI (69 sembuh, 15 stabil, 5 meninggal)
12. Bangladesh: 16 WNI (14 sembuh, 2 stabil)
13. Belanda: 84 WNI (79 sembuh, 5 meninggal)
14. Belgia: 21 WNI (21 sembuh)
15. Bosnia dan Herzegovina: 8 WNI (6 sembuh, 2 stabil)

16. Brunei Darussalam: 8 WNI (7 sembuh, 1 stabil)
17. Bulgaria: 10 WNI (sembuh)
18. Ceko: 37 WNI (sembuh)
19. Chile: 6 WNI (sembuh)
20. Denmark: 5 WNI (2 sembuh, 3 stabil)

21. Ekuador: 3 WNI (2 sembuh, 1 stabil)
22. Filipina: 33 WNI (sembuh)
23. Ethiopia: 14 WNI (9 sembuh, 5 stabil)
24. Finlandia: 26 WNI (sembuh)
25. Ghana: 1 WNI (meninggal)

26. Hongaria: 22 WNI (21 sembuh, 1 stabil)
27. India: 137 WNI (130 sembuh, 4 stabil, 3 meninggal)
28. Inggris: 125 WNI (113 sembuh, 6 stabil, 6 meninggal)
29. Irak: 15 WNI (13 sembuh, 1 stabil, 1 meninggal)
30. Iran: 2 WNI (sembuh)

31. Irlandia: 2 WNI (sembuh)
32. Italia: 30 WNI (29 sembuh, 1 stabil)
33. Jepang: 35 WNI (4 sembuh, 31 stabil)
34. Jerman: 36 WNI (11 sembuh, 22 stabil, 3 meninggal)
35. Kamboja: 21 WNI (19 sembuh, 2 meninggal)

36. Kanada: 11 WNI (7 sembuh, 4 stabil)
37. Kazakhstan: 19 WNI (sembuh)
38. Korea Selatan: 318 WNI (308 sembuh, 10 stabil)
39. Kuba: 3 WNI (1 sembuh, 2 meninggal)
40. Kuwait: 264 WNI (253 sembuh, 2 stabil, 9 meninggal)

41. Lebanon: 1 WNI (stabil)
42. Libya: 1 WNI (meninggal)
43. Madagaskar: 4 WNI (stabil)
44. Malaysia: 168 WNI (52 sembuh, 114 stabil, 2 meninggal)
45. Maladewa: 27 WNI (25 sembuh, 1 stabil, 1 meninggal)

46. Meksiko: 3 WNI (sembuh)
47. Mesir: 57 WNI (53 sembuh, 4 stabil, 3 meninggal)
48. Makedonia Utara: 2 WNI (sembuh)
49. Mozambik: 4 WNI (sembuh)
50. Myanmar: 2 WNI (sembuh)

51. Namibia: 1 WNI (sembuh)
52. Nigeria: 2 WNI (sembuh)
53. Oman: 20 WNI (2 sembuh, 18 stabil)
54. Norwegia: 4 WNI (sembuh)
55. Pakistan: 37 WNI (33 sembuh, 4 stabil)

56. UEA: 123 WNI (106 sembuh, 9 stabil, 8 meninggal)
57. Panama: 4 WNI (sembuh)
58. Papua Nugini: 3 WNI (stabil)
59. Peru: 16 WNI (12 sembuh, 2 stabil, 2 meninggal)
60. Polandia: 2 WNI (sembuh)

61. Portugal: 17 WNI (15 sembuh, 2 stabil)
62. Perancis: 13 WNI (8 sembuh, 5 stabil)
63. Qatar: 392 WNI (389 sembuh, 1stabil, 2 meninggal)
64. RRT (China) : 2 WNI (1 sembuh, 1 stabil)
65. RRT (Makau): 3 WNI (sembuh)

66. RRT (Hong Kong): 366 WNI (364 sembuh, 2 stabil)
67. Rusia: 36 WNI (35 sembuh, 1 stabil)
68. Rumania: 12 WNI (sembuh)
69. Singapura: 808 WNI (786 sembuh, 20 stabil, 2 meninggal)
70. Slovenia: 2 WNI (sembuh)

71. Serbia: 2 WNI (stabil)
72. Siprus: 1 WNI (sembuh)
73. Spanyol: 34 WNI (33 sembuh, 1 meninggal)
74. Sri Lanka: 5 WNI (4 sembuh, 1 stabil)
75. Sudan: 22 WNI (21 sembuh, 1 meninggal)

76. Suriah: 37 WNI (35 sembuh, 2 stabil)
77. Swedia: 1 WNI (stabil)
78. Suriname: 3 WNI (sembuh)
79. Swiss: 9 WNI (stabil)
80. Taiwan: 232 WNI (142 sembuh, 90 stabil)

81. Thailand: 12 WNI (9 sembuh, 3 stabil)
82. Timor Leste: 11 WNI (stabil)
83. Tunisia: 14 WNI (stabil)
84. Turki: 133 WNI (90 sembuh, 39 stabil, 4 meninggal)
85. Uzbekistan: 19 WNI (18 sembuh, 1 meninggal)

86. Vatikan: 54 WNI (sembuh)
87. Vietnam: 1 WNI (stabil)
88. Jordania: 72 WNI (69 sembuh, 3 meninggal)
89. Yunani : 13 WNI (7 sembuh, 5 stabil, 1 meninggal)
90. Kapal pesiar: 201 WNI (182 sembuh, 12 stabil, 7 meninggal)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelombang Desakan Supaya Hakim Agung Sudrajad Terlibat Suap Dihukum Berat

Gelombang Desakan Supaya Hakim Agung Sudrajad Terlibat Suap Dihukum Berat

Nasional
Puan: PDI-P dan PKB Sama-sama 'Partai Wong Sendal Jepit, Wong Cilik'

Puan: PDI-P dan PKB Sama-sama "Partai Wong Sendal Jepit, Wong Cilik"

Nasional
LPSK soal Putri Candrawathi: UU TPKS Bukan untuk Korban 'Fake'

LPSK soal Putri Candrawathi: UU TPKS Bukan untuk Korban "Fake"

Nasional
Tafsir UU Perlindungan Data Pribadi yang Perlu Diketahui

Tafsir UU Perlindungan Data Pribadi yang Perlu Diketahui

Nasional
Cak Imin: Minimal Saya jadi Wapres, PKB Kalah Gede Sama PDI-P

Cak Imin: Minimal Saya jadi Wapres, PKB Kalah Gede Sama PDI-P

Nasional
Kata Puan soal Dewan Kolonel yang Mendukungnya Vs Dewan Kopral Pendukung Ganjar untuk Pilpres 2024

Kata Puan soal Dewan Kolonel yang Mendukungnya Vs Dewan Kopral Pendukung Ganjar untuk Pilpres 2024

Nasional
MAKI Ungkap 25 Riwayat Perjalanan Luar Negeri Lukas Enembe, Diduga Sebagian Besar untuk Judi

MAKI Ungkap 25 Riwayat Perjalanan Luar Negeri Lukas Enembe, Diduga Sebagian Besar untuk Judi

Nasional
Kriteria Cawapres Puan Maharani Jika Maju sebagai Capres 2024

Kriteria Cawapres Puan Maharani Jika Maju sebagai Capres 2024

Nasional
Status 'Wanita Emas' Sebagai Ketum di Partai Republik Satu Masih Sah, Meski jadi Tersangka Kejagung

Status "Wanita Emas" Sebagai Ketum di Partai Republik Satu Masih Sah, Meski jadi Tersangka Kejagung

Nasional
Dapat Kejutan Ulang Tahun, Cak Imin Doakan Dirinya jadi Wapres-Puan Presiden

Dapat Kejutan Ulang Tahun, Cak Imin Doakan Dirinya jadi Wapres-Puan Presiden

Nasional
KPU Tetap Verifikasi Partai Republik Satu, Meski 'Wanita Emas' jadi Tersangka

KPU Tetap Verifikasi Partai Republik Satu, Meski "Wanita Emas" jadi Tersangka

Nasional
Makan Pecel Bareng Cak Imin, Puan: Kesukaannya Sama, Jangan-jangan Cocok

Makan Pecel Bareng Cak Imin, Puan: Kesukaannya Sama, Jangan-jangan Cocok

Nasional
MAKI Sentil Gubernur Papua Berjudi Saat Rakyat Sedang Kesusahan

MAKI Sentil Gubernur Papua Berjudi Saat Rakyat Sedang Kesusahan

Nasional
MAKI Minta KPK Lacak Sumber Dana Setoran Rp 560 Miliar Lukas Enembe ke Kasino Judi

MAKI Minta KPK Lacak Sumber Dana Setoran Rp 560 Miliar Lukas Enembe ke Kasino Judi

Nasional
MAKI Duga Setoran Lukas Enembe Rp 560 Miliar ke Kasino Judi Bukan dari Uang Pribadi

MAKI Duga Setoran Lukas Enembe Rp 560 Miliar ke Kasino Judi Bukan dari Uang Pribadi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.