Jokowi Ingin Bandara Jenderal Soedirman Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jateng Selatan

Kompas.com - 11/06/2021, 11:02 WIB
Foto tangkapa layar YouTube Sekretariat Presiden: Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Jumat (11/6/2021). Kompas.com/Fitria Chusna FarisaFoto tangkapa layar YouTube Sekretariat Presiden: Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Jumat (11/6/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menyambut baik beroperasinya Bandara Jenderal Besar Soedirman di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

Ia berharap keberadaan bandara tersebut mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Purbalingga dan sekitarnya.

Hal ini Jokowi sampaikan saat meninjau pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman, Jumat (11/6/2021).

"Kita harapkan bandara ini akan memberikan kontribusi, menumbuhkan ekonomi tidak hanya di Kabupaten Purbalingga, tetapi juga di Banyumas, di Cilacap, kemudian Banjarnegara, kemudian Wonosobo, dan juga daerah sekitarnya, termasuk Kebumen," kata Jokowi.

Baca juga: Tinjau Pembangunan Bandara Jenderal Soedirman, Jokowi Ucapkan Terima Kasih ke Ganjar

Tak hanya itu, keberadaan Bandara Jenderal Besar Soedirman juga diharapkan mempercepat mobilitas orang, mobilitas barang, hingga logistik.

"Sehingga akhirnya akan memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi pada wilayah di Jawa Tengah bagian selatan ini," ujar Jokowi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Presiden mengatakan, panjang runway atau landasan pacu Bandara Jenderal Besar Soedirman yang telah selesai dibangun mencapai 1.600 meter. Sedangkan lebarnya hingga 30 meter.

Meski terminal bandara belum rampung, pada minggu lalu sudah mulai dilakukan penerbangan dari Jakarta ke Purbalingga, dan dari Purbalingga ke Surabaya oleh pesawat Citilink.

Baca juga: Kunjungi Jawa Tengah, Jokowi Tinjau Bandara Jenderal Besar Soedirman

Penumpang yang diangkut oleh pesawat tersebut pun mencapai lebih dari 70 persen.

Jokowi menyambut baik langkah itu. Menurut dia, untuk mengoperasikan bandara tak perlu menunggu pembangunan terminal selesai apabila landasan pacu sudah bisa digunakan.

Cara-cara demikian, kata dia, akan diterapkan pada bandara-bandara lainnya yang kini masih dalam proses pembangunan.

"Saya kira ini akan lebih produktif seperti itu daripada kita menunggu terminalnya harus selesai, kemudian baru dilakukan penerbangan," ucap Jokowi.

Baca juga: Jokowi Melayat Mendiang Istri Yasonna Laoly di Rumah Duka RSPAD

Jokowi pun berterima kasih kepada para pihak yang telah ikut berkontribusi dalam pembangunan bandara ini.

"Terima kasih kepada Pak Gubernur Jawa Tengah, ada Ibu Bupati Purbalingga, dan seluruh daerah di Purbalingga yang telah banyak ikut berkontribusi dalam pembangunan ini," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beri Kuliah Umum, Gus Menteri Paparkan 3 Poin Kebijakan Pembangunan Desa

Beri Kuliah Umum, Gus Menteri Paparkan 3 Poin Kebijakan Pembangunan Desa

Nasional
KPK Jebloskan Eks Dirut PT DI Budi Santoso ke Lapas Sukamiskin

KPK Jebloskan Eks Dirut PT DI Budi Santoso ke Lapas Sukamiskin

Nasional
 Pimpinan Komisi IX: Ketegasan dan Kedisiplinan Jadi Kunci Sukses PPKM Mikro

Pimpinan Komisi IX: Ketegasan dan Kedisiplinan Jadi Kunci Sukses PPKM Mikro

Nasional
UPDATE 24 Juni: 12.838.745 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 24 Juni: 12.838.745 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
Satgas: Pandemi Covid-19 Hampir Mencapai Puncaknya

Satgas: Pandemi Covid-19 Hampir Mencapai Puncaknya

Nasional
UPDATE 24 Juni: Sebaran 20.574 Kasus Harian Covid-19 di Indonesia, Jakarta Tembus 7.500 Kasus

UPDATE 24 Juni: Sebaran 20.574 Kasus Harian Covid-19 di Indonesia, Jakarta Tembus 7.500 Kasus

Nasional
Kasus Covid-19 di Pulau Jawa Meningkat 2 Kali Lipat Dibanding Minggu Lalu

Kasus Covid-19 di Pulau Jawa Meningkat 2 Kali Lipat Dibanding Minggu Lalu

Nasional
Kasus Covid-19 Kembali Catat Rekor, Ini Respons Istana

Kasus Covid-19 Kembali Catat Rekor, Ini Respons Istana

Nasional
Komnas Perempuan: Tak Ada Satu Pun Pasal dalam RUU PKS yang Legalkan Zina

Komnas Perempuan: Tak Ada Satu Pun Pasal dalam RUU PKS yang Legalkan Zina

Nasional
UPDATE 24 Juni: Ada 171.542 Kasus Aktif Covid-19 Di Indonesia

UPDATE 24 Juni: Ada 171.542 Kasus Aktif Covid-19 Di Indonesia

Nasional
UPDATE 24 Juni: Total 136.896 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

UPDATE 24 Juni: Total 136.896 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

Nasional
Berkas Perkara Dilimpahkan ke Tipikor Palembang, Eks Bupati Muara Enim Juarsah Segera Disidang

Berkas Perkara Dilimpahkan ke Tipikor Palembang, Eks Bupati Muara Enim Juarsah Segera Disidang

Nasional
RSUP Fatmawati, RSUP Persahabatan, dan RSPI Sulianti Saroso Jadi RS Khusus Covid-19

RSUP Fatmawati, RSUP Persahabatan, dan RSPI Sulianti Saroso Jadi RS Khusus Covid-19

Nasional
Selidiki TWK Pegawai KPK, Komnas HAM Dalami Keterangan Pegawai yang Memenuhi Syarat

Selidiki TWK Pegawai KPK, Komnas HAM Dalami Keterangan Pegawai yang Memenuhi Syarat

Nasional
Mayoritas Langgar Imigrasi, 145 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Mayoritas Langgar Imigrasi, 145 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X