Prananda Jadi Sorotan Saat Temani Megawati Hadiri Peresmian Patung Bung Karno

Kompas.com - 07/06/2021, 16:35 WIB
Ketua DPP PDI-P Prananda Prabowo saat ditemui di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur, Bali, Sabtu (10/8/2019). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOKetua DPP PDI-P Prananda Prabowo saat ditemui di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur, Bali, Sabtu (10/8/2019).
|
Editor Bayu Galih

A

KOMPAS.com - Hadirnya putra dari Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri, Prananda Prabowo, pada peresmian patung Bung Karno berkuda pada hari Minggu (6/6/2021) jadi sorotan. 

Selama ini, Prananda memang jarang sekali muncul di depan publik mendampingi sang ibu. Prananda diketahui lebih banyak berada di belakang layar seperti menyiapkan pidato serta acara kongres dan rapat-rapat partai.

Hal ini sekaligus membuat jagad politik Indonesia memiliki warna lain setelah tokoh yang selama ini ada di balik layar, muncul ke tengah publik.

Baca juga: Waketum Gerindra Sebut Prabowo Larang Kader Serang Pribadi Megawati

Pengamat Politik Muhammad Qodari mengatakan bahwa kehadiran Prananda dalam acara peresmian patung kuda Bung Karno adalah penting untuk memperkokoh kemungkinan koalisi Partai Gerindra dan PDI-P di Pilpres 2024.

"Potensi koalisi ke depan makin perkuat pesan politik rencana koalisi ini sangat serius," ujar Qodari seperti dilansir Tribunnews.com.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Qodari, Puan Maharani adalah sosok yang dianggap sayap pemerintahan di PDI-P, sedangkan Prananda adalah sayap kepartaian.

"Dia (Prananda) ini memang amat jarang muncul di depan publik. Sekali dia muncul akan menjadi istimewa," kata Qodari.

Baca juga: Pekik Merdeka Prananda dan Potensi Jadi Penerus Mega...

Prananda, kata Qodari, memiliki karakter yang sangat mirip seperti Megawati.

"Kalau ada sesuatu (acara) dia tidak suka, tidak nongol," ujarnya.

Qodari mengatakan, acara peresmian patung kuda  yang dihadiri Prabowo dan Megawati memiliki nilai politik yang luar biasa besar terkait konteks Pemilu 2024. Apalagi, setelah Megawati secara khusus menyapa Prabowo sebagai 'sahabatnya'.

"Acara tadi sangat spesial pakai telur, apalagi ada Prananda," ujarnya.

"Ini sebuah aliansi strategis, aliansi ideologi Soekarnois yang akan berpuncak pada 2024 mendatang," ujar Qodari menambahkan.

Baca juga: Momen Kedekatan Prabowo dan Megawati Saat Resmikan Patung Bung Karno

Menurut Qodari hubungan PDIP dan Gerindra semakin 'mesra' akhir-akhir ini.

"Ini istilahnya kawin gantung tinggal peresmian saja. Tinggal formatnya nanti 2024 bagaimana," kata dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Sita Uang Rp 225 Juta dalam OTT Bupati Kolaka Timur

KPK Sita Uang Rp 225 Juta dalam OTT Bupati Kolaka Timur

Nasional
KPK Beberkan Kronologi OTT Bupati Kolaka Timur

KPK Beberkan Kronologi OTT Bupati Kolaka Timur

Nasional
KPK: Bupati Kolaka Diduga Minta Uang Rp 250 Juta ke Kepala BPBD sebagai Fee Proyek Jembatan

KPK: Bupati Kolaka Diduga Minta Uang Rp 250 Juta ke Kepala BPBD sebagai Fee Proyek Jembatan

Nasional
KPK Tahan Bupati Andi Merya Nur dan Kepala BPBD Kolaka Timur

KPK Tahan Bupati Andi Merya Nur dan Kepala BPBD Kolaka Timur

Nasional
KPU Sebut Pencoblosan Pemilu 2024 di Bulan April Akan Problematik

KPU Sebut Pencoblosan Pemilu 2024 di Bulan April Akan Problematik

Nasional
KPK Tetapkan Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur dan Kepala BPBD Tersangka Suap

KPK Tetapkan Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur dan Kepala BPBD Tersangka Suap

Nasional
Anggaran Bansos 2022 Rp 74,08 Triliun, Risma: Bansos Tidak Dihentikan

Anggaran Bansos 2022 Rp 74,08 Triliun, Risma: Bansos Tidak Dihentikan

Nasional
Kejagung: Alex Noerdin Perintahkan Pencairan Dana Hibah Pembangunan Masjid Sriwijaya Tanpa Proposal

Kejagung: Alex Noerdin Perintahkan Pencairan Dana Hibah Pembangunan Masjid Sriwijaya Tanpa Proposal

Nasional
Komnas HAM Gali Kesaksian 3 Pegawai KPI Terkait Dugaan Pelecehan Seksual

Komnas HAM Gali Kesaksian 3 Pegawai KPI Terkait Dugaan Pelecehan Seksual

Nasional
2 Eks Pejabat Diten Pajak Didakwa Terima Suap Rp 57 Miliar Rekayasa Laporan

2 Eks Pejabat Diten Pajak Didakwa Terima Suap Rp 57 Miliar Rekayasa Laporan

Nasional
Rapat dengan Kemenlu, Pimpinan Komisi I Sebut Tak Ada Tambahan Anggaran pada 2022

Rapat dengan Kemenlu, Pimpinan Komisi I Sebut Tak Ada Tambahan Anggaran pada 2022

Nasional
Kasus Pembangunan Masjid Sriwijaya yang Libatkan Alex Noerdin Diduga Rugikan Negara Rp 130 Miliar

Kasus Pembangunan Masjid Sriwijaya yang Libatkan Alex Noerdin Diduga Rugikan Negara Rp 130 Miliar

Nasional
Ke Lampung, Panglima TNI Perintahkan Habiskan Semua Dosis Vaksin Covid-19

Ke Lampung, Panglima TNI Perintahkan Habiskan Semua Dosis Vaksin Covid-19

Nasional
Kemenkes: Varian Delta Virus Corona Mendominasi di 34 Provinsi

Kemenkes: Varian Delta Virus Corona Mendominasi di 34 Provinsi

Nasional
Alex Noerdin Kembali Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Kali Ini Terkait Pembangunan Masjid

Alex Noerdin Kembali Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Kali Ini Terkait Pembangunan Masjid

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.