Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/06/2021, 09:54 WIB

KOMPAS.com – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini berupaya menyalurkan bantuan logistik untuk korban bencana Siklon Seroja di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) dapat diterima masyarakat secepat mungkin.

Mensos yang akrab disapa Risma ini mengaku sangat memahami kebutuhan masyarakat Alor terhadap bantuan logistik pemerintah.

Terbukti, kedatangannya di Pulau Adonara setelah tiga hari pascabencana sudah disambut reaksi emosional masyarakat.

"Nah, di Alor ini kan sudah lebih dari tiga hari. Namun, kapal saya memang tidak bisa merapat,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (4/6/2021).

Baca juga: Jadi Sorotan, Ini Fakta di Balik Video Bupati Alor Marahi dan Usir Staf Kemensos

Dengan pertimbangan sama, Risma memutuskan menerbangkan bantuan dikirim dari Surabaya.

“Sebab, bantuan akan lebih lama datang apabila dikirimkan dari Jakarta,” kata Risma usai rapat kerja dengan Komisi VIII di Jakarta, Rabu (3/6/2021).

Kendati demikian, ia mengaku, persoalan tidak semudah yang dibayangkan ketika tiba di lokasi bencana.

Pasalnya, dampak Siklon Seroja belum sepenuhnya reda sehingga Otoritas Syahbandar belum mengizinkan adanya aktivitas pelayaran.

Baca juga: Kemenhub Minta Syahbandar Tunda Kapal Berlayar Saat Cuaca Ekstrem

Begitu pula dengan infrastruktur telekomunikasi juga belum pulih sehingga komunikasi masih sulit dilakukan.

"Kalau seperti ini, bantuan tidak bisa segera terkirim. Syahbandar melarang penyeberangan. Untuk itu saya perintahkan anak buah saya naik perahu nelayan pukul 02.00 Waktu Indonesia Barat (WIB) supaya tidak terlacak Syahbandar. Anak buah saya juga taruhan nyawa saat itu," imbuh Risma.

Dengan berbagai kendala tersebut, bantuan untuk Kecamatan Adonara, Kabupaten Flores Timur akhirnya dapat tersalurkan. Namun, untuk Kabupaten Alor masih sulit ditembus.

Guna mengatasi masalah itu, Risma meminta pejabat DPRD Kabupaten Alor untuk mendistribusikan bantuan kepada penyintas bencana.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

IDAI: Kanker pada Anak Tak Dapat Dicegah, tetapi Bisa Disembuhkan

IDAI: Kanker pada Anak Tak Dapat Dicegah, tetapi Bisa Disembuhkan

Nasional
KPK: Untuk Penasihat Hukum Lukas Enembe, Stop Narasi Kontraproduktif

KPK: Untuk Penasihat Hukum Lukas Enembe, Stop Narasi Kontraproduktif

Nasional
Lukas Enembe Minta Berobat ke Singapura, KPK: RSPAD Masih Memadai Sejauh Ini

Lukas Enembe Minta Berobat ke Singapura, KPK: RSPAD Masih Memadai Sejauh Ini

Nasional
KPK: Tak Ada yang Dijanjikan ke Lukas Enembe

KPK: Tak Ada yang Dijanjikan ke Lukas Enembe

Nasional
Selain Anies, Prabowo dan Gatot Nurmantyo Akan Diundang ke Rakernas Partai Ummat

Selain Anies, Prabowo dan Gatot Nurmantyo Akan Diundang ke Rakernas Partai Ummat

Nasional
IDAI Ungkap Penyebab Rendahnya Angka Harapan Hidup Anak Pengidap Kanker di Indonesia

IDAI Ungkap Penyebab Rendahnya Angka Harapan Hidup Anak Pengidap Kanker di Indonesia

Nasional
Ini Gejala Umum Kanker pada Anak Menurut IDAI

Ini Gejala Umum Kanker pada Anak Menurut IDAI

Nasional
UPDATE 4 Februari 2023: Kasus Covid-19 Bertambah 186, Totalnya Jadi  6.730.964

UPDATE 4 Februari 2023: Kasus Covid-19 Bertambah 186, Totalnya Jadi 6.730.964

Nasional
Jadi Bakal Capres Favorit Partai Ummat, Anies Diundang ke Rakernas

Jadi Bakal Capres Favorit Partai Ummat, Anies Diundang ke Rakernas

Nasional
Polri: Hoaks, Video Tentara China Dijemput Mobil Polisi

Polri: Hoaks, Video Tentara China Dijemput Mobil Polisi

Nasional
Ribuan Anak Indonesia Idap Kanker Sepanjang 2022, Paling Banyak Leukimia

Ribuan Anak Indonesia Idap Kanker Sepanjang 2022, Paling Banyak Leukimia

Nasional
Kunjungi Menhan Turki, Prabowo Tandatangani Rencana Aksi Kerja Sama Pertahanan

Kunjungi Menhan Turki, Prabowo Tandatangani Rencana Aksi Kerja Sama Pertahanan

Nasional
Kementerian KP Latih Peserta Didik lewat Festival Kewirausahaan

Kementerian KP Latih Peserta Didik lewat Festival Kewirausahaan

Nasional
Anak Buah Sambo Beberkan Budaya Sulit Tolak Perintah Atasan, Kompolnas: Sekarang Bukan Zaman Orde Baru

Anak Buah Sambo Beberkan Budaya Sulit Tolak Perintah Atasan, Kompolnas: Sekarang Bukan Zaman Orde Baru

Nasional
IDAI: Kelebihan Nutrisi Tingkatkan Risiko Kanker pada Anak

IDAI: Kelebihan Nutrisi Tingkatkan Risiko Kanker pada Anak

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.