Kompas.com - 03/06/2021, 17:19 WIB
KRI Nanggala-402 DispenalKRI Nanggala-402
|
Editor Bayu Galih

KOMPAS.com - Pengangkatan kapal selam KRI Nanggala-402 dari dasar laut resmi berakhir pada Rabu (2/6/2021). Operasi pengangkatan TNI tersebut sebelumnya dibantu sejumlah institusi di dalam negeri, di antaranya Polri, Bakamla, dan Basarnas.

Indonesia juga mendapat bantuan dari pihak luar negeri, di antaranya dari China, Malaysia, Singapura, Australia, dan Amerika Serikat.

Pada operasi pengangkatan KRI Nanggala-402, dua kapal militer dan sebuah kapal ilmu pengetahuan China dilengkapi peralatan survei dasar laut dan pengangkatan kapal dari dasar laut bergabung dalam operasi pengangkatan dari dasar laut bersama enam kapal TNI AL.

Baca juga: TNI AL Akhiri Operasi Pengangkatan KRI Nanggala-402

Tiga kapal dari Pemerintah China, yakni Yongxingdao-863, Nan Tuo-195, dan Tan Suo 2, didampingi enam kapal Indonesia, yakni KRI Rigel-963, KRI Yos Sudarso-353, KRI Hasan Basri-382, KRI Teluk Banten-516, dan KRI Pulau Rengat-711 serta KRI Soputan-923.

Sebelum ditetapkan tenggelam pada Sabtu (24/4/2021), KRI Nanggala-402 sempat mengalami hilang kontak pada Rabu (21/4/2021). Setelah itu dilakukan pencarian selama 72 jam.

Selama pencarian, TNI menemukan tumpahan minyak dan serpihan yang menjadi bukti otentik menuju fase tenggelamnya KRI Nanggala-402.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: “On Eternal Patrol”, KRI Nanggala-402 Kini Menjaga Laut Indonesia untuk Selamanya…

Ditemukan pula pelurus tabung torpedo, pembungkus pipa pendingin, dan botol oranye pelumas persikop kapal selam.

Ada juga alat yang dipakai ABK Nanggala untuk shalat dan spons untuk menahan panas pada presroom.

Atas dasar penemuan itu, TNI menyatakan KRI Nanggala-402 tenggalam dan seluruh ABK yang berjumlah 53 orang dinyatakan tewas.

"Dengan adanya bukti otentik Nanggala, maka pada saat ini kita isyaratkan dari submiss menjadi subsunk," ujar Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo.

Baca juga: Operasi Pengangkatan KRI Nanggala-402 Berakhir, TNI Sampaikan Terima Kasih ke AL China

Operasi pengangkatan

Upaya pengangkatan KRI Nanggala-402 dilakukan sejak awal Mei 2021. Selama pelaksanaan operasi salvage ini telah dilaksanakan penyelaman sebanyak 20 kali.

Mengutip Kompas.id, upaya operasi pengangkatan itu berhasil mengidentifikasi sejumlah bagian kapal selam dan mengangkat puluhan benda.

Seluruh benda dari KRI Nanggala-402 yang ditemukan di dasar laut itu, termasuk dua sekoci (liferaft) yang masing-masing berbobot sekitar 700 kilogram, sudah diserahkan ke TNI AL.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Survei Indikator: Tingkat Kepuasan Kinerja Jokowi Menurun, Kini 58,1 Persen Responden Puas

Survei Indikator: Tingkat Kepuasan Kinerja Jokowi Menurun, Kini 58,1 Persen Responden Puas

Nasional
Ini Tiga Langkah Mudah Beralih ke Siaran TV Digital

Ini Tiga Langkah Mudah Beralih ke Siaran TV Digital

Nasional
IDI Papua Terus Dampingi Tenaga Kesehatan Korban Penyerangan Kelompok Separatis Teroris

IDI Papua Terus Dampingi Tenaga Kesehatan Korban Penyerangan Kelompok Separatis Teroris

Nasional
HUT ke-61, Mensos Dorong Karang Taruna Jadi Mitra Strategis Pemerintah

HUT ke-61, Mensos Dorong Karang Taruna Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Nasional
Pengamat: Golkar Harus Pilih Kader Berintegritas Gantikan Azis sebagai Pimpinan DPR

Pengamat: Golkar Harus Pilih Kader Berintegritas Gantikan Azis sebagai Pimpinan DPR

Nasional
Cegah Covid-19 Klaster PON XX Papua, BNPB Bekali 110 Relawan Protokol Kesehatan

Cegah Covid-19 Klaster PON XX Papua, BNPB Bekali 110 Relawan Protokol Kesehatan

Nasional
Penggugat dari KLB Deli Serdang Cabut Gugatan, Demokrat Harap Sidang PTUN Tak Dilanjutkan

Penggugat dari KLB Deli Serdang Cabut Gugatan, Demokrat Harap Sidang PTUN Tak Dilanjutkan

Nasional
Mulai PTM Lagi, Pemerintah Siapkan Akomodasi Layak bagi Murid Penyandang Disabilitas

Mulai PTM Lagi, Pemerintah Siapkan Akomodasi Layak bagi Murid Penyandang Disabilitas

Nasional
Golkar Bakal Umumkan Pimpinan DPR Pengganti Azis Syamsuddin Selasa Depan

Golkar Bakal Umumkan Pimpinan DPR Pengganti Azis Syamsuddin Selasa Depan

Nasional
Menteri PPPA Sebut Perempuan Berperan Penting Pulihkan Ekonomi akibat Pandemi Covid-19

Menteri PPPA Sebut Perempuan Berperan Penting Pulihkan Ekonomi akibat Pandemi Covid-19

Nasional
Mantan Anak Buah Edhy Prabowo Dieksekusi ke Lapas Kelas I Surabaya

Mantan Anak Buah Edhy Prabowo Dieksekusi ke Lapas Kelas I Surabaya

Nasional
Menko PMK Minta Bangka Belitung Dapat Perhatian Lebih Soal Penanganan Covid-19

Menko PMK Minta Bangka Belitung Dapat Perhatian Lebih Soal Penanganan Covid-19

Nasional
PON XX Papua, BNPB Akan Bagikan 1.000 Masker Setiap Hari

PON XX Papua, BNPB Akan Bagikan 1.000 Masker Setiap Hari

Nasional
4,2 Juta Kasus Covid-19 di Indonesia dan Antisipasi Lonjakan Kasus di PON Papua

4,2 Juta Kasus Covid-19 di Indonesia dan Antisipasi Lonjakan Kasus di PON Papua

Nasional
Mengenang Salim Kancil, Aktivis yang Dibunuh karena Menolak Tambang Pasir

Mengenang Salim Kancil, Aktivis yang Dibunuh karena Menolak Tambang Pasir

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.