Sandiaga Harap World Superbike 2021 Dorong Pemulihan Ekonomi dan Pariwisata

Kompas.com - 03/06/2021, 09:02 WIB
Tiga pebalap yang finish terdepan saat Race 1 World Superbike (WorldSBK) seri pertama di Sirkuit Philip Island, Australia, Sabtu (29/2/2020). Ketiganya adalah Toprak Razgatlioglu (biru, kiri), Alex Lowes (hijau, tengah) dan Scott Redding (merah, kanan). www.worldsbk.comTiga pebalap yang finish terdepan saat Race 1 World Superbike (WorldSBK) seri pertama di Sirkuit Philip Island, Australia, Sabtu (29/2/2020). Ketiganya adalah Toprak Razgatlioglu (biru, kiri), Alex Lowes (hijau, tengah) dan Scott Redding (merah, kanan).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekomomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno berharap gelaran World Superbike 2021 mampu mendorong pemulihan ekonomi dan pariwisata di Indonesia.

Ajang balap motor internasional itu rencananya digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat pada November tahun ini.

"Kita harapkan ini bisa menggeliatkan kembali baik perekonomian maupun pariwisata dalam bingkai pengendalian Covid-19," kata Sandi dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (2/6/2021).

Baca juga: PBB Sebut Pembangunan Wisata Mandalika Melanggar HAM, Istana: Kami Sedang Pelajari

Sandiaga mengatakan, World Superbike merupakan ajang pendahuluan sebelum MotoGP. MotoGP sendiri akan diselenggarakan pada Maret 2022 di lokasi yang sama.

Rencananya, ada 24 atlet mancanegara yang bakal bertanding dalam World Superbike.

Ajang tersebut bakal digelar dengan sistem gelembung atau bubble, yakni membatasi kontak fisik antara pihak-pihak yang terlibat. Hal ini demi mencegah penularan virus corona.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Arahan Presiden bahwa walaupun antusiasme yang tinggi dari masyarakat, namun penyelenggaraan harus menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat dan disiplin, baik bagi para atlet maupun official crew, dan juga para penonton," ujar Sandiaga.

Menurut Sandiaga, atlet yang bertanding akan diminta mengikuti protokol kesehatan ketat.

Baca juga: Survei Capres ARSC: Sandiaga, Prabowo, hingga Airlangga Jadi Menteri Kabinet dengan Elektabilitas Teratas

Para atlet diwajibkan sudah menerima vaksin Covid-19 sebelum berangkat berkompetisi.

Sebelum bertolak ke venue, diharuskan bagi para atlet untuk melakukan tes PCR dan negatif Covid-19.

Atlet juga akan diminta hadir ke lokasi kompetisi 5 hari sebelum waktu latihan untuk lebih dulu menempuh karantina. Selain itu, akan dilakukan tes Covid-19 secara rutin bagi para atlet.

Pemerintah juga berencana membatasi jumlah penonton World Superbike 2021.

Diperkirakan ada 20.000 orang yang berpotensi menjadi penonton per hari. Nantinya, penonton akan dibatasi 10-30 persen dari total kapasitas.

Baca juga: Pandemi Covid-19 Masih Berlangsung, Pemerintah Akan Batasi Jumlah Penonton World Superbike 2021

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beri Kuliah Umum, Gus Menteri Paparkan 3 Poin Kebijakan Pembangunan Desa

Beri Kuliah Umum, Gus Menteri Paparkan 3 Poin Kebijakan Pembangunan Desa

Nasional
KPK Jebloskan Eks Dirut PT DI Budi Santoso ke Lapas Sukamiskin

KPK Jebloskan Eks Dirut PT DI Budi Santoso ke Lapas Sukamiskin

Nasional
 Pimpinan Komisi IX: Ketegasan dan Kedisiplinan Jadi Kunci Sukses PPKM Mikro

Pimpinan Komisi IX: Ketegasan dan Kedisiplinan Jadi Kunci Sukses PPKM Mikro

Nasional
UPDATE 24 Juni: 12.838.745 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 24 Juni: 12.838.745 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
Satgas: Pandemi Covid-19 Hampir Mencapai Puncaknya

Satgas: Pandemi Covid-19 Hampir Mencapai Puncaknya

Nasional
UPDATE 24 Juni: Sebaran 20.574 Kasus Harian Covid-19 di Indonesia, Jakarta Tembus 7.500 Kasus

UPDATE 24 Juni: Sebaran 20.574 Kasus Harian Covid-19 di Indonesia, Jakarta Tembus 7.500 Kasus

Nasional
Kasus Covid-19 di Pulau Jawa Meningkat 2 Kali Lipat Dibanding Minggu Lalu

Kasus Covid-19 di Pulau Jawa Meningkat 2 Kali Lipat Dibanding Minggu Lalu

Nasional
Kasus Covid-19 Kembali Catat Rekor, Ini Respons Istana

Kasus Covid-19 Kembali Catat Rekor, Ini Respons Istana

Nasional
Komnas Perempuan: Tak Ada Satu Pun Pasal dalam RUU PKS yang Legalkan Zina

Komnas Perempuan: Tak Ada Satu Pun Pasal dalam RUU PKS yang Legalkan Zina

Nasional
UPDATE 24 Juni: Ada 171.542 Kasus Aktif Covid-19 Di Indonesia

UPDATE 24 Juni: Ada 171.542 Kasus Aktif Covid-19 Di Indonesia

Nasional
UPDATE 24 Juni: Total 136.896 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

UPDATE 24 Juni: Total 136.896 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

Nasional
Berkas Perkara Dilimpahkan ke Tipikor Palembang, Eks Bupati Muara Enim Juarsah Segera Disidang

Berkas Perkara Dilimpahkan ke Tipikor Palembang, Eks Bupati Muara Enim Juarsah Segera Disidang

Nasional
RSUP Fatmawati, RSUP Persahabatan, dan RSPI Sulianti Saroso Jadi RS Khusus Covid-19

RSUP Fatmawati, RSUP Persahabatan, dan RSPI Sulianti Saroso Jadi RS Khusus Covid-19

Nasional
Selidiki TWK Pegawai KPK, Komnas HAM Dalami Keterangan Pegawai yang Memenuhi Syarat

Selidiki TWK Pegawai KPK, Komnas HAM Dalami Keterangan Pegawai yang Memenuhi Syarat

Nasional
Mayoritas Langgar Imigrasi, 145 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Mayoritas Langgar Imigrasi, 145 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X