Menteri PPPA Dorong Literasi Digital bagi Perempuan Cegah Kekerasan Berbasis Gender Online

Kompas.com - 02/06/2021, 16:33 WIB
Ilustrasi internet, media sosial. SHUTTERSTOCKIlustrasi internet, media sosial.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga mendorong literasi digital bagi perempuan sebagai upaya pencegahan kekerasan berbasis gender online (KBGO).

Berdasarkan Catatan Tahunan Komnas Perempuan 2021, KBGO pada masa pandemi Covid-19 ini mulai mengalami kenaikan.

"Kasus KBGO mengalami tren kenaikan seiring dengan pembatasan sosial akibat pandemi Covid-19 sehingga masyarakat banyak bergantung kepada akses internet untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari," kata Bintang dikutip dari siaran pers, Rabu (2/6/2021).

Baca juga: Menteri PPPA: Ribuan Penyintas Kekerasan Seksual Masih Tunggu Keadilan

Survei UN Women juga menyatakan bahwa ada peningkatan kasus KBGO cukup tajam, bahkan kurang dari 40 persen korban mencari pertolongan.

Ia pun menyayangkan penggunaan internet yang masif pada masa pandemi tidak dibarengi dengan literasi digital yang mumpuni.

"Khususnya bagi perempuan dan anak sehingga lebih sulit bagi mereka untuk melindungi diri di internet," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bintang mengatakan, pelaku KBGO sulit diidentifikasi dan jejak digital dari para korban yang sudah tersebar di internet pun sulit dihapus.

Baca juga: Komnas Perempuan Tekankan Upaya Pencegahan dan Penanganan Korban dalam Permendikbud Ristek soal Kekerasan Seksual

Hal tersebut menjadi masalah dan tantangan yang kerap kali terjadi.

"Ini mengakibatkan perlindungan korban KBGO masih belum dapat terlaksana sepenuhnya," ujar Bintang.

Bintang pun mengingatkan bahwa tidak ada satu pun orang yang berhak mendapatkan kekerasan dalam situasi apa pun.

Baca juga: AJI Indonesia Nilai Banyak Perusahaan Media Belum Miliki SOP Tangani Kekerasan Seksual

Oleh karena itu, pihaknya juga mendorong agar terciptanya kerja sama antar-sektor, baik pemerintah, swasta dan penyedia layanan teknologi dan telekomunikasi, media, penegak hukum dan seluruh masyarakat.

"Bersama-sama kita buka akses yang seluas-luasnya bagi perempuan dan anak supaya melek digital, sekaligus mendapatkan literasi digital yang mumpuni sehingga mereka dapat melindungi diri," ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.