Kompas.com - 02/06/2021, 13:52 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana yang juga Ketua Satuan Tugas Covid-19 Letnan Jenderal (Letjen) TNI Ganip Warsito mengunjungi Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (26/5/2021) sore. KOMPAS.com/IhsanuddinKepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana yang juga Ketua Satuan Tugas Covid-19 Letnan Jenderal (Letjen) TNI Ganip Warsito mengunjungi Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (26/5/2021) sore.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Warsito mengatakan, Indonesia adalah sebuah negara yang kerap mengalami bencana.

Hal itu dikatakan Ganip sebelum memaparkan data BNPB yang menyebutkan ada 1.364 bencana yang dialami Indonesia hingga 1 Juni 2021 sepanjang tahun ini.

"Sebagai pengantar, bahwa begitu seringnya di negara kita ini mengalami bencana yang mungkin Pak Doni (Doni Monardo) pernah mengatakan bahwa ini benar supermarketnya bencana. Sehingga bencana itu pasti, kalau perang itu mungkin," kata Ganip dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR, Rabu (2/6/2021).

Baca juga: Kiprah Doni Monardo di BNPB: Tangani Bencana Alam Skala Besar hingga Pandemi Covid-19

Ia mengatakan, atas data dan penilaiannya tersebut, maka perlu bagi semua pihak untuk menyiasati dengan strategi yang tepat untuk menghadapi bencana.

Menurut Ganip, strategi menghadapi bencana dimulai dari proses pra bencana, tanggap darurat, hingga pasca-bencana.

Lebih lanjut, Ganip menuturkan bahwa bencana yang dialami Indonesia salah satunya adalah bencana hidrometrologi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini mendominasi di antara lain, bencana banjir yang menempati urutan pertama, diikuti puting beliung, dan tanah longsor," ucapnya.

Berdasarkan data BNPB, jumlah kejadian banjir dari 1 Januari hingga 1 Juni 2021 tercatat sebanyak 583 kali, sedangkan puting beliung 367 kali, dan tanah longsor 271.

Baca juga: BNPB: Lebih dari 53.000 Desa di Indonesia Rawan Bencana

Dalam data yang sama, bencana kebakaran hutan dan lahan juga terjadi sebanyak 102 kali, gelombang pasang dan abrasi 20 kali, dan kekeringan 2 kali.

Kemudian, bencana gempa bumi tercatat sebanyak 19 kali, sedangkan erupsi gunung berapi belum terjadi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.