Kompas.com - 02/06/2021, 10:10 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19. (Shutterstock) ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19. (Shutterstock)

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut, dampak peningkatan mobilitas penduduk selama libur Lebaran masih akan terlihat selama beberapa minggu ke depan.

Oleh karenanya, ia meminta masyarakat tak terlena karena peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi saat ini belum mencapai puncaknya.

"Jangan terlena dengan perkembanga ini, ini baru dua pekan pasca Lebaran. Dampaknya masih akan terlihat dalam beberapa minggu ke depan," kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (1/6/2021).

Wiku mengatakan, dampak kenaikan kasus Covid-19 pasca Idul Fitri pada tahun ini memang tidak setinggi peningkatan kasus pada tahun 2020.

Baca juga: Dua Minggu Usai Lebaran, Kasus Covid-19 di Garut Naik Dua Kali Lipat

Hal ini berdasar perbandingan kondisi kasus Covid-19 selama 2 pekan setelah Lebaran.

Dari sisi peningkatan kasus, pada 2020 kenaikannya tercatat mencapai 65,55 persen. Sementara, pada tahun ini kenaikan di angka 56,6 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara, pada angka kematian, di tahun 2020 angkanya naik sebesar 66,34 persen. Sementara, pasca Idul Fitri 2021, angka kematian naik sebesar 3,52 persen.

Jika dirinci, pasca Idul Fitri 2020 terdapat 5 provinsi yang mencatatkan angka kenaikan kasus Covid-19 tertinggi selama 25 Mei-8 Juni 2020.

Kelimanya yakni Jawa Tengah naik 368 persen, Sulawesi Selatan naik 280 persen, Kalimantan Selatan naik 99 persen, Jawa Timur naik 45,36 persen, dan DKI Jakarta naik 33,2 persen.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Harian Jakarta Kembali Sentuh Angka 1.000 Pasca-libur Lebaran

Sedangkan pada tahun 2021 (10-24 Mei 2021), kenaikan tertinggi berada di Jawa Tengah naik 103 persen, Kepulauan Riau naik 103 persen, Riau naik 69 persen, DKI Jakarta naik 49,5 persen, dan Jawa Barat naik 25 persen.

"Sehingga tercatat perkembangan kenaikan kasus di lima provinsi persentase kenaikannya lebih rendah dibandingkan tahun lalu," ujar Wiku.

Wiku mengatakan, pilihan ada di tangan pemerintah dan masyarakat. Jika seluruh pihak tetap patuh pada protokol kesehatan dan terus meningkatkan testing serta kualitas pelayanan kesehatan, maka perkembangan pandemi pasca Idul Fitri bisa saja tetap stabil.

"Namun jika kita memilih untuk abai protokol kesehatan, maka bukan tidak mungkin kenaikan kasus pasca Idul Fitri akan lebih tinggi dari tahun lalu," kata dia.

Baca juga: Pasien Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Meningkat, 50 Persen ART Baru Mudik Lebaran

Adapun sebelumnya Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut, kenaikan kasus Covid-19 pasca-Lebaran masih akan terjadi beberapa waktu ke depan.

Diprediksi, peningkatan kasus virus corona akan mencapai puncak pada 5-7 minggu usai libur Lebaran atau Juni 2021.

"Biasanya kenaikan itu akan mencampai puncaknya sekitar 5-7 minggu. Jadi kemungkinan akan adanya kenaikan kasus diperkirakan akan sampai puncaknya di akhir bulan ini (Juni)," kata Budi usai rapat terbatas dengan Presiden dan sejumlah menteri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (31/5/2021).

Budi mengatakan, usai libur Lebaran kasus aktif Covid-19 telah mengalami peningkatan. Angkanya kini sudah kembali melebihi 100.000 kasus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.