Kompas.com - 01/06/2021, 19:28 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani saat mengikuti pertemuan virtual dengan Presiden Inter-Parliamentary Union (IPU) Duarte Pacheco, Selasa (30/3/2021) siang. Dokumentasi tim Puan MaharaniKetua DPR RI Puan Maharani saat mengikuti pertemuan virtual dengan Presiden Inter-Parliamentary Union (IPU) Duarte Pacheco, Selasa (30/3/2021) siang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, Indonesia bisa menjadi bangsa yang besar apabila berpegang teguh pada Pancasila.

Hal tersebut disampaikan Puan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada Selasa (1/6/2021).

"Kita hanya dapat menjadi bangsa yang besar jika kita berpegang teguh pada falsafah bangsa kita sendiri, yakni Pancasila," kata Puan dikutip dari siaran pers.

Baca juga: Jokowi: Tantangan yang Dihadapi Pancasila Tidaklah Semakin Ringan ...

Selain itu, Indonesia bisa menjadi bangsa yang besar juga bukan karena menjiplak falsafah bangsa orang lain.

Sebab, kata dia, setiap bangsa memiliki akar sejarah dan budaya yang berbeda.

Ia mengatakan, selama Pancasila masih ada di hati orang Indonesia, selama itu pula Indonesia terus ada. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Hanya dengan Pancasila saja persatuan bangsa Indonesia dapat diperkukuh dan dengan mengimplementasikan Pancasila itu pula lah tujuan bernegara dapat dicapai," ujar dia.

Dalam peringatan Hari Lahir Pancasila ke-76 tahun, Puan pun berharap nilai-nilai Pancasila menjadi inspirasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca juga: Keistimewaan Pancasila: Hari Ini Lahir, Empat Bulan Kemudian Menjadi Sakti

"Pancasila dalam tindakan dan bersatu untuk Indonesia tangguh,” ucap dia.

Adapun Puan mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila secara virtual.

Dalam upacara itu, Puan bertugas membacakan naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Periksa Hengky Kurniawan, KPK Dalami Perencanaan dan Pembahasan Pengadaan Bansos Covid-19

Periksa Hengky Kurniawan, KPK Dalami Perencanaan dan Pembahasan Pengadaan Bansos Covid-19

Nasional
Periksa Saksi, KPK Dalami Harga Penawaran Tanah di Munjul

Periksa Saksi, KPK Dalami Harga Penawaran Tanah di Munjul

Nasional
Hari Ini, Eks Mensos Juliari Batubara Jalani Sidang Tuntutan Kasus Korupsi Bansos Covid-19

Hari Ini, Eks Mensos Juliari Batubara Jalani Sidang Tuntutan Kasus Korupsi Bansos Covid-19

Nasional
Guru Besar FISIP UI: Perancang Statuta Tidak Cermat, PP 75/2021 Cacat Materil

Guru Besar FISIP UI: Perancang Statuta Tidak Cermat, PP 75/2021 Cacat Materil

Nasional
Tidak Merakyat, Fasilitas Isolasi Mandiri di Hotel bagi Wakil Rakyat

Tidak Merakyat, Fasilitas Isolasi Mandiri di Hotel bagi Wakil Rakyat

Nasional
Fasilitas Isolasi Mandiri di Hotel bagi Anggota DPR Dinilai Tidak Merakyat

Fasilitas Isolasi Mandiri di Hotel bagi Anggota DPR Dinilai Tidak Merakyat

Nasional
Satgas: Jangan Merasa Aman dari Covid-19 meski Tak Masuk Daerah Level 4

Satgas: Jangan Merasa Aman dari Covid-19 meski Tak Masuk Daerah Level 4

Nasional
Cegah Penularan Covid-19, Jokowi Imbau Masyarakat Tak Makan di Tempat

Cegah Penularan Covid-19, Jokowi Imbau Masyarakat Tak Makan di Tempat

Nasional
Satgas Covid-19: Tingkatkan Penanganan di IGD agar Kasus Kematian Turun

Satgas Covid-19: Tingkatkan Penanganan di IGD agar Kasus Kematian Turun

Nasional
Stepanus Robin Ubah Keterangan di Sidang, KPK: Akan Kami Ungkap Kebenarannya

Stepanus Robin Ubah Keterangan di Sidang, KPK: Akan Kami Ungkap Kebenarannya

Nasional
Menanti Tindakan Korektif Pimpinan KPK atas Malaadministrasi TWK

Menanti Tindakan Korektif Pimpinan KPK atas Malaadministrasi TWK

Nasional
Pembatasan Waktu Makan 20 Menit di Warteg yang Tuai Polemik...

Pembatasan Waktu Makan 20 Menit di Warteg yang Tuai Polemik...

Nasional
Duduk Perkara Kekerasan Tentara terhadap Warga di Merauke Versi TNI AU

Duduk Perkara Kekerasan Tentara terhadap Warga di Merauke Versi TNI AU

Nasional
[POPULER NASIONAL] 2.069 Pasien Covid-19 Meninggal dalam Sehari | KPK Diminta Tindaklanjuti Temuan Ombudsman

[POPULER NASIONAL] 2.069 Pasien Covid-19 Meninggal dalam Sehari | KPK Diminta Tindaklanjuti Temuan Ombudsman

Nasional
KSAU Minta Maaf dan Tindak Tegas Prajurit Pelaku Kekerasan terhadap Warga di Merauke

KSAU Minta Maaf dan Tindak Tegas Prajurit Pelaku Kekerasan terhadap Warga di Merauke

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X